Pelet Bulu Perindu 
Bulu Perindu Asli Kalimantan

Di dalam blog ini akan saya jelaskan tentang khasiat dari Bulu Perindu yang melegenda yang khasiat utamanya adalah sebagai media pengasihan atau pemikat lawan jenis, baik Pria ataupun Wanita. Bulu perindu dapat mengatasi Solusi asmara anda yang kandas, pacar diambil orang, cinta bertepuk sebelah tangan, dan semua yang berhubungan dengan asmara. 

Ciri - ciri keaslian
Jika ditetesi / dibasahi air dan diletakkan di atas lantai atau sehelai kertas, maka secara menakjubkan Bulu Perindu tersebut akan menggeliat - geliat laksana seekor cacing. Sepasang Bulu Perindu jika didekatkan / dipertemukan ujung - ujungnya, secara ajaib akan berangsur - angsur saling mendekat dan melilit.

Testing Video Keaslian Bulu Perindu Kami


jika anda ada target khusus, saya sarankan anda mengirimkan data ke whatsaap seperti nama panggilan anda dan pasangan. Foto masing-masing anda dan pasangan anda dengan syarat wajah masing-masing harus jelas agar saya mudah mengerjakannya dan cepat hasilnya, boleh foto sendiri atau berdua dengan pasangan anda.

mahar tingkat satu 350.000 sudah ongkos kirim
khasiatnya antara lain.. pengasihan, pemikat lawan jenis, penarik simpati, disenangi atasan bawahan, pelaris usaha, pelet, cepat dapat jodoh, mengembalikan pasangan yang selingkuh, cocok untuk pria dan wanita.

mahar tingkat Dua 550.000 ribu sudah ongkos kirim
Khusus yang tingkat dua perbedaanya dengan tingkat satu adalah khusus bagi yang sudah berumah tangga atau sudah menikah, mengapa demikian karena power atau bulu perindu tingkat 2 mempunyai power 2x lebih besar dari tingkat 1 karena untuk orang yang sudah menikah rata-rata mempunyai aura yang sudah melemah karena faktor energi cakranya yang meredup akibat sudah seringnya berhubungan badan, jadi dibutuhkan kekuatan ekstra untuk
menggunakan bulu perindu ini.
kekuatan bulu perindu tingkat 2 ini difokuskan untuk mengembalikan pasangan yang selingkuh/pergi dengan laki-laki lain atau sudah tidak cinta lagi
khasiatnya antara lain..
pengasihan, pemikat lawan jenis, penarik simpati, disenangi atasan bawahan, pelaris usaha, pelet, cepat dapat jodoh, mengembalikan pasangan yang selingkuh, cocok untuk pria dan wanita tanpa ritual, puasa dan tanpa pantangan juga bisa di wariskan ke Anak Cucu.

Penjelasan cara pakai :  Untuk hasil dan manfaat 2 hari pakai sudah terasa hasilnya, Anda cukup simpan dalam dompet sesuai niat, karena sudah saya persiapkan sesuai untuk kebutuhan anda, dan juga panduan cara pakai untuk keluhan anda juga lengkap saya kirim via jne atau pos kilat untuk cara pakai minyak cukup oles ke bagian tubuh anda, dimana aja sesuai niat dan tujuan anda, dan saya  lengkapi juga  dengan cara pakai jarak jauh tanpa harus bertemu target anda. Sangat aman tidak ada pantangan atau efek samping dan perawatan khusus.

mahar Minyak Bulu Perindu 650.000 ribu sudah ongkos kirim

Mahar Bulu peirndu tingkat 3 khusus minyak dan sepasang bulu perindu ini dipadukan dengan kekuatan minyak bulu perindu itu sendiri jadi dengan kata lain kekuatannya akan semakin sempurna untuk anda gunakan, khusus untuk minyak bulu perindu ini energinya lebih difokuskan untuk mengembalikan pasangan anda yang sudah berpaling dari anda dan pergi meninggalkan anda/selingkuh ke orang lain.

jika anda ingin datang ke Padepokan  kami yang berada di Jl bakaran batu no 182 lubuk pakam kota (sumut). untuk pengiriman atau pemaharan luar kota media bisa kami kirim ke alamat anda menggunakan jasa jne, pos, jnt dan tiki lama sampai tergantung lokasi tujuan anda untuk kota² besar biasa pengiriman hanya 2 hari saja sampai.

"Disclaimer : Hasil dan manfaat media bulu perindu dan minyak bulu perindu ini akan di jamin hasilnya jika niat dan tujuan anda menggunakannya dengan baik tanpa ada unsur untuk merugikan pasangan anda"

"Bagi Para Pria dan wanita Yang Ingin Berhasil Dalam Mengatasi masalah asmara, jodoh, perselingkuhan, agar di sayang atasan dan juga pelaris usaha, Bisa Menggunakan Bulu Perindu Ini Sebagai Solusi"

setelah transfer Mahar harap konfirmasi sms ke no 0896-6922-9050  sertakan juga no hp dan alamat lengkap saudara untuk memudah kan pengirimam bulu perindu dan Minyak bulu perindu dan tata cara penggunaanya akan di kirim melalui JASA JNE,TIKI DAN POS.

NB: untuk pemohon agar terlebih dahulu mengirimkan pesan WA atau email bulusukmapemungkas@gmail.com dan jika ingin kontak langsung hub atau sms ke no saya.
 
TESTIMONI DARI WA





 

 

 

S








Bukti pengiriman JNE dan Pos Indonesia

Konsultasi Klik di bawah ini



Whatsapp 0896-6922-9050

MAHAR MINYAK BULU PEERINDU |MAHAR PELET MANTRA  |MAHAR PELET FOTO | | MAHAR PELET SEMAR MESEM | MAHAR PUTER GILING|MAHAR PELET TEMPE|TLP/SMS/WA: 0896-6922-9050 

Note: Jika 2 kali panggilan telepon tidak diangkat harap maklum berarti kami sedang sibuk, Silahkan tinggalkan pesan.

Doa Al Matsurat Sughra

AL MATSURAT SUGHRA

Doa-doa dalam AL MATSURAT SUGHRA karya Syekh Hasan Al Bana ini adalah kumpulan Dzikir dan Doa Rasulullah setiap hari. Silahkan disimak dan diamalkan karena kandungan arti makna dan tuah energinya UNTUK SEGALA HAJAT (KEREJEKIAN, KESELAMATAN, PENGASIHAN, DERAJAT KEMULIAAN, KEBAHAGIAAN, KEKUATAN, KETEGARAN, DLL ) yang luar biasa. Salam.
================================================================
1. A’udzubillahissami’il aliimi minasyaithonirrojiim (Ta’awudz)
2. Bismillahirrohmannirrohiim (Basmalah)
3. Alhamdulillahirobbil ’alamin(1), Arrohman nirrohim(2), Maliki yaumiddin(3), Iyyakana’ budu waiya kanastangin(4), Ihdinas siroothol mustaqiim(5), Siroothol ladzina an’amta ’alaihim ghoiril maghdubi ’alaihim waladdoolliin(6) (QS. Al Fatikhah)
4. Bismillahirrohman nirrokhiim (Basmalah)
5. Alif Lam Mim(1), Dzalikal kitabulla roibafihi hudallilmutaqiin(2), Alladziina yu’minuuna bil ghoibi wa yuqimuunasholata wamimma rojaqnahum yunfiquun(3), walladziina yu’minuuna bimaa unjila ilaika wamaa unjila min qoblika wabil akhirotihum yuuqinuun(4), Ulaaika ’alaa hudammirrobbihim-wa ulaaika humul muflikhuun(5). (QS. Al Baqarah 1-5)
6. Allohu laa ilaaha illahuwal khayyul qoyuum-lata’khuduhu sinatuwwala nauum-lahumaa fissamaawati wamaa fil ardhi-mangdzalladzii yasfa’u ’indahu illa bi idnihi-ya’lamu mabaina aidhihim wamaakholfahum walayukhithuuna bisaiin min ‘ilmihi illa bimaasaa-wasi’a kursiyyuhussamaawati wal ardho-wala ya,udhuhu khifthuhumaa wahuwall ’aliyyul ’adhiim. ( QS. Al Baqarah 255-Ayat Kursyi)
7. Laa ikrooha fiddiini qod ttabayyanar rusdu minal ghoyyi-faman yakfur bitthoghuuti wa yu’min billaah fa qodistamsaka bil ‘urwatilwusqoo laa,anfishoma laha-wallohu samiul ‘aliim. ( QS. Al Baqarah 256)
8. Allohu waliyyulladziina aamanuu yuhrijuhum minaddhulumati ilannuur-walladziina kafaruu auliya uhumuthoghuutu yuhrijunahum minannuuri iladhulumaati-ulaaika ashabunnarihum fiihaa kholidhuun. (QS. Al Baqarah 257)
9. Lillahi mafissmaawati wamaa fil ardhi-waa in tubduu maafii anfusikum autuhfuuhu yukhasibkum bihillahu-fayaghfiru liman yasaa,u wayu ‘addibu man yasaa,u- wallohu ‘allaa kulli sai’in qodiir. (QS. Al Baqarah 284)
10. Amanarrosuulu bimaa unjila ilaihi mirrobbihi wal mu’minuun-kullun amana billahi wa malaaikatihi-wa kutubihi-wa rusulihi-lanufarriku baina akhadim mirrusulihi- waqooluu sami’naa wa atho’naa ghufronaka robbanaa wa ilaikal mashiir. (QS. Al Baqarah 285)
11. Laa yukallifullohu nafsan illa wus‘ahaa lahaa maakasabat wa ‘alaiha maaktasabat-robbanaa latu aakhidnaa innasiinaa au akhtho’na-robbanaa wala takhmil ‘alainaa israan kama khamaltahu ‘alaaladziina min qoblinaa-robbanaa wala tukhamilnaa maala thoqotalanaa bihi-wa’fu’anna waghfirlanaa war khamna anta maulanaa fansurnaa ‘alall qaumill kaafiriina. (QS. Al Baqarah 286)
12. Bismillahirrohman nirrokhiim (Basmalah)
13. Qul huwallohu ahad(1), Allohusshomad(2), Lam yalid walam yuulad(3), Walam yaqullahu kufuwan ahad(4). (QS. Al Ikhlash) 3x
14. Bismillahirrohman nirrokhiim (Basmalah)
15. Qul a’uudzubirobbil falaq(1), Minsarri ma kholaq(2), Waminsarri ghosiqin idza waqob(3), Waminsarrin naffatsati fil ‘uqod(4), Waminsarri khaasidin idza khasad(5). (QS. Al Falaq) 3x
16. Bismillahirrohman nirrokhiim (Basmalah)
17. Qul a’uudzubirobbinnaas(1), Malikinnaas(2), Ilaahinnaas(3), Minsarril waswaasil khonnaas(4), Alladzi yuwaswisu fi shuduurinnaas(5), Minal Jinnati wannaas(6). (QS. An Naas) 3x
18. (Asbahna wa asbaha/Amsaina wa amsa) mulku lillahi walhamdulillahi la syarikallahu la illaha illa huwa wa-ilaihi (nusuur/masiir)3x
19. (Asbahna/Amsaina) ’ala fitrotil islam-wa kalimatil ikhlas-wa’ala diini nabiyyina muhammaddin shollalloohu ’alaihi wasallam-wa’ala millatin abiina ibroohiima khanifan wamaa kana minal musyrikiin 3x
20. Allohumma inni (asbahtu/amsaitu) minka fi ni’matin wa’afiyatin wa sittrin-fa atimma ’alayya ni’mataka wa’afiyataka wa sit-roka fiddun-ya wal aakhirot 3x
21. Allohumma maa (asbaha/amsa) biimini’matin ao bi akhadin min kholqika fa minka wahdaka la syariika laka falakalhamdu walakassyukru. 3x
22. Yaa Robbii lakal khamdu kamaa yan baghii lijalali wajhika wa’adhiimi sulthonik. 3x
23. Rodhiitu billahi robban wa bil islamidiinan wa bi muhammadin nabiiyyan wa rosuulan. 3x
24. Subkhanalloohi wa bikhamdihi, ‘adada kholqihi wa ridhoo nafsihi, wa jinata’arsyihi wa midadaa kalimatihi. 3x
25. Bismillaahilladzii layadhurru ma’ashmihi syai,un fil ardhi wala fissamaa,i wa huwassami’ul ’aliim. 3x
26. Alloohumma inna na’udzubika min annusrika bika syai,an na’lamuhu wa nashtaghfiruka limaa la na’lamuhu. 3x
27. A’udzubikal-limaatil-laahit tammati min sarri ma kholaqo. 3x
28. Alloohumma innii a’udzubika minall hammi wal khajani, wa a’udzubika minnal’aj,ji wal kasali, wa a’udzubika minnal jubni wal buhkli, wa a’udzubika min gholabatid daini wa qohrirrijali. 3x
29. Alloohumma ’afinii fi badanii, alloohumma ’afinii fi sam’i, Alloohumma ’afinii fi basharii. 3x
30. Alloohumma innii a’udzubika minal kufri wal fakri, Alloohumma innii a’udzubika min’adzabil qobri, la ilaaha illa anta. 3x
31. Alloohumma anta robbii la ilaaha illa anta, kholaqtanii wa ana’abduka, wa ana ’alaa ’ahdika, wa wa’dika mastatho’tu, a’udzubika min sarri maa shona’tu, a buu,u laka bini’matika ’alayya wa abuu,u bidan bii faghfirlii fa innahu layaghfiru dzunuba illa anta. 3x
32. Astaghfirullohal ladzii la ilaaha illa huwal khayyul qoyuum wa atubu ilaihi. 3x
33. Alloohumma shalli ’ala Muhammadin, wa’ala ali Muhammadin, kama shollaita ’ala ibrohiim wa’ala alii ibrohiim, wa barik ’ala Muhammadin wa’ala alii Muhammadin, kama barokta ’ala ibrohiim wa’ala alii ibrohiim , fil’alamiina innaka khamiddum majiid. 10x
34. Shubkhanalloohi wal khamdu lillaahi wala illaaha illalloohu walloohu akbar. 100x
35. La ilaaha illalloohu wahdahula syarikalahu, lahulmuku walahul khamdu wahuwa ’ala kulli syai,in qodiir. 10x
36. Subkhanakalloohumma wabikhamdika ashadu alla ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika. 3x
37. Alloohumma sholli ’alaa sayyidinaa Muhammadin ’abdika wanabiyyika wa rosuulika nabiyyil ummiyyii wa’ala alihii wa shohbihi wasallim tasliiman ’adada maa akhatho bihi ’ilmuka, wa khotto’bihi qolamuka, wa ah-shohu kitabuka, wardho llohumma ’an sadatinaa abii bakrin, wa ’umaro, wa ’usman, wa’alii, wa’anishokhabati ajma’iin, wa’anit tabi’ina wa tabi’iihim bi ihsanin illa yaumiddiin.
38. Shubkhaanaka robbika robbil’izati ’amma yasifuun, wa salamun’alal mursalin wal khamdu lillaahi robbil’alamiin.
39. Qulillahumma malikal mulki tu’tilmulka man tasaa’u watanzi’ul mulka mimmantasaa’u watu ’ijzu mantasaa’u wa tudzillu mantasaa’u biyadikal khoiru-innaka ’ala kulli syai,in qodiir. (QS. Ali Imran 26)
40. Tuulijullaila finnahaari wa tuulijunahaara fillaili watukhrijulkhayya minal mayyiti wa tukhrijul mayyita minalkhayyi watarjzuku mantasaa’u bighoiri khisaab. (QS. Ali Imran 27)
41. Alloohumma inna haadzaa (idzbaaru lailika wa iqbalu nahaarika/iqbalu lailika wa idzbaaru naharika) wa ashwatu dzua’atika faghfirlii.
42. Alloohumma innaka ta’lamu anna haadihil quluuba qodijtama’at ‘alaa makhabbatika wal taqot ‘alaa tho’atika wa tawakhadat ‘alaa da’watika wa ta’ahadat ‘alaa nusroti sari’atika fawatsiqilloohumma roobithotahaa wa ‘adhim wuddahaa wahdihaa subulahaa wamla’haa binuurikalladzii layakhbuu wasrakh shuduurahaa bifaidil iimaanibika wa jamiilittawakulli ‘alaika wa akhyihaa bima’rifatika wa amit-haa ‘alasshahaadati fi sabiilika innaka ni’mal maula wa ni’mannashiir.
43. Alloohumma aamiin wa sholillahumma ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shohbihi wasalam.
LINK DOWNLOAD FILE VERSI PDF MONGGO:  almatsurat kwa
==========================================================
Al Ma’tsurat. Kalau diartikan kurang lebih: Bacaan-bacaan dzikir yang diriwayatkan dari Rasulullah Shallallah ‘Alaihi wa Sallam. Istilah Al Ma’tsurat itu kira-kira senada dengan istilah-istilah seperti Al Musnad, Ar Riwayat, Al Hikayat, dan lain-lain. Kitab Al Ma’tsurat ini pertama kali beredar di Indonesia dalam bentuk buku saku, versi cetakan Malaysia. Diterbitkan oleh Pustaka Tadabbur, Dewan Pustaka Fajar, Shah Alam, Selangor. Cetakan pertama, Mei 1983. Ia dicetak dalam versi Al Wazhifah Al Kubra (format lengkap) dan Al Wazhifah As Sughra (format praktis). Penerbit Mizan juga menerbitkan Al Ma’tsurat ini dalam format cetakan lebih besar (tetapi untuk ukuran buku standar, ia tetap terlihat kecil dan tipis). Kita perlu bersyukur kepada Allah Ta’ala, lalu memuji penulisnya, dengan tersebarnya kitab Al Ma’tsurat itu. Sebab, di balik tersebarnya kitab praktis ini, ia bermanfaat untuk menghidupkan salah satu Sunnah Nabi yang sangat penting, yaitu: Dzikir pagi dan petang. Syaikh Hasan Al Bana rahimahullah bisa dikatakan sebagai ulama dakwah zaman modern yang berjasa menghidupkan kembali Sunnah ini. Jauh sebelum Syaikh Al Bana menyusun Al Ma’tsurat, Imam Nawawi telah menulis kitab Riyadhus Shalihin dan Al Adzkaar. Dalam kedua kitab ini juga disebutkan dzikir-dzikir yang Sunnah dibaca pada saat pagi dan petang. Namun dalam format yang praktis dan mudah diamalkan, kitab Al Ma’tsurat tetap memiliki kelebihan. Di kemudian hari bermunculan risalah-risalah dzikir serupa. Seperti risalah dzikir pagi dan petang yang ditulis Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah. Kitab ini disyarah oleh salah seorang penuntut ilmu di Saudi. Bentuknya sangat praktis seperti Al Ma’tsurat. Juga ada kitab doa populer, dalam format buku saku, Hisnul Muslim, karya Syaikh Said bin Ali bin Wahf Al Qahthani. Di dalamnya juga ada dzikir pagi dan petang. Di zaman Imam Malik rahimahullah, terdapat banyak versi kitab Al Muwattha’. Tetapi kitab yang paling populer ialah Al Muwattha’ karya Imam Malik bin Anas, yang dikenal sebagai Imam Daarul Hijrah (Imam Kota Madinah). Pendapat-pendapat fikih beliau memiliki banyak pengikut, yang kemudian menjadi madzhab tersendiri, Madzhab Malikiyah. Mengapa kitab Al Muwattha’ karya Imam Malik lebih populer? Sebagian ulama menjelaskan, rahasianya ialah keikhlasan. Keikhlasan Imam Malik dalam ilmu, ‘amal, dan kehidupan, membuat karyanya lebih berkah dan diterima umat manusia. http://ajian-pelet.blogspot.com