Pelet Bulu Perindu 
Bulu Perindu Asli Kalimantan

Di dalam blog ini akan saya jelaskan tentang khasiat dari Bulu Perindu yang melegenda yang khasiat utamanya adalah sebagai media pengasihan atau pemikat lawan jenis, baik Pria ataupun Wanita. Bulu perindu dapat mengatasi Solusi asmara anda yang kandas, pacar diambil orang, cinta bertepuk sebelah tangan, dan semua yang berhubungan dengan asmara. 

Ciri - ciri keaslian
Jika ditetesi / dibasahi air dan diletakkan di atas lantai atau sehelai kertas, maka secara menakjubkan Bulu Perindu tersebut akan menggeliat - geliat laksana seekor cacing. Sepasang Bulu Perindu jika didekatkan / dipertemukan ujung - ujungnya, secara ajaib akan berangsur - angsur saling mendekat dan melilit.

Testing Video Keaslian Bulu Perindu Kami


jika anda ada target khusus, saya sarankan anda mengirimkan data ke whatsaap seperti nama panggilan anda dan pasangan. Foto masing-masing anda dan pasangan anda dengan syarat wajah masing-masing harus jelas agar saya mudah mengerjakannya dan cepat hasilnya, boleh foto sendiri atau berdua dengan pasangan anda.

mahar tingkat satu 350.000 sudah ongkos kirim
khasiatnya antara lain.. pengasihan, pemikat lawan jenis, penarik simpati, disenangi atasan bawahan, pelaris usaha, pelet, cepat dapat jodoh, mengembalikan pasangan yang selingkuh, cocok untuk pria dan wanita.

mahar tingkat Dua 550.000 ribu sudah ongkos kirim
Khusus yang tingkat dua perbedaanya dengan tingkat satu adalah khusus bagi yang sudah berumah tangga atau sudah menikah, mengapa demikian karena power atau bulu perindu tingkat 2 mempunyai power 2x lebih besar dari tingkat 1 karena untuk orang yang sudah menikah rata-rata mempunyai aura yang sudah melemah karena faktor energi cakranya yang meredup akibat sudah seringnya berhubungan badan, jadi dibutuhkan kekuatan ekstra untuk
menggunakan bulu perindu ini.
kekuatan bulu perindu tingkat 2 ini difokuskan untuk mengembalikan pasangan yang selingkuh/pergi dengan laki-laki lain atau sudah tidak cinta lagi
khasiatnya antara lain..
pengasihan, pemikat lawan jenis, penarik simpati, disenangi atasan bawahan, pelaris usaha, pelet, cepat dapat jodoh, mengembalikan pasangan yang selingkuh, cocok untuk pria dan wanita tanpa ritual, puasa dan tanpa pantangan juga bisa di wariskan ke Anak Cucu.

Penjelasan cara pakai :  Untuk hasil dan manfaat 2 hari pakai sudah terasa hasilnya, Anda cukup simpan dalam dompet sesuai niat, karena sudah saya persiapkan sesuai untuk kebutuhan anda, dan juga panduan cara pakai untuk keluhan anda juga lengkap saya kirim via jne atau pos kilat untuk cara pakai minyak cukup oles ke bagian tubuh anda, dimana aja sesuai niat dan tujuan anda, dan saya  lengkapi juga  dengan cara pakai jarak jauh tanpa harus bertemu target anda. Sangat aman tidak ada pantangan atau efek samping dan perawatan khusus.

mahar Minyak Bulu Perindu 650.000 ribu sudah ongkos kirim

Mahar Bulu peirndu tingkat 3 khusus minyak dan sepasang bulu perindu ini dipadukan dengan kekuatan minyak bulu perindu itu sendiri jadi dengan kata lain kekuatannya akan semakin sempurna untuk anda gunakan, khusus untuk minyak bulu perindu ini energinya lebih difokuskan untuk mengembalikan pasangan anda yang sudah berpaling dari anda dan pergi meninggalkan anda/selingkuh ke orang lain.

jika anda ingin datang ke Padepokan  kami yang berada di Jl bakaran batu no 182 lubuk pakam kota (sumut). untuk pengiriman atau pemaharan luar kota media bisa kami kirim ke alamat anda menggunakan jasa jne, pos, jnt dan tiki lama sampai tergantung lokasi tujuan anda untuk kota² besar biasa pengiriman hanya 2 hari saja sampai.

"Disclaimer : Hasil dan manfaat media bulu perindu dan minyak bulu perindu ini akan di jamin hasilnya jika niat dan tujuan anda menggunakannya dengan baik tanpa ada unsur untuk merugikan pasangan anda"

"Bagi Para Pria dan wanita Yang Ingin Berhasil Dalam Mengatasi masalah asmara, jodoh, perselingkuhan, agar di sayang atasan dan juga pelaris usaha, Bisa Menggunakan Bulu Perindu Ini Sebagai Solusi"

setelah transfer Mahar harap konfirmasi sms ke no 0896-6922-9050  sertakan juga no hp dan alamat lengkap saudara untuk memudah kan pengirimam bulu perindu dan Minyak bulu perindu dan tata cara penggunaanya akan di kirim melalui JASA JNE,TIKI DAN POS.

NB: untuk pemohon agar terlebih dahulu mengirimkan pesan WA atau email bulusukmapemungkas@gmail.com dan jika ingin kontak langsung hub atau sms ke no saya.
 
TESTIMONI DARI WA





 

 

 

S








Bukti pengiriman JNE dan Pos Indonesia

Konsultasi Klik di bawah ini



Whatsapp 0896-6922-9050

MAHAR MINYAK BULU PEERINDU |MAHAR PELET MANTRA  |MAHAR PELET FOTO | | MAHAR PELET SEMAR MESEM | MAHAR PUTER GILING|MAHAR PELET TEMPE|TLP/SMS/WA: 0896-6922-9050 

Note: Jika 2 kali panggilan telepon tidak diangkat harap maklum berarti kami sedang sibuk, Silahkan tinggalkan pesan.

Memahami Isi Alqur'an

http://ajian-pelet.blogspot.com/1. Perhatian Terhadap Al-Quran dan Bertadabbur

Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei sejak muda telah mengakrabkan dirinya dengan al-Quran dan dalam setiap kesempatan yang tepat beliau berpesan kepada masyarakat, pejabat negara dan bangsa-bangsa lain untuk merujuk kepada al-Quran, mengakrabkan diri dengannya dan bertadabbur.

Rahbar menyebut tujuan Revolusi Islam adalah membentuk masyarakat qurani dan di bawah lindungan tujuan ini ruang masyarakat dan bahkan dunia dibimbing dengan al-Quran. Dari pidato-pidato beliau dapat dikumpulkan tahapan dan program untuk sampai kepada masyarakat qurani. Dalam pendahuluan singkat ini akan dijelaskan secara ringkas mengenai tahapan untuk mencapai masyarakat qurani.

Membaca Al-Quran

Langkah pertama, menguasai teks al-Quran. Setiap hari harus lebih banyak yang dibaca. Bila kita ingin mempelajari al-Quran, harus ada sejumlah orang yang berada di puncak. Sama seperti hal-hal lainnya, bila kita ingin olahraga dilakukan oleh semua orang, maka kalian harus menyiapkan para olahragawan top yang dapat disaksikan masyarakat. Bila kalian ingin mensosialisasikan al-Quran di rumah, di antara anak-anak, orang tua, laki-laki dan perempuan, maka sudah seharusnya menghormati para pemenang lomba baca al-Quran. Itulah mengapa kita harus menghormati para pembaca al-Quran. Mereka pembawa al-Quran dan memiliki posisi mulia. Lisan mereka mulia. Bibir dan hati mereka mulia. Karena akrab dengan al-Quran. Jiwa kita berkorban untuk al-Quran. Tapi tidak bisas berhenti di sini saja. (Acara Penutupan Musabaqah Tilawatul Quran Ke-15, 1/9/1377)

Kebiasaan dan pemikiran saya seperti ini. Saya ingin di tengah masyarakat kita harus ada gerakan untuk menyiapkan mimbar khusus bagi para pembaca al-Quran, sama seperti para khatib yang memiliki mimbar khusus. Para pembaca al-Quran juga harus memiliki mibar dan sebagai contoh ia pergi ke mimbar untuk membaca al-Quran selama setengah jam dan masyarakat bisa mendengar langsung kejernihan firman Allah darinya dan hati mereka bergetar, air mata bercucuran serta mendapat nasihat darinya. Setelah itu mereka berdiri dan meninggalkan tempat itu. Tapi yang terjadi saat ini kita masih menjadikan al-Quran sebagai pendahuluan sebuah khotbah, pidato dan orasi! (Pertemuan dengan Qari al-Quran; Sya'ban Abd Al-Azizi Shayyad dan Mahmoud Shiddiq al-Minsyawi, 22/1/1370)

Saya berkhotbah pada tahun 1351 hingga 1353 di Mashad. Saya berkhotbah sambil berdiri. Ketika selesai berbicara, saya duduk di atas lantai. Setelah itu kami menyiapkan kursi agar seorang qari duduk di situ membaca al-Quran... Saya mengatakan, "Khotbah saya merupakan pendahuluan dari pembacaan al-Quran."

Saya berbicara dalam kondisi berdiri, sementara kursi yang tinggi dan indah, seperti mimbar, kami siapkan agar qari al-Quran duduk di atasnya. Setelah khotbah saya berakhir, qari kemuaian membaca al-Quran. Ayat-ayat yang dibacakan adalah yang saya tafsirkan sebelumnya. Ini pemikiran saya. (Pertemuan dengan Qari al-Quran; Sya'ban Abd Al-Azizi Shayyad dan Mahmoud Shiddiq al-Minsyawi, 22/1/1370) (IRIB Indonesia / Saleh Lapadi)

Sumber: Bardashtha-ye Qurani; Bargerefteh az Bayanat Rahbar Moazzam Enghelab Eslami Jus Si Beh Zamimeh Soreh Mobarakeh Hamd,  Beh Koshesh Barat Mohammad Hedayati Ba Hamkari Kazem Balouj va Mahdi Moradian, 1393, Mashad, Moasseseh Emam Sajjad as.
http://ajian-pelet.blogspot.com

Surat An-Nahl Ayat 35-37 Dan Penjabaran Nya

http://ajian-pelet.blogspot.com/Ayat ke 35

وَقَالَ الَّذِينَ أَشْرَكُوا لَوْ شَاءَ اللَّهُ مَا عَبَدْنَا مِنْ دُونِهِ مِنْ شَيْءٍ نَحْنُ وَلَا آَبَاؤُنَا وَلَا حَرَّمْنَا مِنْ دُونِهِ مِنْ شَيْءٍ كَذَلِكَ فَعَلَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَهَلْ عَلَى الرُّسُلِ إِلَّا الْبَلَاغُ الْمُبِينُ (35)

Artinya:
Dan berkatalah orang-orang musyrik: "Jika Allah menghendaki, niscaya kami tidak akan menyembah sesuatu apapun selain Dia, baik kami maupun bapak-bapak kami, dan tidak pula kami mengharamkan sesuatupun tanpa (izin) Nya". Demikianlah yang diperbuat orang-orang sebelum mereka; Maka tidak ada kewajiban atas para rasul, selain dari menyampaikan (amanat Allah) dengan terang. (16: 35)

Di sepanjang sejarah salah satu hal yang dijadikan justifikasi oleh kaum musyrikin adalah masalah Jabr. Mereka mengatakan bahwa Tuhan yang menghendaki mereka untuk menyembah berhala karena jika tidak mereka pasti akan menyembah Tuhan. Klaim kaum musyrikin ini juga disebutkan pada ayat lain dalam al-Quran. Padahal Allah Swt memberikan manusia akal, kebebasan memilih, dan nurani bahkan mengutus para nabi untuk membimbing mereka menunjukkan kebatilan dan kebenaran. Untuk masalah kebebasan memilih, Allah Swt menghendaki manusia untuk bebas menentukan pilihan mereka dengan bantuan akal dan petunjuk dari para nabi. Dalam hal ini, manusia dapat memilih jalan kebenaran atau bahkan kebatilan.

Dengan demikian, Allah tidak memaksa seorang manusia pun untuk beriman kepada Nya dan tidak memaksa manusia untuk menjadi musyrik. Pilihan iman, dan kesyirikan, sepenuhnya berada di tangan manusia sendiri. Selain itu, harus diperhatikan pula bahwa mengingat Allah Swt telah menyediakan seluruh faktor hidayah dan bimbingan bagi manusia, maka ini semua berarti bahwa Allah Swt tidak menghendaki satupun makhluknya yang menyimpang atau menyekutukan-Nya.

Dari ayat tadi terdapat dua pelajaran yang dapat dipetik:‎
1. Justifikasi pemikiran dan perbuatan yang tidak benar, lebih berbahaya dari pemikiran dan perbuatan itu sendiri karena akan menutup pintu taubat dan menghancurkan jalan kembali.
2. Tugas para nabi adalah menyampaikan dan dakwah, bukan memaksa masyarakat untuk beriman kepada Allah Swt.

Ayat ke 36

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اُعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ فَمِنْهُمْ مَنْ هَدَى اللَّهُ وَمِنْهُمْ مَنْ حَقَّتْ عَلَيْهِ الضَّلَالَةُ فَسِيرُوا فِي الْأَرْضِ فَانْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِينَ (36)

Artinya:
Dan sesungguhnya kami telah mengutus Rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu". Maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu dimuka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul). (16: 36)

Menyusul pernyataan kaum musyrik terkait kesyirikan mereka tersebut, Allah Swt dalam ayatnya menekankan bahwa Allah Swt telah mengutus para nabi untuk seluruh umat-Nya yang akan membimbing manusia menuju jalan kebenaran. Jalan yang benar adalah penghambaan kepada Allah Swt bukan kepada para penguasa yang zalim. Jelas bahwa orang yang memilih jalannya seperti yang ditunjukkan oleh para nabi, maka mereka mendapatkan hidayah dari Allah Swt. Namun ketika seseorang mengingkari kebenaran, maka ia akan tersesat dan menyimpang. Ini semua berhubungan langsung dengan manusia bukan dengan Allah Swt.

Dari ayat tadi terdapat tiga pelajaran yang dapat dipetik:‎
1. Perlawanan terhadap kezaliman dan penguasa lalim, merupakan tugas utama para nabi.
2. Agama dan politik bukan dua hal yang terpisah karena penerimaan agama tidak dapat menyatu dengan penerimaan kekuasaan zalim.
3. Sunnah Allah tentang masyarakat dan sejarah berlaku di setiap masa. Oleh karena itu dengan perenungan mendalam kita dapat memilih jalan yang benar untuk masa depan kita.

Ayat ke 37

إِنْ تَحْرِصْ عَلَى هُدَاهُمْ فَإِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ يُضِلُّ وَمَا لَهُمْ مِنْ نَاصِرِينَ (37)

Artinya:
Jika kamu sangat mengharapkan agar mereka dapat petunjuk, Maka sesungguhnya Allah tiada memberi petunjuk kepada orang yang disesatkan-Nya, dan sekali-kali mereka tiada mempunyai penolong. (16: 37)

Ayat ini adalah dalam rangka membesarkan hati para nabi dan orang-orang mukmin. Bahwa agar mereka tidak berharap semua orang beriman dan agar mereka tidak terlalu menyesali penyimpangan orang-orang Musyrik. Hal itu disebabkan kaum Musyrik menentang kebenaran dan bersikeras melawannya. Mereka bukan tidak memahami kebenaran melainkan menolak menerimanya, dan oleh sebab itu mereka dan perilaku mereka tidak patut untuk disesali.

Ayat tadi ditujukan kepada orang-orang Kafir dan Musyrik yang memerangi hakikat dan kebenaran. Allah Swt juga tidak mengasihi kondisi dan perbuatan mereka. Namun perlu ditekankan pula bahwa kondisi orang-orang Kafir dan Musyrik dewasa ini tidak demikian. Kekufuran dan kesyirikan sebagian besar mereka diakibatkan oleh ketidaksadaran dan tidak adanya pengetahuan, dan ini merupakan tugas umat Islam untuk menyadarkan dan membimbing mereka. Pengalaman membuktikan bahwa jika kita menyampaikan kebenaran dengan cara yang proporsional, maka mereka akan beriman kepada Allah Swt.

Dari ayat tadi terdapat dua pelajaran yang dapat dipetik:‎
1. Terkadang manusia sedemikian tersesat dan menyimpang sehingga tidak terbuka lagi pintu taubat bagi mereka. Oleh sebab itu, mereka tidak dapat diberi hidayah ketika di dunia dan tidak dapat tertolong di akhirat.
2. Untuk orang-orang yang memang tidak bisa diberi hidayah, kita tidak boleh menyesalinya, namun untuk orang-orang kafir yang masih dapat dibimbing, kita harus berupaya menunjukkan jalan kebenaran kepada mereka. http://ajian-pelet.blogspot.com

Kunci Ajian Laduni

Kunci Ilmu Laduni

http://ajian-pelet.blogspot.com/
Cara Mendapatkan Kunci Ilmu Laduni dari Allah Menurut Al Qur’an dan Hadist
Bismillahir rohmanir rohim,
Sebelum membaca artikel ini, mari luruskan dahulu yaqin kita kepada Allah…
Bahwa Makhluq ini tidak kuasa, tapi Allah yang maha kuasa!
Belajar (menuntut ilmu) diwajibkan untuk semua muslimin dan muslimat (hadits).
Tapi Hakikatnya ilmu dtang dari Allah bukan dari Belajar. Begitu pula rezeki datang bukan dari kerja kita.!
Kita Belajar karena perintah Allah dan Sunnah Nabi.
Jika Allah kehendaki, dengan belajar – Allah berikan ilmu
Jika Allah kehendaki, dengan belajar – tapi Allah tidak berikan ilmu
Jika Allah kehendaki, tanpa belajar pun – Allah berikan ilmu
Laailaha illallah
Belajar itu makhluq, Allah yang kuasa

Kata laduni dipetik dari ayat Allah yang berbunyi:
“Dan kami telah ajarkan kepadanya (Nabi khidhir) dari sisi Kami suatu ilmu”. (Al Kahfi: 65)
ilmu laduni /ilmu mauhub merupakan salah satu ilmu yang harus dimilki oleh orang yang ingin menjadi ahli tafsir alqur’an. Disamping harus mengusai 14 cabang ilmu lainnya seperti ilmu lughah, nahwu, saraf, balaghah, isytiqoqo, ilmu alma’ani, badi’, bayan, fiqh, aqidah, asbabunuzul, nasikh mansukh, ilmu qiraat, ilmu hadits, usul fiqah ( hukum-hukum furu’) dan ilmu mauhub ( fadhilah alqur’an, syaikh maulana zakariyya).
Kunci Ilmu Laduni ini adalah karunia khusus dari Allah swt.
“man ‘amila bimaa ‘alima waratshullahu ‘ilma maa lam ya’lam”
Artinya : Nabi SAW bersabda :” BARANGSIAPA YANG MENGAMALKAN ILMU YANG IA KETAHUI MAKA ALLAH AKAN MEMBERIKAN KEPADANYA ILMU YANG BELUM IA KETAHUI”
Perkara ini telah dijelaskan oleh sayyidina ‘ali ra. saat beliau menjawab pertanyaan orang ramai, “apakah beliau telah mendapatkan ilmu khusus atau wasiat khusus dari Rasulullah saw. yang hanya diberikan kepada beliau dan tidak kepada orang lain?”
Hazrat ‘ali ra. menjawab :” Demi Tuhan yang telah menciptakan surga dan jiwa-jiwa, aku tidak pernah mendapat apa-apa selain daripada ilmu yang Allah berikan kepada seseorang untuk memahami alqur’an!”
ibnu abi dunya rah. berkata bahwa pengetahuan daripada Al-quran dan apa-apa yang didapati daripada alqu’an begitu luas daripada alqur’an. Seorang pentafsir harus mengetahui 15 cabang ilmu yg disebutkan diatas. Tafsiran orang yang tidak mahir dalam ilmu-ilmu ini adalah termasuk tafsiran bil-rakyi (tafsir menurut fikiran sendiri) yang hal ini DILARANG OLEH SYARA’. Para sahabat ra. mendapat ilmu bahasa arab secara tabii dan ilmu-ilmu lain mereka dapati langsung dari ilmu kenabian (nabi SAW).
Nabi SAW bersabda :” Barang siapa yang berfatwa dalam masalah agama, tanpa ada ilmu maka baginya laknat Allah, malaikat dan manusia seluruhnya ” (HR. Imam suyuti).
Jadi Ilmu laduni = ilmu dari Allah asbab hasil amal…karena Allah telah tunjukan cara mendapatkannya pada kita.
ilmu laduni dan cara/jalan untuk mendapatkannya didalam ALQU’AN DAN HADITS :
1. TAKUT KEPADA ALLAH
kitab alhikam, syaikh ibnu athoillah alasykandary (kepala madrasah alazhar-asyarif abad 7 hijriah) menyebutkan nukilan ayat dari alqur’anulkarim :
“wataqullaha wayu’alimukumullah” (Qs. Al baqarah ayat 282)
artinya : “Takutlah kepada Allah niscaya Allah akan mengajari kalian“ (Qs. Al baqarah ayat 282)
Sifat takut/tunduk/patuh hanya kepada Allah, sangatlah mulia. Bukan saja ilmu laduni yang Allah beri tapi Allah akan tundukan semua makhluq padanya bahkan para malaikatpun akan berkhidmad dan senantiasa membantunya (atas izin Allah), sebagai mana maksud dari haidts nabi SAW :
Nabi saw bersbda : “man khofa minallahi khofahu kulla syai waman khofa ghoirallah khofa min kulli syai”
artinya : “Barang siapa yang takutnya hanya kpd Allah maka Smua makhuq akan takut/tunduk padanya. Barangsiapa takut/tunduknya kpd selain Allah maka semua makhluq akan (menjadi asbab) ketakutan baginya “
Lihatlah kisah-kisah salafushalih kita, bagaimana pasukan dakwah sahabat berjalan diatas air melintasi sungai tigris irak, pasukan dakwah sahabat yang berjalan melintasi laut merah, mu’adz bin jabal ra shalat 2 rekaat maka gunung batu yang besar terbelah dua-membuka jalan untuknya, para sahabat terkemuka boleh mendengarkan dzikir benda-benda mati (roti dan mangkuk) .
Abu dzar alghifary ra. atas perintah khalifah umar ra., beliau ditugaskan utk memasukan kembali lahar gunung berapi yang sudah keluar dari kawahnya. maka atas izin Allah, lahar panas tsb masuk kembali ke kawah gunung tsb (hayatushabat).
Abdullah atthoyar ra. boleh terbang seprti malaikat yang punya sayap, maka ketika ditanya oleh rasulullah, apa yang menjadi asbab Allah berikan karomah tersebut, maka beliau menjawab ” saya pun tidak tahu, tapi mungkin karena aku dari sebelum saya masuk islam sampai sekarng pun saya tidak pernah minum khamr, …dst”.
2. MENGAMALKAN ILMU YANG DIKETAHUI
sebuah hadits shohih menyebutkan bahwa nabi muhammad saw bersabda :
“man ‘amila bimaa ‘alima waratshullahu ‘ilma maa lam ya’lam”
Artinya : Nabi SAW bersabda :” BARANGSIAPA YANG MENGAMALKAN ILMU YANG IA KETAHUI MAKA ALLAH AKAN MEMBERIKAN KEPADANYA ILMU YANG BELUM IA KETAHUI”.
3. TIDAK MENCINTAI DUNIA
‘alammah suyuti rah. berkata :“kamu menganggap bahwa ilmu mauhub adalah diluar kemampuan manusia. Namun hakikatnya bukanlah demikian, bahkan cara untuk menghasilkan ilmu ini adalah dengan beberapa asbab. Melalui ini Allah swt. telah menjanjikan ilmu tersebut. Asbab-asbab itu adalah seperti : beramal dengan ilmu yang diketahui, tidak mencintai dunia dan lain-lain….”
Sebagaimana dalam sebuah hadits, bahwa Nabi SAW bersabda yang artinya : “Barang siapa yang zuhud pada dunia (tidak cinta dunia), maka akan Allah berikan kepadanya ilmu tanpa Belajar” (Fadhilatushaqat).
4. BERDOA
Semua itu datang bagi Allah, maka Rasulullah mencontohkan kepada kita agar senantiasa berdoa agar diberikan ilmu dan hidayah dari Allah swt.
Untuk menumbuhkan rasa takut pada Allah dengan dzikir
Untuk menumbuhkan zuhud pada Allah dengan mujahadah
Sedangkan Doa akan diterima jika kita ikhlash…..
Untuk itu kita harus belajar dan dibimbing oleh guru-guru yang mursyid.
5. BERDAKWAH
Jika kita berdakwah (amr bil ma’ruf wa nahya ‘anil munkar) atau mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran maka Allah akan berikan kepada kita ‘ilm wa hilm (’ilmu dan kelembutan hati) langsung dari qudrat Allah swt.
Sebagaimana dalam hadits qudsi(kurang lebih maknanya) tatkala Allah menceritakan keutamaan umat akhir zaman kepada Nabi isa as., mereka memakai sarung pada perut-perut mereka, jika mereka berjalan di tanah rata mereka berdzikir “alhamdulillah”, ditanah yang menanjak mereka berdzikir “allhuakbar” ,jika berjalan ditanah yang menurun mereka berdzikir “subhanallah” dan mereka mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran (berdakwah) , sedangkan mereka bodoh (tidak punya banyak ilmu) dan kasar (tidak hilm), maka Nabi isa as. bertanya : “Bagaimana mereka akan berdakwah padahal mereka tidak punya ‘ilm dan hilm(kelembutan hati)?
Maka Allah firmankan :”Aku sendiri yang akan memberikan kepada mereka ilm dan hilm” (Muntakhob ahadits) ilmu laduni adalah karunia khusus/khas bagi hambanya, terlebih bagi mereka yang telah ma’rifat. Orang yang telah ma’rifat akan mendapatkan segala-galanya karena tidak ada keinginan dunia dalam hatinya.
Nabi SAW bersabda : “man wajadallah wajada kulla syai, man faqadallah faqada kulla syai”
artinya : Barang siapa kenal kepada Allah maka ia akan mendapatkan segala-galanya
Barang siapa yang kehilangan Allah (tidak kenal Allah) maka ia kehilangan segala-galanya.”
( Kumpulan Khutbah jum’at romo kyai).
Dalam kitab kimiyai saadat, bahwa ada tiga jenis manusia yang tiadak akan bisa memahami alqur’an :
Pertama : Seorang yang tidak memahami bahasa arab
Kedua : Orang yang berkekalan dengan dosa-dosa besar dan bid’ah. Ini karena dosa dan amalan bid’ah itu akan menghitamkan hatinya yg menyebabkan dia tidak mampu memahami alqur’an.
Ketiga : Orang yang yakin hanya terhadap makna-makna dhahir saja dalam hal-hal aqidah (mengambil makna dhohir dari ayat/hadits mutasyabihat, aqidahnya bermasalah: mu’tazillah, mujasimmah dsb). Perasaanya tidak dapat menerima apabila dia membaca ayat alqu’an yang bertentangan dengan keyakinannya itu. Orang yang demikian tidak akan bisa memahami alqur’an. “Ya Allah Peliharalah kami daripada mereka!”
Ilmu Laduni yang dalam penjelasan tentang Risalah Al Laduniyahnya menjadi rujukan kitab-kitab yang membahas ilmu Ladunni) cukup berbobot, dengan alur bahasa yang sederhana dan tidak membuat kita mengernyitkan dahi, padahal isi bukunya cukup berat untuk dipahami.

Kunci Ilmu Laduni adalah Ilmu Laddunniyah Robbaniyah, yaitu ilmu pemberian atau warisan langsung dari kehendak dan urusan Allah SWT. Bagaimana bentuk ilmu ini dijelaskan secara kongkrit ? Ujud ilmu Ladunni ini berupa ilham spontan yang memancar dari lubuk hati kemudian terpancarkan melalui akal dan fikir. Apa yang dijelaskan cukup kongkrit dan logis dengan alasan-alasan yang diterima oleh akal, ilmu ladunni bukan melulu ilmu supranatural seperti yang biasa digembor-gemborkan para ahli Supranatural (baca: dukun) dalam memasarkan produk jualannya, melainkan juga penemuan-penemuan ilmiah yang dinamis dan aplikatif. Ilmu yang dijelaskan ini menarik untuk dijadikan referensi dan bisa dijadikan rujukan untuk lebih menuju ‘know-how’ bagaimana diaplikasikan di lapangan, bahkan bisa juga ini sebagai acuan untuk mengkolaborasi pengaktifan otak sebelah kanan (subconsiuss) diaplikasikan dengan Neuro Linguistic Programming, sehingga bisa diakses oleh orang dan dipraktekan di dunia usaha yang mereka geluti dalam kesehariannya.

Perpaduan kumulatif dari ayat-ayat yang tersurat(makna muhakamat) dengan ayat-ayat tersirat (makna mustasyabihat) tersirat dalam nuansa dzikir dan pikir, akan melahirkan ilmu intuitif, yang datangnya dari bisikan-bisikan kalbu atau ilham langsung dan spontan, tanpa melalui perantaraan melihat, maupun mendengarkan yang biasa digunakan dalam otak sadar (otak kiri), karena di dalam hati yang bersih, Allah mendatangkan hidayahnya, sebagai buah dari ibadah yang dijalani oleh hambanya.

Banyak hal yang menarik tak bisa diungkapkan karena rahasia hijab yang menutupi tirai pintu hati dan tujuh pembukanya.Kaum sufi telah memproklamirkan keistimewaan ilmu laduni. Ilmu ini merupakan ilmu yang paling agung dan puncak dari segala ilmu. Dengan mujahadah, pembersihan dan pensucian hati akan terpancar nur dari hatinya, sehingga tersibaklah seluruh rahasia-rahasia alam ghaib bahkan bisa berkomunikasi langsung dengan Allah, para Rasul dan ruh-ruh yang lainnya, termasuk nabi Khidhir ‘Alayhis-salam. Tidaklah bisa diraih ilmu ini kecuali setelah mencapai tingkatan ma’rifat melalui latihan-latihan, amalan-amalan, ataupun dzikir-dzikir tertentu.
Ini bukan suatu wacana atau tuduhan semata, tapi terucap dari lisan tokoh-tokoh tenar kaum sufi, seperti Al Junaidi, Abu Yazid Al Busthami, Ibnu Arabi, Al Ghazali, dan masih banyak lagi yang lainnya yang terdapat dalam karya-karya tulis mereka sendiri.
Al Ghazali rohimahullahu ta’ala dalam kitabnya Ihya’ Ulumuddin 1/11-12 berkata: “Ilmu kasyaf adalah tersingkapnya tirai penutup, sehingga kebenaran dalam setiap perkara dapat terlihat jelas seperti menyaksikan langsung dengan mata kepala … inilah ilmu-ilmu yang tidak tertulis dalam kitab-kitab dan tidak dibahas … “.

Dia juga berkata: “Awal dari tarekat, dimulai dengan mukasyafah dan musyahadah, sampai dalam keadaan terjaga (sadar) bisa menyaksikan atau berhadapan langsung dengan malaikat-malaikat dan juga ruh-ruh para Nabi dan mendengar langsung suara-suara mereka bahkan mereka dapat langsung mengambil ilmu-ilmu dari mereka”. (Jamharatul Auliya’: 155)
Abu Yazid Al Busthami berkata: “Kalian mengambil ilmu dari orang-orang yang mati. Sedang kami mengambil ilmu dari Allah yang Maha Hidup dan tidak akan mati. Orang seperti kami berkata: “Hatiku telah menceritakan kepadaku dari Rabbku”. (Al Mizan: 1/28)

Ibnu Arabi berkata: “Ulama syariat mengambil ilmu mereka dari generasi terdahulu sampai hari kiamat. Semakin hari ilmu mereka semakin jauh dari nasab. Para wali mengambil ilmu mereka langsung dari Allah yang dihujamkan ke dalam dada-dada mereka.” (Rasa’il Ibnu Arabi hal. 4)
Pencetus Wihdatul Wujud (Ibnu Arabi) ini juga berkata: “Sesungguhnya seseorang tidak akan sempurna kedudukan ilmunya sampai ilmunya berasal dari Allah ‘Azza wa Jalla secara langsung tanpa melalui perantara, baik dari penukilan ataupun dari gurunya. Sekiranya ilmu tadi diambil melalui penukilan atau seorang guru, maka tidaklah kosong dari sistim belajar model tersebut dari penambahan-penambahan. Ini merupakan aib bagi Allah ‘Azza wa Jalla – sampai dia berkata – maka tidak ada ilmu melainkan dari ilmu kasyaf dan ilmu syuhud bukan dari hasil pembahasan, pemikiran, dugaan ataupun taksiran belaka”.
Ilmu Laduni (Ibn Taimiyah) sebagai masukan Pro dan Kontra tentang Ilmu Laduni.

Ilmu Laduni, Antara Hakikat dan Khurafat

Manusia dilahirkan di bumi ini dalam keadaan bodoh, tidak mengerti apa-apa. Lalu Allah mengajarkan kepadanya berbagai macam nama dan pengetahuan agar ia bersyukur dan mengabdikan dirinya kepada Allah dengan penuh kesadaran dan pengertian. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.” (An-Nahl: 78)

Pada hakikatnya, semua ilmu makhluk adalah “Ilmu Laduni” artinya ilmu yang berasal dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Para malaikat-Nya pun berkata:

“Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami.” (Al-Baqarah: 32)

Ilmu laduni dalam pengertian umum ini terbagi menjadi dua bagian. Pertama, ilmu yang didapat tanpa belajar (wahbiy). Kedua, ilmu yang didapat karena belajar (kasbiy).

Bagian pertama (didapat tanpa belajar) terbagi menjadi dua macam:

1. Ilmu Syar’iat, yaitu ilmu tentang perintah dan larangan Allah yang harus disampaikan kepada para Nabi dan Rasul melalui jalan wahyu (wahyu tasyri’), baik yang langsung dari Allah maupun yang menggunakan perantaraan malaikat Jibril. Jadi semua wahyu yang diterima oleh para nabi semenjak Nabi Adam alaihissalam hingga nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam adalah ilmu laduni termasuk yang diterima oleh Nabi Musa dari Nabi Khidlir . Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman tentang Khidhir:

“Yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Al-Kahfi: 65)

Di dalam hadits Imam Al Bukhari, Nabi Khidlir alaihissalam berkata kepada Nabi Musa alaihissalam:

“Sesungguhnya aku berada di atas sebuah ilmu dari ilmu Allah yang telah Dia ajarkan kepadaku yang engkau tidak mengetahuinya. Dan engkau (juga) berada di atas ilmu dari ilmu Allah yang Dia ajarkan kepadamu yang aku tidak mengetahuinya juga.”

Ilmu syari’at ini sifatnya mutlak kebenarannya, wajib dipelajari dan diamalkan oleh setiap mukallaf (baligh dan mukallaf) sampai datang ajal kematiannya.

2. Ilmu Ma’rifat (hakikat), yaitu ilmu tentang sesuatu yang ghaib melalui jalan kasyf (wahyu ilham/terbukanya tabir ghaib) atau ru’ya (mimpi) yang diberikan oleh Allah kepada hamba-hambaNya yang mukmin dan shalih. Ilmu kasyf inilah yang dimaksud dan dikenal dengan julukan “ilmu laduni” di kalangan ahli tasawwuf. Sifat ilmu ini tidak boleh diyakini atau diamalkan manakala menyalahi ilmu syari’at yang sudah termaktub di dalam mushaf Al-Qur’an maupun kitab-kitab hadits. Menyalahi di sini bisa berbentuk menentang, menambah atau mengurangi.

Bagian Kedua

Adapun bagian kedua yaitu ilmu Allah yang diberikan kepada semua makhluk-Nya melalui jalan kasb (usaha) seperti dari hasil membaca, menulis, mendengar, meneliti, berfikir dan lain sebagainya.

Dari ketiga ilmu ini (syari’at, ma’rifat dan kasb) yang paling utama adalah ilmu yang bersumber dari wahyu yaitu ilmu syari’at, karena ia adalah guru. Ilmu kasyf dan ilmu kasb tidak dianggap apabila menyalahi syari’at. Inilah hakikat pengertian ilmu laduni di dalam Islam.

Khurafat Shufi

Istilah “ilmu laduni” secara khusus tadi telah terkontaminasi (tercemari) oleh virus khurafat shufiyyah. Sekelompok shufi mengatakan bahwa:

“Ilmu laduni” atau kasyf adalah ilmu yang khusus diberikan oleh Allah kepada para wali shufi. Kelompok selain mereka, lebih-lebih ahli hadits(sunnah), tidak bisa mendapatkannya.
“Ilmu laduni” atau ilmu hakikat lebih utama daripada ilmu wahyu (syari’at). Mereka mendasarkan hal itu kepada kisah Nabi Khidlir alaihissalam dengan anggapan bahwa ilmu Nabi Musa alaihissalam adalah ilmu wahyu sedangkan ilmu Nabi Khidhir alaihissalam adalah ilmu kasyf (hakikat). Sampai-sampai Abu Yazid Al-Busthami (261 H.) mengatakan: “Seorang yang alim itu bukanlah orang yang menghapal dari kitab, maka jika ia lupa apa yang ia hapal ia menjadi bodoh, akan tetapi seorang alim adalah orang yang mengambil ilmunya dari Tuhannya di waktu kapan saja ia suka tanpa hapalan dan tanpa belajar. Inilah ilmu Rabbany.”
Ilmu syari’at (Al-Qur’an dan As-Sunnah) itu merupakan hijab (penghalang) bagi seorang hamba untuk bisa sampai kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Dengan ilmu laduni saja sudah cukup, tidak perlu lagi kepada ilmu wahyu, sehingga mereka menulis banyak kitab dengan metode kasyf, langsung didikte dan diajari langsung oleh Allah, yang wajib diyakini kebenarannya. Seperti Abd. Karim Al-Jiliy mengarang kitab Al-Insanul Kamil fi Ma’rifatil Awakhir wal Awail. Dan Ibnu Arabi (638 H) menulis kitab Al-Futuhatul Makkiyyah.
Untuk menafsiri ayat atau untuk mengatakan derajat hadits tidak perlu melalui metode isnad (riwayat), namun cukup dengan kasyf sehingga terkenal ungkapan di kalangan mereka
“Hatiku memberitahu aku dari Tuhanku.” Atau
“Aku diberitahu oleh Tuhanku dari diri-Nya sendiri, langsung tanpa perantara apapun.”
Sehingga akibatnya banyak hadits palsu menurut ahli hadits, dishahihkan oleh ahli kasyf (tasawwuf) atau sebaliknya. Dari sini kita bisa mengetahui mengapa ahli hadits (sunnah) tidak pernah bertemu dengan ahli kasyf (tasawwuf).

Bantahan Singkat Terhadap Kesesatan di atas

Kasyf atau ilham tidak hanya milik ahli tasawwuf. Setiap orang mukmin yang shalih berpotensi untuk dimulyakan oleh Allah dengan ilham. Abu Bakar radhiallahu anhu diilhami oleh Allah bahwa anak yang sedang dikandung oleh isterinya (sebelum beliau wafat) adalah wanita. Dan ternyata ilham beliau (menurut sebuah riwayat berdasarkan mimpi) menjadi kenyataan. Ibnu Abdus Salam mengatakan bahwa ilham atau ilmu Ilahi itu termasuk sebagian balasan amal shalih yang diberikan Allah di dunia ini. Jadi tidak ada dalil pengkhususan dengan kelompok tertentu, bahkan dalilnya bersifat umum, seperti sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasalam:
“Barangsiapa mengamalkan ilmu yang ia ketahui, maka Allah mewariskan kepadanya ilmu yang belum ia ketahui.” (Al-Iraqy berkata: HR. Abu Nu’aim dalam Al-Hilyah dari Anas radhiallahu anhu, hadits dhaif).

Yang benar menurut Ahlusunnah wal Jama’ah adalah Nabi Khidhir alaihissalam memiliki syari’at tersendiri sebagaimana Nabi Musa alaihissalam. Bahkan Ahlussunnah sepakat kalau Nabi Musa alaihissalam lebih utama daripada Nabi Khidhir alaihissalam karena Nabi Musa alaihissalam termasuk Ulul ‘Azmi (lima Nabi yang memiliki keteguhan hati dan kesabaran yang tinggi, yaitu Nabi Nuh, Ibrahim, Musa, Isa dan Muhammad).

Adapun pernyataan Abu Yazid, maka itu adalah suatu kesalahan yang nyata karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasalam hanya mewariskan ilmu syari’at (ilmu wahyu), Al-Qur’an dan As-Sunnah. Nabi mengatakan bahwa para ulama yang memahami Al-Kitab dan As-Sunnah itulah pewarisnya, sedangkan anggapan ada orang selain Nabi shallallahu ‘alaihi wasalam yang mengambil ilmu langsung dari Allah kapan saja ia suka, maka ini adalah khurafat sufiyyah.

Anggapan bahwa ilmu syari’at itu hijab adalah sebuah kekufuran, sebuah tipu daya syetan untuk merusak Islam. Karena itu, tasawwuf adalah gudangnya kegelapan dan kesesatan. Sungguh sebuah sukses besar bagi iblis dalam memalingkan mereka dari cahaya Islam.

Anggapan bahwa dengan “ilmu laduni” sudah cukup adalah kebodohan dan kekufuran. Seluruh ulama Ahlussunnah termasuk Syekh Abdul Qodir Al-Jailani mengatakan: “Setiap hakikat yang tidak disaksikan (disahkan) oleh syari’at adalah zindiq (sesat).”

Inilah penyebab lain bagi kesesatan tasawwuf. Banyak sekali kesyirikan dan kebid’ahan dalam tasawwuf yang didasarkan kepada hadits-hadits palsu. Dan ini pula yang menyebabkan orang-orang sufi dengan mudah dapat mendatangkan dalil dalam setiap masalah karena mereka menggunakan metode tafsir bathin dan metode kasyf dalam menilai hadits, dua metode bid’ah yang menyesatkan.
Tiada kebenaran kecuali apa yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau bersabda:

“Wahai manusia belajarlah, sesungguhnya ilmu itu hanya dengan belajar dan fiqh (faham agama) itu hanya dengan bertafaqquh (belajar ilmu agama/ilmu fiqh). Dan barangsiapa yang dikehendaki baik oleh Allah, maka ia akan difaqihkan (difahamkan) dalam agama ini.” (HR. Ibnu Abi Ashim, Thabrani, Al-Bazzar dan Abu Nu’aim, hadits hasan). (Abu Hamzah As-Sanuwi).
Maraji’:
Al-Fathur Rabbaniy, Abdul Qadir Al-Jailani (hal. 159, 143, 232).
Al-Fatawa Al-Haditsiyah, Al-Haitamiy (hal. 128, 285, 311).
Ihya’ Ulumuddin, Al-Ghazali (jilid 3/22-23) dan (jilid 1/71).
At-Tasawwuf, Muhammad Fihr Shaqfah (hal. 26, 125, 186, 227).
Fathul Bariy, Ibnu Hajar Al-Asqalaniy (I/141, 167).
Fiqhut Tasawwuf, Ibnu Taimiah (218).
Mawaqif Ahlusunnah, Utsman Ali Hasan (60, 76).
Al-Hawi, Suyuthiy (2/197).

Menurut Ibn Al Arabi, dalam mengantarkan manusia untuk mengenal dirinya, untuk membawanya kepada proses kesempurnaan diri, ada beberapa tahap agar memudahkan kita (mahluk) untuk menuju Sang Kholiq, diantaranya :

1. Ta’alluq (menggantungkan hati dan pikiran hanya untuk Allah). Dalam istilah lain dikenal dengan Dzikrullah (dzikir kepada Allah). Dengan berusaha mengingat dan mengikatkan kesadaran hati dan pikiran kita kepada Allah, dimanapun berada. Sesuai dengan firman-Nya, yang artinya : Yakni orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk, atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi seraya berkata :”Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka”.

2. Takhalluq. Takhalluq merupakan suatu upaya proses penyempurnaan diri melalui pengejawantahan sifat-sifat Tuhan yang Maha Mulia untuk dapat ditiru dalam sifat-sifat seorang mukmin. Sehingga ia memiliki sifat-sifat mulia sebagaimana sifat-sifat Tuhan. Proses ini bisa juga disebut proses internalisasi sifat Tuhan ke dalam diri manusia. Seperti halnya banyak diantara kalangan sufi yang dalam hal ini menyandarkan hadits nabi yang berbunyi “Takhallaq bi akhlaq-I Allah” yang artinya berakhlaklah seperti akhlak Tuhan, atau “Takhalaq bi asma Allah” artinya berakhlak dengan nama-nama Allah.

3. Tahaqquq (Aktualisasi Sikap). Tahaqquq adalah merupakan suatu proses untuk mengaktualisasikan kesadaran dan kapasitas dirinya sebagai mukmin, sebagaimana tercermin dalam proses takhaluq – untuk kemudian mengaplikasikannya dalam perilaku kehidupan sehari-hari. Ia merupakan proses terakhir dari proses pengejawantahan proses takhalluq untuk menuju manusia yang sempurna. Sebuah gambaran singkat menuju proses penyempurnaan diri manusia, yang berangkat dari pengenalan arti dan hakikat manusia itu sendiri, untuk kemudian sampai kepada Tuhannya.
Demikian ringkasan buku “Mengintip Alam barzakh, Ilmu Ladunni, buah ibadah dan tawassul” ditambahkan masukan pro dan kontra Ilmu Laduni untuk melengkapi pembahasannya.
INTI AMALAN ILMU LADUNI
program pembersihan diri dulu agar energi mengalir dengan lancar....

wirid al wahhaab (multi laduni) sebanyak 361 kali

disusul dengan tasbih

“subhanal wahhabil quddusi la ilaha illa huwal fa”alu lima yuriduhu“,beberapa kali,,

(sambil berpuasa selama 40 hari)

atau cukup sekali dengan beriktikaf dan wirid al wahhab

laduni bahasa asing) atau ar rosyid (laduni iptek), atau ar rohmaan(laduni umum) atau al khobiir (laduni alam ghaib) atau al qowiyyu (laduni beladiri) atau al ‘aliim (laduni agama) atau al mujiib (laduni terapi) atau al majiid (laduni bisnis) atau al maliik (laduni membaca alam) dsb mencapai 7.000-10.000 kali,, suci lahir bathin, taubat nasuha/meninggalkan semua larangan Alloh, disusul dengan puasa selama 3 hari atau 7 hari,,boleh juga dengan mutih,, hati dan pikiran fokus memohon anugrah/karunia laduni kepada Alloh semata ,,sebagai tambahan perbanyak juga wirid doa berikut :

“bi ismika ya wahhaabu habliya ‘izzatan, bi jaahi jalalil ‘izzi minka taqoronat, wa hudzli ‘uqulal ‘alamina bi asrihim, wa abhattahum bil ismi sihron fa abhatat,,:

(dengan nama mu wahai dzat yang maha memberi, berilah saya kehormatan, dengan pangkat dari mu dan kemulyaan dzat yang mulya ambillah untuk saya akal orang2 sedunia bersama anggota mereka dan jadikan mereka bingung dengan asma mu sehingga mengacaukan sihir,” (laduni multi fungsi) sebanyak banyaknya,,

tiap hari sampai 40 hari atau ditambah dengan wirid an nuurul badi’ (multi fungsi/pembangkit potensi diri yang terpendam/bawah sadar) seikhlasnya misalnya 260 kali tiap habis sholat fardhu atau di malam hari, atau dengan wirid2 berikut ini al mubdi-u, al baqii, al muhyii, al baa’its, ar rofi’, al kholiq, al muqoddim (multi fungsi/pembangkit potensi diri yang terpendam/bawah sadar dan multi talenta),, Juga “wa subba ‘ala qolbii sa-abiiba rohmatim, bi hikmati maulanal hakiimi fa ahkamat,”(al hikmah/kebijaksanaan) Atau “wa subba ‘ala qolbii sa-abiiba rohmatim, bi hikmati maulanal ‘adhiimi fa anthoqot,” (membaca isi hati dan kasyaf), 47 kali,, tiap hari,,

Nb : jumlah2 wirid ini tidak mutlak tapi yang penting istiqomahnya/ketlatenannya,,ini hanyalah wasilah, jangan dijadikan kewajiban, yang penting tugas2 utama anda yaitu belajar dan /mengerjakan PR harus diutamakan,berpikir, menggali diri, membaca/belajar dari/dengan alam dan orang2 lain.

Kunci Ilmu Tirakat Versi Kejawen

Kunci Tirakat Versi Kejawen

http://ajian-pelet.blogspot.com/

Macam-macam Puasa ala Kejawen :

1. Mutih
Dalam puasa mutih ini seseorang tidak boleh makan apa-apa kecuali hanya nasi putih dan air putih saja. Nasi putihnya pun tidak boleh ditambah apa-apa lagi (seperti gula, garam dll.) jadi betul-betul hanya nasi putih dan air putih saja. Sebelum melakukan puasa mutih ini, biasanya seorang pelaku puasa harus mandi keramas dulu sebelumnya dan membaca mantra ini : “niat ingsun mutih, mutihaken awak kang reged, putih kaya bocah mentas lahir dipun ijabahi gusti allah.” (Saya berniat Mutih, mensucikan badan yang kotor, putih suci seperti bayi yang baru lahir atas perkenan Allah). Dalam Kejawen ritual ini ada 2 jenis,

  • MUTIH: boleh makan dan minum kapan saja, asal yang dimakan dan diminum nasi putih dan air putih tawar.
  • PUASA MUTIH : Siang hari tidak boleh makan-minum, layaknya seperti puasa biasa, Buka dan sahur hanya dengan nasi putih dan air putih tawar.
  • PUASA MUTIH NGEPEL : Sama seperti Puasa Mutih diatas, cuma banyaknya nasi untuk Buka dan Sahur cuma 1 kepal dan 1 gelas air putih tawar.
2. Ngeruh
Dalam melakoni puasa ini seseorang hanya boleh memakan sayuran atau buah-buahan saja. Tidak diperbolehkan makan daging, ikan, telur, terasi dan sebagainya.
3. Ngebleng
Puasa Ngebleng adalah menghentikan segala aktifitas normal sehari-hari. Seseorang yang melakoni puasa Ngebleng tidak boleh makan, minum, keluar dari rumah/kamar, atau melakukan aktifitas seksual. Waktu tidur-pun harus dikurangi. Biasanya seseorang yang melakukan puasa Ngebleng tidak boleh keluar dari kamarnya selama sehari semalam (24 jam). Pada saat menjelang malam hari tidak boleh ada satu lampu atau cahayapun yang menerangi kamar tersebut. Kamarnya harus gelap gulita tanpa ada cahaya sedikitpun. Dalam melakoni puasa ini diperbolehkan keluar kamar hanya untuk buang air saja.
4. Pati geni
Puasa Patigeni hampir sama dengan puasa Ngebleng. Perbedaannya ialah tidak boleh keluar kamar dengan alasan apapun, tidak boleh tidur sama sekali. Biasanya puasa ini dilakukan sehari semalam, ada juga yang melakukannya 3 hari, 7 hari dst. Jika seseorang yang melakukan puasa Patigeni ingin buang air maka, harus dilakukan didalam kamar (dengan memakai pispot atau yang lainnya). Ini adalah mantra puasa patigeni : “niat ingsun patigeni, amateni hawa panas ing badan ingsun, amateni genine napsu angkara murka krana Allah taala”. (Saya berniat Patigeni, memadamkan hawa panas (nafsu) di badan saya, matikan api (hawa) nafsu angkara murka, Karena Allah Yang Maha Esa).
5. Ngelowong
Seseorang yang melakoni puasa Ngelowong dilarang makan dan minum dalam kurun waktu tertentu. Hanya diperbolehkan tidur 3 jam saja (dalam 24 jam). Diperbolehkan keluar rumah.
6. Ngrowot
Puasa ini adalah puasa yang lengkap dilakukan dari subuh sampai maghrib. Saat sahur seseorang yang melakukan puasa Ngrowot ini hanya boleh makan buah-buahan itu saja! Diperbolehkan untuk memakan buah lebih dari satu tetapi hanya boleh satu jenis yang sama, misalnya pisang 3 buah saja. Dalam puasa ini diperbolehkan untuk tidur.
7. Nganyep
Puasa ini adalah puasa yang hanya memperbolehkan memakan yang tidak ada rasanya. Hampir sama dengan Mutih, perbedaanya makanannya lebih beragam asal dengan ketentuan tidak mempunyai rasa.
8. Ngidang
Hanya diperbolehkan memakan dedaunan saja, dan air putih saja. Selain daripada itu tidak diperbolehkan.
9. Ngepel
Ngepel berarti satu kepal penuh. Puasa ini mengharuskan seseorang untuk memakan dalam sehari satu kepal nasi saja. Terkadang diperbolehkan sampai dua atau tiga kepal nasi sehari.
10. Ngasrep
Hanya diperbolehkan makan dan minum yang tidak ada rasanya, minumnya hanya diperbolehkan 3 kali saja sehari.
11. Senin-kamis
Puasa ini dilakukan hanya pada hari Senin dan Kamis saja seperti namanya. Puasa ini identik dengan agama Islam. Karena memang Rasulullah SAW menganjurkannya.
12. Wungon
Puasa ini adalah puasa pamungkas, tidak boleh makan, minum dan tidur selama 24 jam.
13. Tapa Jejeg
Tidak duduk selama 12 jam
14. Lelono
Melakukan perjalanan (jalan kaki) dari jam 12 malam sampai jam 3 subuh (waktu ini dipergunakan sebagai waktu instropeksi diri).
15. Kungkum
Ritual berendam didalam air, seperti sungai, pertemuan 2 sungai, mata air, sendang, telaga dan sebagainya selama waktu tertentu. Hal-hal yang perlu diperhatikan dan Tatacara Tapa Kungkum adalah sebagai beikut :
  • Memilih tempat yang baik, arus tidak terlalu deras dan tidak terlalu banyak lumpur didasar sungai.
  • Lingkungan harus sepi, usahakan tidak ada seorang manusiapun disana
  • Sebelum melaksanakan Kungkum, disarankan untuk melakukan ritual pembersihan (mandi dulu). Ini dilakukan bila ritual kungkum untuk wejangan ilmu.
  • Dilaksanakan pada malam hari, mulai jam 10, 12 malam atau jam 3 dini hari. Lama sesuai kebutuhan 30 menit, 1 jam sampai 3 jam.
  1. Pada saat akan masuk air baca mantra ini : “ Putih-putih mripatku Sayidina Kilir, Ireng-ireng mripatku Sunan Kali Jaga, Telenging mripatku Kanjeng Nabi Muhammad.”
  2. Masuk kedalam air dengan tanpa pakaian selembarpun dengan posisi bersila (duduk) didalam air dengan kedalaman air setinggi leher atau pundak.
  3. Menghadap melawan arus air.
  4. Pada saat masuk air, mata harus tertutup dan tangan disilangkan di dada.
  5. Mulai Meditasi, Nafas teratur, konsentrasi fikiran dan hayati.
  6. Tidak boleh tertidur selama Kungkum.
  7. Tidak boleh banyak bergerak yang tidak perlu.
  8. Kungkum dilakukan selama 3 atau 7 malam berturut-turut.
16. Ngalong
Tapa ini dilakukan dengan posisi tubuh kepala dibawah dan kaki diatas (sungsang). Pada tahap tertentu tapa ini dilakukan dengan kaki yang menggantung di dahan pohon dan posisi kepala di bawah (seperti kalong/kelelawar). Pada saat menggantung dilarang banyak bergerak. Secara fisik bagi yang melakoni tapa ini melatih keteraturan nafas. Biasanya puasa ini dibarengi dengan puasa Ngrowot.
17. Ngeluwang Tapa Ngeluwang adalah tapa dengan dikubur di suatu pekuburan atau tempat yang sangat sepi. Tapa Ngeluwang adalah tapa paling menakutkan bagi orang-orang awam dan membutuhkan keberanian yang sangat besar. Tapa Ngeluwang disebut-sebut sebagai cara untuk mendapatkan daya penglihatan gaib dan menghilangkan sesuatu. Setelah seseorang selesai dari tapa ini, biasanya keluar dari kubur maka akan melihat hal-hal yang mengerikan (seperti arwah gentayangan, jin dan lain sebagainya). Sebelum masuk kekubur, disarankan baca mantra ini : “ Niat ingsun Ngeluwang, anutupi badan kang bolong siro mara siro mati, kang ganggu marang jiwa ingsun, lebur kaya dene banyu krana Allah Ta’ala.” (Saya berniat Ngeluwang, menutupi badan yang berlubang (9), siapapun yang datang, mati! yang mengganggu jiwaku akan melebur seperti Air! Karena Allah Yang Maha Esa). http://ajian-pelet.blogspot.com

Kunci Ajian Terawangan

Kunci Ilmu Terawangan

http://ajian-pelet.blogspot.com/ Kunci Ilmu Terawangan ini adalah ilmu teropong atau sorog yang berfungsi untuk melihat alam gaib atau alam halus. Bahkan pada tingkatan yang tinggi bisa untuk melihat alam nyata yang tidak terjangkau oleh pandangan mata kita. Pada kesempatan kali ini kami wedarkan
Kunci Ilmu Terawangan dengan Mata Terbuka,teknik ilmunya hampir sama dengan Mata Cenayang yang pernah kami ajarkan di pembahasan seelumnya. Pembelajaran ilmu ini perlu kesungguhan hati menguasai ilmu ini akan memiliki 'mata ketiga' atau indera ke-enam.

Adapun doa mantranya Kunci Ilmu Terawangan:

“KUN DZAT KUN CAHYO SLIRO DZATING GAIB,SEJATINING CAHYO
MANJING ONO ING NETRO,DZAT GUMILANG PADANG TRAWANGAN”


Lelaku penubusan ilmu:
Puasa sunnah 3 hari dengan niat ikhlas lillahi ta’alaSelama ritual baca mantra di atas sebanyak 77x setelah shalatTutup ritual puasa hari terakhir dengan membaca mantra di atas 177 x jam 12 malam

CARA MELATIH TRAWANGAN DENGAN MATA TERBUKA


Carilah tempat sunyi seperti kamar, kebun,tempat keramat,goa,dsb.Duduk bersila konsentrasi lalu anda bakar kan dupa tumpeng manten 5 batangOleskan sedikit minyak sekar setaman di kedua tangan anda dan gosokan lalu ibu jari, tangan kanan anda letakkan pada cakra ajna sambil di tekan sedikitMatikan lampu jika anda di kamar atau carilah tempat gelap jika anda di luarBaca mantra tersebut berulang ulang dengan penuh penghayatan Fokuskan energi pada cakra ajnaPandang lurus ke depan dan niat kan melihat gaib secepat mungkin

Pada beberapa kali dalam tahab latihan yang di lakukan murid2/pasien kami di padepokan  banyak yang melihat seklebatan sinar atau kepulan asap sebagai salah satu tanda kedatangan gaib. Atau ada yang melihat penampakan tetapi masih kabur atau kurang jelas. Semakin sering anda berlatih semakin cepat anda menguasai ilmu ini. Kunci ilmu ini adalah yakin, ikhlas, sabar, istiqomah niscaya anda akan menemui keberhasilan,semoga sukses dan selamat berlatih.. apabila membutuhkan penunjang dalam penguasaan saya sarankan milikilah piranti spiritualbiidznillah wa ri ridholillah amin. http://ajian-pelet.blogspot.com

Rahasia Ajian Panglimunan

Kunci Ajian Panglimuan


http://ajian-pelet.blogspot.com/
Kunci Aji Panglimunan adalah salah satu ilmu ghaib yang sangat terkenal ampuh,karena pemilik ilmu ini bisa menghilang bahkan menutup benda agar tidak tampak.Sayang anggapan orang secara umum,ilmu ini dianggap ilmu hitam lantaran banyak disalah gunakan untuk hal yang tidak perpuji seperti mencuri,dll. 

Namun sebenarnya hanya sejenis ilmu panglimunan seperti welut putih,popok wewe,siluman yang bisa untuk berbuat hal demikian. Aji panglimunan pada dasarnya hanya bisa digunakan pada saat terdesak atau benar-benar diperlukan, mengenai bagaimana cara menguasai ajian ini,maka jalakan ritual sbb: Puasa mutih selama 21 hari dan pati geni sehari semalam. Tiap usai sholat wajib lima waktu mantra dan doanya dibaca 7x. Malam harinya jalankan sholat hajat khusus 2 rakaat,mantra dan doanya dibaca 7x, ditambah wirid asma'ul husna 7 putaran tasbih, jika sudah ditebus ritualnya jika mau gunakan cukup baca sekali.
Mantranya :

"Shalallohu ‘alaihi wasallam
Allohuma qulhu Allah
Dzat gumilang tanpa sangkan
Gumilang tanpa enggon
Liyep ilang salin raga
Inna fatohia lakofat kanmubilla
Sir Abubakar, sir Umar, sir Ali, sir Usman
Sir jabarail, sir malaikatul mukhorobin
Sir Alloh la illa haillaloh muhammadurrosulluloh
Sir wali, sir kuat berkat, sir teguh, sir luput, sir ora katon
Lungguhku imbar, mimang-mimong si wisakarma
Tengahing angin, apipit maya-maya ora katon apa-apa
Kang hima kakalangan peteng ndedet alimengan si ambar ngemuli aku
Wong sabuwana bloloken orang weruh aku ". 3x, Doanya:
"La tudrikuhul abshor
Wa huwa, yudrikul abshor
Wa huwal lathiful khobir". 7x Wiridnya: "ya latif ya khobir" 700x.
Demikian penjelasan ilmu ini,semoga bermafaat. 

Ilmu Pelet Purnama Sidhi

Kunci Ilmu Pemikat (Pelet Purnama Sidhi)

Fantasy Myspace Comments
Ilmu berikut ini sangat berguna untuk memikat satu jenis maupun lawan jenis. sebab, barang siapa yang merapalkan ilmu ini dengan keyakinan penuh maka siapa saja yang memandang akan terpesona atau terpikat. Karena dia akan melihat si pemilik ilmu ini tubuh nya bercahaya terang dan indah seperti bulan purnama (bulan tanggal lima belas). seandainya ilmu ini ditujukan kepada seseorang maka orang yang dituju akan terbuai lamunan asmara terus teringat kepada sipemilik ilmu dan apa saja keinginan sipemilik ilmu akan diturut olehnya. sebab itu dahulu ilmu ini sangat sulit mendapatkannya karena takut disalah gunakan. ilmu ini merupakan ijazah dari seorang guru yang dikenal sebagai pangeran asmara di zamannya. Istrinya saja sampai 21 orang, namun yang diperistri oleh beliau 7 orang.
“Ilmu Pemikat / Pelet Purnama sidhi” tidaklah begitu rumit dan sulit untuk memilikinya yaitu sebagai berikut:
1- sediakan air tawar yang mentah didalam bejana ( baskom ) secukupnya.
kemudian air tersebut dijemur cahaya bulan dari jam 20.00 malam s/d 00.30 pagi.
2. dari jam 00.00 tengah malam bacalah “ilmu pengasih purnama sidhi” 115 x dihadapan baskom tersebut.
3- setelah jam 00.30 pagi maka air yang telah dijemur tadi campur dengan wewangian yang kita senangi atau dapat diganti dengan bunga-bunga bermacam warna, lalu air yang telah bercampur tadi dibuat mandi keramas harus habis sekali mandi. mandinya tidak boleh bugil atau telanjang.
4. setiap menggunakan ilmu ini dibaca 3x / 5x / 7x 1 (satu) napas lalu hembuskan kepada yang dituju. maka si dia akan terus mencari perhatian anda. kalau anda tidak melayani maka dia akan terus gelisah yang akhirnya menyampaikan isi hatinya.
5. Untuk melipat gandakan kekuatan, lakukan cara nomor 1, 2 dan 3 setiap tanggal 15 ( bulan purnama ) selama 5 bulan. Mohon jangan disalah gunakan untuk melakukan kejahatan, karena Anda sendiri yang akan menanggung akibatnya. Hati-hati dalam menggunakan ilmu ini, karena anda akan dimurkai Tuhan seandainya untuk menyakiti orang atau bukan untuk diperistri. 
Untuk lebih lengkapnya hubungi e-mail: http://ajian-pelet.blogspot.com
"Bismillahhirrohmanirrohim
Ono jagat Mangku Bumi
Ono Bumi Mangku Cahyo
Cahyoku koyo tanggal purnomo sidhi
Teko welas-teko asih jabang bayi umate Allah (sebut nama yang dimaksud)
Asih-asih-asih maring isun (sebut nama anda sendiri)
Asih soko kersaning Allah
Asih Berkat Lailahailallah Muhammaddurrosululloh."

Semoga bermanfaat untuk meraih cinta asmara anda.  http://ajian-pelet.blogspot.com

Ilmu Gaib Penolak Miskin

Kunci Ilmu Rizqi (Tolak Miskin)

http://ajian-pelet.blogspot.com/Tak sedikit orang yang telah bekerja keras, banting tulang, peras keringat siang malam untuk mencari nafkah, namun hasilnya ternyata tidak seperti yang diharapkan. Tetap saja serba kekurangan dan miskin. Bila punya usaha seperti berdagang pun tapi tidak untung, sering rugi, malah dijahili lawan bisnis dan berbagai jenis rintangan lainnya.

Tentu saja penyebabnya bisa bermacam-macam. Untuk mengatasinya kegagalan dalam bekerja dan berusaha (bisnis) adalah dengan cara mengevaluasi kembali usaha kita. Periksa dan tingkatkan ketrampilan (skill), pelajari tentang bisnis, marketing dan manajemen yang baik. Tentu saja tumbuhkan selalu rasa optimis. Dua unsur tersebut dapat meningkatkan prestasi kita dalam bekerja yang akhirnya dapat memperbesar peluang kesuksesan. Namun selain dua unsur sukses itu, ada lagi unsur sukses yang ketiga, yaitu DOA.
Karena percaya atau tidak, sesungguhnya rejeki memang ditangan Tuhan. DIA-lah yang sejatinya mengatur pembagian rejeki kepada seluruh makhlukNYA. Maka bila kita telah menyadari hal demikian, ada baiknya bila dalam kita mencari rejeki, bekerja, berusaha, selain dengan bekal ketrampilan, namun perlu juga diiringi dengan usaha batiniah dengan senantiasa berdoa kepada Tuhan.
Berikut ini Amalan Wirid Untuk Kerejekian Dan Kesuksesan. Bila diamalkan dengan ikhlas dan rutin (istiqomah) maka insyaAllah apapun bentuk usaha dan kerja kita akan lebih sukses. Amiin.
1. Berusahalah setiap malam sekitar jam 1 pagi mengerjakan sholat Hajat 2 ra’kaat. 2. Setelah selesai sholat kemudian bacalah wirid Asmaul Husnah berikut ini.
Untuk pembuka asmaul husna bacalah :
“Bismillahir rokhmanni rokhim alkhamdulillahi robillalamin, Allahu masallim waa salim waa barik alla sayyidinna mukhamadin waa alla alihi waa shohbihi aj’main” (1 kali)
Robigfirli dzunubi wali-wali daya. (3 kali)
War kham huma kama robayani shohiro Allahu magfirli mukminin wal mukminat wal muslimin wal muslimat warkhamni wa iya hum ina nasalluka…
Kemudian diteruskan membaca wirid asmaul husna ini sebanyak 1000 kali.
“Yaa Allaahu, Yaa Rozzaqu, Yaa Wahhabu”
(Wahai Allah, Dzat Yang Maha Pemberi Rizki dan Dzat Yang Maha banyak PemberianNya)
InsyaAllah orang yang rajin mengamalkannya, jalan hidupnya selalu terang, lancar, banyak rizki dan dijauhkan dari penghamburan harta.
SHALAWAT MEMPERBESAR RIZKI
Bila anda terasa berat untuk bangun malam karena suatu hal, bukan karena rasa malas. Berikut ini wirid kerejekian yang lain, dapat diamalkan lebih ringan yaitu cukup dibaca lima kali sehari. Waktu bebas, boleh dibaca 1 x setiap selesai sholat fardhu.
Bacaan dari wirid kerejekian berikut ini adalah Shalawat Nabi. Yang tentu saja selain, intinya adalah bershalawat untuk Nabi Muhammad SAW, bershalawat mempunyai faedah yang sangat banyak. Antara lain sebagai berikut:
* Dapat memperbesar rizki. * Mendatangkan segala kemudahan dari hajat / keinginan yang dibutuhkan. * Menghilangkan berbagai macam kesempitan.
Meskipun bacaan shalawat ini cukup pendek, tapi faedahnya sangat besar. Inilah shalawat yang dibaca:
“Allahuma shalli ‘alaa nuuril anwaar. Wa sirril asraar. Wa tiryaaqil aghyaar. Wa miftaahi baabil yasaar. Sayyidinaa Muhammadini muhtaar, wa aalihil ath haari wa ash haabihil akhyaar. ‘Adada ni”amillaahi wa ifdhaalih.”
InsyaAllah apabila setiap bentuk usaha kita selalu diiringi dengan DOA maka Tuhan akan memberi rizki kepada kita semua dengan MUDAH dan BERKAH.

UANG ASMA' (Hizb Raja Rupiah)

UANG ASMA' solusi tepat bagi anda yang kesulitan dalam menjalankan amalan diatas. Karena perbedaan keyakinan ataupun alasan-alasan lainnya.

UANG ASMA' bukanlah bentuk pesugihan sesat, bukan merupakan penggadaan uang, juga bukan uang balik. Uang asma adalah media spiritual untuk membantu memperlancar kesuksesan kita dalam mencari rejeki & nafkah. Apapun itu jenis dan bentuk pekerjaan anda: karyawan, pedagang, berbisnis atau yang lainnya. Prinsip kerjanya mirip seperti magnet; menarik uang, pengundang hoky (keberuntungan dan kesuksesan) agar mengalir menuju kepada yang membawanya.

UANG ASMA' berupa lembaran uang asli yang telah diberi doa-doa, sehingga memancarkan energi spiritual yang dapat berfungsi untuk menetralisir hawa sial dalam kerejekian anda. Akan membuka lebar-lebar pintu rejeki dari segala penjuru mata angin. Datangkan rejeki dari arah yang tidak diduga-duga. Bahkan dalam kondisi tertentu (terdesak), bisa terjadi adanya uang misterius yang masuk dalam dompet anda. Seakan-akan rejeki mengalir deras. Sehingga apapun usaha anda akan menjadi lebih sukses, omset meningkat, karir lancar dan jaya. Tentu saja semua itu semata-mata karena karunia Ilahi Yang Maha Kaya dan Maha Pemurah.

UANG ASMA' dapat dimiliki siapa saja, baik muslim dan nonmuslim. Cukup letakan dalam dompet atau tempat menyimpan uang lainnya. Tanpa perawatan khusus. Tanpa sesaji. Tanpa ada unsur khodam JIN. Tanpa pantangan. Tidak beresiko apapun baik kepada diri sendiri, orang lain ataupun anak cucu, karena bukan pesugihan sesat. Dapat difungsikan selamanya serta dapat diwariskan kepada anak cucu secara turun menurun.
http://ajian-pelet.blogspot.com

Ilmu Pemagaran Ghaib

Kunci Ilmu Pemagaran Ghaib (Tolak Balak)


http://ajian-pelet.blogspot.com/
Tanda suatu tempat tinggal (rumah, kantor, pekarangan dll) perlu diberi proteksi/pagar ghoib adalah bilamana tempat tersebut tidak nyaman untuk ditinggali. Disebabkan karena hawa didalam rumah terasa panas (bukan karena faktor cuaca). Hawa panas ini menandakan didalam rumah terdapat frekuensi setanoaktif (ada bangsa makhluk halus yang turut tinggal didalam rumah). Bila makhluk halus ini mengganggu penghuni rumah misal menampakan diri dengan wajah seram maka rumah harus segera diberi pagar ghoib.

Kedua, selain untuk melindungi rumah dan penghuninya dari gangguan makhluk halus, pagar ghoib juga dimaksudkan untuk menangkal kejahatan magis dari seseorang yang punya maksud buruk. Misal santet, tenung, gendam (sirep).

Ketiga, pemasangan pagar ghoib dimaksudkan untuk menjaga rumah dari niat jahat pencuri dan perampok. Daya pancar aura dari pagar ghoib yang telah dipasang akan membuyarkan niat jahat dari orang yang punya maksud buruk. Sehingga orang tersebut tidak jadi melaksanakan niat jahatnya.

Bila anda ingin memasang pagar ghoib di suatu tempat misalnya rumah, kebun, toko, dsb agar terhindar dari hal-hal yang buruk dan merugikan, maka ikutilah petunjuk Teknik Pemagaran Ghoib berikut ini.
A. Cara Pemasangan Pagar Ghoib Dengan Doa Khusus

Dari hadist yang bersumber dari Suhail dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: “Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya setan akan kabur dari rumah yang dibacakan surah Al-Baqarah” (H.R. Muslim dalam Nysafirrin, No.212).

Bila suatu rumah atau tempat telah terjadi gangguan dari JIN usil maka cara ini dilakukan minimal dalam 3 hari berturut-turut. Sampai memastikan tidak ada lagi gangguan dari makhluk halus tersebut.


B. Cara Pemasangan Pagar Ghoib Dengan Media Air Rajah

1. Pada permulaan bulan purnama, tulislah ayat suci berikut ini pada selembar kertas.
2. Kemudian rendam tulisan tersebut pada seember air.

3. Lalu percikan air ini di pojok-pojok rumah. Semoga dengan ikhtiar ini rumah aman dari gangguan makhluk halus.
C. Cara Pemasangan Pagar Ghoib Dengan Rajah Asma’
Tulis Rajah Sulaiman berikut ini pada selembar kertas, dan tempelkan diatas pintu masuk rumah anda:(Rajah Sulaiman)

Artinya : Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Aku serahkan urusanku kepada Allah. Semoga Allah menolak serangan orang-orang kafir itu. Allah amat besar kekuatan(Nya) dan amat keras siksa(Nya).”


4. Cara Pemasangan Pagar Ghoib Dengan Media Batu

Tentunya benda yang akan dijadikan sarana sebagai pagar ghoib harus diAsma’ atau diberi doa terlebih dahulu. Caranya sebagai berikut:

1. Sediakan batu biasa dan batu pengasah senjata tajam (ungkal).
2. Kedua batu tersebut lalu dibacakan Surat Al Fiil 40 x dan Surat Alam Nasyrah 40 x.
3. Setiap mendapat 10 kali bacaan lalu ditiupkan ke kedua batu tersebut.
4. Setelah selesai dibacakan 40 kali, cara pemakaiannya dua batu tersebut dipendam ditengah-tengah rumah.

InsyaAllah setiap pencuri atau orang yang bermaksud jahat yang ingin mengganggu rumah tersebut akan menjadi bingung. Jika menghadapi orang seperti itu jangan sekali-kali disakiti / digebuki. Temuilah dengan hati lapang serta nasehati jika perlu berilah makan. Insya Allah mereka akan sadar. http://ajian-pelet.blogspot.com

Misteri Dunia Supranatural

KAJIAN ILMU GHOIB MISTERI DUNIA SUPRANATURAL

Ketertarikan seseorang akan sesuatu yang berbau supranatural (ghaib) biasanya dikarenakan ghaib merupakan sesuatu yang menakjubkan, misterius, bikin penasaran, bisa melakukan ini-itu dengan mudah dan lain sebagainya. Sehingga banyak orang yang ingin mengetahui apa itu ghaib hingga mempelajari cara untuk mendayagunakan tenaga ghaib tersebut. Apapun tujuan anda mempelajarinya, kami tidak akan mencampurinya. Semoga saja mempunyai niat yang mulia. Amiin. Nah, cara untuk mempelajari sesuatu yang ghaib tersebut diistilahkan sebagai Ngelmu. Jadi istilah ngelmu dan ilmu berbeda. Istilah Ilmu digunakan untuk menjelaskan pengetahuan yang bersifat rasional, diterima akal seperti ilmu-ilmu yang dipelajari bangku sekolah.

Sedangkan istilah Nglemu dipakai untuk menjelaskan pengetahuan supranatural dan keghaiban. Dengan kata lain mendalami ngelmu akan syarat dengan nuansa ghaib. Berdasarkan pengalaman, yang bisa melihat dan menikmati daya kekuatan ghaib itu hanya orang-orang yang mengheningkan cipta (tapa). Menekan hawa nafsu dengan sarana olah batin, bertapa, meditasi, tafakur, olah napas, mengucap mantera, doa, wirid, lelaku, sesirih, puasa dll. Seperti halnya para pendekar, orang sakti dan paranormal bahkan nabi dan rasul. Hanya cara lelaku mereka berbeda-beda.

Dunia supranatural keghaiban tidak bisa ditelusuri hanya dengan bekal membaca atau sekedar mengetahui, namun harus dijalani atau dipraktekan. Orang Jawa mengistilahkan: “Ngelmu iku kelakon kanthi laku“. Artinya keajaiban ilmu supranatural itu dapat terlaksana dengan didasari lelaku (tirakat). Karena cara mempelajarinya berbeda dengan mempelajari ilmu rasional, tidak berdasarkan kekuatan otot dan otak (olah nalar) namun menggunakan rasa (olah rasa). Maka dunia supranatural sulit ditemukan kebenaran yang sejati. Segalanya masih terselubung misteri. Bersifat ghaib.

Dan akan semakin misterius lagi dengan ulah segolongan orang (paranormal) yang sengaja mengelola isu-isu dan memperalat tahayul-tahayul dan mitos, agar dunia supranatural tetap dalam kondisi misterius dan seolah mengandung keajaiban-keajaiban. Sehingga terkesan anggapan hanya dengan ilmu-ilmu ghaiblah, hanya dukun atau paranormallah, akhir dari segala solusi problematika kehidupan. Semakin banyak orang yang percaya dengan pernak-pernik Rata Tengahmitos dan tahayul itu, berarti semakin leluasa mereka membius para kliennya. Akhirnya semakin banyak keuntungan materi yang mereka dapat.

Sudah menjadi kewajiban bagi orang yang sudah mengerti untuk membimbing orang yang belum mengerti. Bukan malah ditutup-tutupi, direkayasa dan akhirnya dunia supranatural dikomersilkan, jadi komoditas dagang. Membuat dunia supranatural menjadi semakin gelap dan misterius saja.

Maka dari itu, semoga tulisan kami dalam blog ini bisa memperkaya pemahaman anda tentang supranatural dan sebagai bahan acuan untuk membongkar misteri dunia supranatural. http://ajian-pelet.blogspot.com

Definisi Ilmu Ghoib Dan Klenik

Definisi GHOIB dan KLENIK

Definisi GHOIB

Kajian Tentang Ilmu Ghoib

Ketika anda akan mempelajari ngelmu tentu syarat utama anda harus percaya dan yakin adanya unsur ghoib. Sesuatu yang tak selalu bisa dijangkau dengan panca indera dan akal, namun nyata adanya. Bahkan terkadang berlawanan dengan teori hukum alam fisik (materi). Ghoib bisa berarti samar = elok, mengungkapkan kejadian, suasana yang tidak bisa diterima oleh nalar. Tidak logis dan rasional. Berbicara tentang hal ghoib seakan-akan berbicara yang mengada-ada. Namun tetap harus dipercayai bahwa ghoib itu ada.

Manusia sendiri merupakan ciptaan yang terdiri dari 2 unsur, salah satunya berunsur ghoib. Yaitu selain jasad (fisik) juga ada Ruh, yang tidak bisa dilihat dengan mata, namun nyata keberadaannya sebagai lambang kehidupan manusia. Begitu juga dengan malaikat, jin, syetan beserta alam kehidupannya juga masuk dalam kategori ghoib. Adapula hal-hal atau kejadian yang ghoib yaitu kematian, akherat, surga, neraka, pembagian rejeki dan jodoh dsb. Saya tidak mengatakan Tuhan (Alloh swt) itu ghoib, karena tidak ada satupun dalam 99 Asma’-Nya yang menyebutnya Al Ghoib, yang ada hanya Al Batin untuk menggambarkan sifat “keghoibanNya”. Meski manusia berhasil membuka hijab keghoiban, namun bukan berarti bisa mengerti segalanya.

Ini berarti ghoib dibagi menjadi 2 macam. Yaitu:

1. Ghoib Idhofie, yaitu hal-hal atau kejadian yang tidak dapat dimengerti orang awam, tetapi oleh orang-orang tertentu yang telah mengerti rahasianya, seluk-beluknya, hal itu tidak ghoib bagi mereka. Umpamanya seperti kekuatan magnetisme, tenaga Inti / Tenaga Dalam, ilmu-ilmu kanuragan, terawangan (menembus alam Jin) dan lain-lain sebagainya.

2. Ghoib haqiqie, yaitu hal-hal atau kejadian yang tidak diketahui oleh makhluk, baik manusia, malaikat, ataupun Jin, jadi hanya Tuhan saja yang mengetahuinya. Umpamanya seperti kapan hari kiamat tiba, pembagian rejeki, jodoh, ajal, dan rahasia ketuhanan lainnya.

Ghoib Haqiqie inilah yang dimaksud dalam ayat Al-Quran berikut ini: “Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghoib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir bijipun dalam kegelapan bumi dan tidak (pula) sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauhul Makhfuzh)” (QS. Al An’am : 59) Hal ini perlu dipahami agar tidak salah kaprah nantinya dalam mensikapi tentang hal-hal yang ghoib.

Definisi KLENIK

Kajian Tentang Ilmu KlenikSekarang ini kehidupan serba mekanis, rasional, dan disebut sebagai jamannya teknologi. Sehingga rasanya menjadi manusia kuno bila masih mengamalkan doa dan mantra. Dan sebagian orang lainnya menganggap sebagai suatu kemunduran bila masih mengamalkan ilmu-ilmu spiritual, mistik, aji-mantra dan sejenisnya.
Padahal, sesungguhnya apa yang disebut sebagai ilmu-ilmu spiritual, ghoib dan aji mantra tidak akan lekang oleh jaman. Ia abadi sampai kapanpun. Dan mempelajari, memahami hal-hal yang bersifat kerohanian & spiritual tidaklah bermakna klenik.
“Orang yang mengatakan klenik itu khan orang yang belum mengerti dan tidak mau belajar” mengutip kata mendiang Ki Hudoyo Doyodipuro, Occ (Paraspikolog & ahli Horoskop Jawa).
Sebenarnya apakah ilmu klenik itu?
Achmad Chodjim, seorang praktisi spiritual berpendapat, Klenik bukan hasil “othak-athik mathuk” (bukan sesuatu yang dikarang-karang lalu cocok) masuk logika. Sesuai nalar. Klenik tidak demikian! Selama ini, anggapan orang tentang klenik itu salah kaprah. Suatu kesalahan tetapi sudah dianggap sebagai hal yang lazim, yang tidak dipandang salah lagi.
Kata “klenik” ada didalam kultur Jawa, ada didalam bahasa Jawa. Arti yang sebenarnya adalah sesuatu yang tersembunyi. Hal yang dirasahasiakan untuk umum. Dalam kultur Jawa ada ilmu yang disebut ilmu tua. Yaitu, ilmu yang diajarkan kepada mereka yang sudah matang dalam kesadarannya. Hal ini dimaksudkan agar tidak disalahgunakan, atau disalahartikan. Ilmu yang demikian ini adalah klenik.
Tiga Macam Ilmu
Dalam budaya Jawa dikenal ada tiga macam ilmu. Yaitu ilmu katon, ilmu karang, dan ilmu klenik.
Ilmu katon adalah pengetahuan yang diperoleh dari hasil persepsi panca indera. Katon artinya dapat dilihat. Visible. Berbagai macam pengetahuan teknik seperti teknik membuat rumah, teknik bertani, teknik permesinan, teknik kelistrikan, teknik elektronika dan lain-lainnya ada dalam lingkup ilmu katon.
Dalam kategori 3 macam ilmu ini, Ilmu karang termasuk istilah yang kurang beruntung. Kenapa demikian? Karena sebagian orang menganggap bahwa ilmu karang itu tergolong ilmu yang menyesatkan. Pandangan sesat ini terjadi karena ilmu karang dipandang sebagai hasil mengarang saja. Sehingga ilmu sihir, santet dan lain-lainnya itu dimasukan dalam wilayah ilmu karang.
Padahal, ilmu karang itu merupakan hasil karya dari pengarangan. Simbol dan namanya dikarang, karena sebelumnya tidak ada. Contohnya adalah ilmu-ilmu seperti matematika, bahasa, fisika dan lain-lainnya dikategorikan dalam ilmu karang. Simbol tambah (+), simbol kurang (-), bagi, kali dan lain-lainnya yang ada di matematika itu hasil karangan yang akhirnya disepakati oleh pihak-pihak (para ahli) yang berhubungan dengan matematika. Sebelum ada matematika (ilmu hitung, aljabar dan sejenisnya), ya tidak ada lambang-lambangnya. Harus dikarang dulu lambangnya dan disampaikan kepada orang lain.
Lalu apa ilmu klenik itu? Ilmu Klenik adalah Pengetahuan yang menjelaskan hal-hal yang gaib. Hal-hal yang bersifat tersembunyi. Wilayah misteri. Salah satu ilmu atau pengetahuan yang ada diwilayah klenik adalah agama. Banyak hal dalam agama yang tidak dapat diuji kebenarannya (diverifikasi). Kebenarannya hanya bisa dimengerti oleh mereka yang menempuh ilmu makrifat. Bagi orang awam kebenaran agama cukup diyakini. Ini klenik namanya! Namun jangan salah terima, ini tidak berarti agama menyesatkan orang. Tidak demikian. Hal-hal yang bersifat klenik pun dimaksudkan untuk kesejahteraan manusia. Bukan untuk mendorong manusia ke dunia gelap. Banyak orang yang salah anggapan. Klenik disamakan dengan upaya mengarang agar cocok hasilnya.

Orang yang menganggap klenik sebagai “othak-athik gathuk”, maka ia dapat disamakan dengan Marx yang menganggap agama sebagai candu. Sungguh naif apabila kita tidak memahami suatu ilmu, lalu ilmu itu kita golongkan ke dalam tahayul atau klenik yang selama ini dipahami oleh banyak orang, yaitu “othak-athik gathuk” http://ajian-pelet.blogspot.com

Perpaduan Ilmu Hitam Dan Ilmu Putih

Kunci Ilmu Putih Dan Ilmu Hitam

Antara Ilmu Hitam dan Ilmu Putih
Ilmu Hitam jelas berbeda dengan ilmu putih. Ia tidak bisa disekutukan lalu menjadi abu-abu, seperti cat tembok. Antara ilmu hitam dan ilmu putih lebih menyerupai papan catur. Bisa berdampingan tetapi sesungguhnya berlawanan.
Ilmu hitam dan ilmu Putih mempunyai perwatakan yang berbeda. Ilmu hitam cenderung merugikan, sedangkan putih membahagiakan.

Lelaku
Persyaratan ilmu hitam sangat akrab dengan dunia kematian. Untuk mendapatkan kesaktian, seorang pelaku ilmu hitam akan melakukan tapa brata di tempat angker atau kuburan dan bersekutu dengan makhluk gaib sang penunggu tempat angker tersebut.
Para memuja Bethari Durga (Ilmu Leak), konon akan berubah menjadi bola api, dan terbang menembus gelapnya malam untuk mencari mangsa, yaitu berupa darah segar dari tubuh bayi yang baru lahir.
Para pemburu Pesugihan, akan memberikan tumbal nyawa kepada setan yang dimintai kekayaan. Tumbal bisa berupa binatang ternak, atau nyawa manusia.
Seorang pencuri akan mengambil tanah kuburan agar berhasil sukses melakukan pencurian. Tanah kuburan tersebut berfungsi sebagai prasarana ajian sirep. Tuah ajian sirep dapat melelapkan seluruh penghuni rumah, sehingga pencuri bisa bergerak leluasa.
Upacara ritual ilmu hitam biasanya juga diselubungi kengerian sebagaimana persyaratannya. Tidak hanya sekedar doa dan mantra, namun juga harus dilengkapi dengan candu, opium, atau minuman berakhohol tinggi. Tak jarang pula diperlukan kucuran darah manusia. Bisa darahnya sendiri, bisa pula darah orang lain yang jadi korban.
Sungguh berbeda dengan ilmu putih. Ritual dapat dilakukan dimana saja asalkan ditempat yang bersih dan suci. Persyaratannya mudah dicari, seperti air putih, garam, kembang (bunga), wewangian (minyak wangi, dupa, kemenyan) dll. Dan syarat itupun tak mutlak harus ada. Jika punya ya disertakan, kalau tidak ada pun ilmu putih tetap bisa bekerja. Karena intinya terdapat pada rapal mantera, sebagai bentuk permohonan kepada Yang Maha Pencipta. Dalam ilmu putih memang masih menyisakan ruang bagi Tuhan.
Ilmu Hitam Tidak Abadi
Ilmu gendam merupakan bagian kekayaan dari ilmu hitam. Salah satu jenisnya sering dipraktekan dijalanan, dipasar, diterminal atau tempat keramaian lainnya. Ilmu gendam mengacaukan mekanisme kesadaran sang korban. Sehingga korban tidak menolak jika diminta, tidak marah walau ditipu.
Namun ilmu hitam tidak abadi, dalam jangka waktu dan jarak tertentu efeknya akan hilang. Sang korban akan kembali sadar ketika pelaku ilmu gendam telah pergi jauh. Jin yang menempati tubuh sang korban akan “oncat” dari tubuh korban. Untuk kembali mengikuti pemilik ilmu gendam setelah waktu tertentu atau jarak radius tertentu. Ilmu Pelet juga sama seperti ilmu gendam dan sirep.
Ajian sirep Begananda yang diamalkan oleh para pencuri juga begitu. Efek sirepnya hanya bekerja sampai sebelum fajar menyingsing. ”…sakdurunge ana handarageno soko wetan”. Sebelum ada Matahari (terbit) dari timur. Perhatikan juga rapal Mantera Ajian Sirep Megananda ini: “…aja tangi yen durung ana geni saka langit pitu,” Jangan bangun sebelum ada api dari langit tujuh (matahari).
Ilmu santet dan tenung, akan berakhir ketika setan yang menempati tubuh sang korban, telah pergi (balik) atau telah dibinasakan.
Karakter ilmu dan Manusia
Ilmu kebathinan (Hitam atau Putih) akan mempengaruhi tingkah laku dan watak seseorang. Karena ilmu juga memiliki perwatakan, bersemayam pada diri manusia dengan perwatakan sama. Perwatakan yang berbeda tidak bisa dipaksakan menempati ruang jiwa yang sama. Artinya seseorang yang berwatak jahat, culas, licik akan bersekutu dengan kekuatan ilmu hitam. Watak kesatria akan memilih aliran putih.
Orang berwatak jahat hanya bisa minta tolong kepada dukun aliran hitam untuk mengatasi masalah yang sedang dihadapinya. Jika memaksakan diri untuk ditolong oleh dukun aliran putih, niscaya cuma akan memperoleh nasehat-nasehat moral.
Karena pemilik ilmu putih cenderung berkata jujur, pembela kebenaran yang sejati, tidak mau menyimpang dari jalan kebenaran dan menempuh cara-cara yang sesuai dengan kebenaran dalam mengatasi masalah.
Bila melakukan penyimpangan niscaya ilmu putihnya akan hilang. Atau akan terjadi pertentangan didalam batin yang akan membuat dirinya stress dan akhirnya jadi gila. Tidak akan berakhir sebelum melepas ilmu gaibnya. Saya pribadi pernah mengalaminya. Oleh karena itu saya bisa memetik hikmah dan mengerti.
Mitos orang berilmu hitam tapi berperilaku baik, bakal mengubah ilmunya menjadi putih atau sebaliknya, adalah lelucon ringan di kalangan dunia kebatinan. Rumusan ngawur seperti itu, tidak ada dalam kamus alam ghaib. Hitam tetap hitam. Putih jadi putih. http://ajian-pelet.blogspot.com