Pelet Bulu Perindu 
Bulu Perindu Asli Kalimantan

Di dalam blog ini akan saya jelaskan tentang khasiat dari Bulu Perindu yang melegenda yang khasiat utamanya adalah sebagai media pengasihan atau pemikat lawan jenis, baik Pria ataupun Wanita. Bulu perindu dapat mengatasi Solusi asmara anda yang kandas, pacar diambil orang, cinta bertepuk sebelah tangan, dan semua yang berhubungan dengan asmara. 

Ciri - ciri keaslian
Jika ditetesi / dibasahi air dan diletakkan di atas lantai atau sehelai kertas, maka secara menakjubkan Bulu Perindu tersebut akan menggeliat - geliat laksana seekor cacing. Sepasang Bulu Perindu jika didekatkan / dipertemukan ujung - ujungnya, secara ajaib akan berangsur - angsur saling mendekat dan melilit.

Testing Video Keaslian Bulu Perindu Kami


jika anda ada target khusus, saya sarankan anda mengirimkan data ke whatsaap seperti nama panggilan anda dan pasangan. Foto masing-masing anda dan pasangan anda dengan syarat wajah masing-masing harus jelas agar saya mudah mengerjakannya dan cepat hasilnya, boleh foto sendiri atau berdua dengan pasangan anda.

mahar tingkat satu 350.000 sudah ongkos kirim
khasiatnya antara lain.. pengasihan, pemikat lawan jenis, penarik simpati, disenangi atasan bawahan, pelaris usaha, pelet, cepat dapat jodoh, mengembalikan pasangan yang selingkuh, cocok untuk pria dan wanita.

mahar tingkat Dua 550.000 ribu sudah ongkos kirim
Khusus yang tingkat dua perbedaanya dengan tingkat satu adalah khusus bagi yang sudah berumah tangga atau sudah menikah, mengapa demikian karena power atau bulu perindu tingkat 2 mempunyai power 2x lebih besar dari tingkat 1 karena untuk orang yang sudah menikah rata-rata mempunyai aura yang sudah melemah karena faktor energi cakranya yang meredup akibat sudah seringnya berhubungan badan, jadi dibutuhkan kekuatan ekstra untuk
menggunakan bulu perindu ini.
kekuatan bulu perindu tingkat 2 ini difokuskan untuk mengembalikan pasangan yang selingkuh/pergi dengan laki-laki lain atau sudah tidak cinta lagi
khasiatnya antara lain..
pengasihan, pemikat lawan jenis, penarik simpati, disenangi atasan bawahan, pelaris usaha, pelet, cepat dapat jodoh, mengembalikan pasangan yang selingkuh, cocok untuk pria dan wanita tanpa ritual, puasa dan tanpa pantangan juga bisa di wariskan ke Anak Cucu.

Penjelasan cara pakai :  Untuk hasil dan manfaat 2 hari pakai sudah terasa hasilnya, Anda cukup simpan dalam dompet sesuai niat, karena sudah saya persiapkan sesuai untuk kebutuhan anda, dan juga panduan cara pakai untuk keluhan anda juga lengkap saya kirim via jne atau pos kilat untuk cara pakai minyak cukup oles ke bagian tubuh anda, dimana aja sesuai niat dan tujuan anda, dan saya  lengkapi juga  dengan cara pakai jarak jauh tanpa harus bertemu target anda. Sangat aman tidak ada pantangan atau efek samping dan perawatan khusus.

mahar Minyak Bulu Perindu 650.000 ribu sudah ongkos kirim

Mahar Bulu peirndu tingkat 3 khusus minyak dan sepasang bulu perindu ini dipadukan dengan kekuatan minyak bulu perindu itu sendiri jadi dengan kata lain kekuatannya akan semakin sempurna untuk anda gunakan, khusus untuk minyak bulu perindu ini energinya lebih difokuskan untuk mengembalikan pasangan anda yang sudah berpaling dari anda dan pergi meninggalkan anda/selingkuh ke orang lain.

jika anda ingin datang ke Padepokan  kami yang berada di Jl bakaran batu no 182 lubuk pakam kota (sumut). untuk pengiriman atau pemaharan luar kota media bisa kami kirim ke alamat anda menggunakan jasa jne, pos, jnt dan tiki lama sampai tergantung lokasi tujuan anda untuk kota² besar biasa pengiriman hanya 2 hari saja sampai.

"Disclaimer : Hasil dan manfaat media bulu perindu dan minyak bulu perindu ini akan di jamin hasilnya jika niat dan tujuan anda menggunakannya dengan baik tanpa ada unsur untuk merugikan pasangan anda"

"Bagi Para Pria dan wanita Yang Ingin Berhasil Dalam Mengatasi masalah asmara, jodoh, perselingkuhan, agar di sayang atasan dan juga pelaris usaha, Bisa Menggunakan Bulu Perindu Ini Sebagai Solusi"

setelah transfer Mahar harap konfirmasi sms ke no 0896-6922-9050  sertakan juga no hp dan alamat lengkap saudara untuk memudah kan pengirimam bulu perindu dan Minyak bulu perindu dan tata cara penggunaanya akan di kirim melalui JASA JNE,TIKI DAN POS.

NB: untuk pemohon agar terlebih dahulu mengirimkan pesan WA atau email bulusukmapemungkas@gmail.com dan jika ingin kontak langsung hub atau sms ke no saya.
 
TESTIMONI DARI WA





 

 

 

S








Bukti pengiriman JNE dan Pos Indonesia

Konsultasi Klik di bawah ini



Whatsapp 0896-6922-9050

MAHAR MINYAK BULU PEERINDU |MAHAR PELET MANTRA  |MAHAR PELET FOTO | | MAHAR PELET SEMAR MESEM | MAHAR PUTER GILING|MAHAR PELET TEMPE|TLP/SMS/WA: 0896-6922-9050 

Note: Jika 2 kali panggilan telepon tidak diangkat harap maklum berarti kami sedang sibuk, Silahkan tinggalkan pesan.

Ajian Hizib Mansubil Mahabbah


HIZIB MANSUBIL MAHABBAH

hizib Mansubil Mahabbah (pelet)pengamal hizib ini tidak memerlukan puasa dan amalannya cukup diwirid selama tiga hari berturut-turut. Dan kalau belum ada reaksi, dilanjutkan sampai tujuh hari.klo ga da reaksi jg tongkrongin BMW ja depan dia heheheh
lakunya :
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمْ بِسْمِ اللهِ طَرِيْقُ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ يَحْرُسُنِىْ مِنْ كُلِّ شَيْئٍ يَلْسِمُنِىْ آيَةُ اْلكُرْسِيْ تُرْسِيْ سَيْفِيْ حَسْبِيَ اللهُ تَحَصَّنْتُ يس تَوَكَّلْتُ عَلىَ اللهِ فَعْشِيلْ شََلُوْحِيَا اَشْلِيْحُوْطَ شَلْخُوْطَ وَخَشَعَتِ اْلاَصْوَاتُ لِلرَّحْمَنِ فَلاَ تَسْمَعُ اِلاَّ هَمْشًا ياَطَيْطُوْلٍ اُحْبُبْ عَنِّى شَرَّالْجِنِّ وَاْلاِِنْسِ بِحُرْمَةِ مَنْ يَقُوْلُ لِشَيْئٍ كُنْ فَيَكُوْنُ بِسِرِّ سِرِّكَ الْمَصُوْنِ وَعِلْمِكَ اْلمَكْنُوْنِ وَمَا فِيْ حُكْمِكَ اْلمَحْزُوْنِ عَنِ اْلعُيُوْنْ سَخِّرْلِىْ قَلْبَ…… بِنْتِ ….. وَكُلَّ حَاجَتِىْ يَامَنْ لاَيُعْجِزُهُ شَيْئٌ سَخِّرْلِىْ كُلَّ شَيْئٍ اَقْسَمْتُ عَلَيْكُمْ بِمَا دَعَا اللهِ بِهِ عَلَى السَّمَوَاتِ وَاْلاََرَاضِيْنَ فَقَالَتَا اَتَيْنَا طَائِعِيْنَ وَاِنَّهُ لَقَسَمٌ لَوْتَعْلَمُوْنَ عَظِيْمٌ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ.
BISMILLAAHIRROHMAANIRROHIIM. BISMILLAAHI THORIIQUR-ROHMAANIRROHIIMI YAHRUSUNII MIN KULLI SYAIIN YALSIMUNII AYATUL KURSY TURSI SAIFII HASBIYALLAAHU TAHASH-SHONTU YAASIIN TAWAKKALTU ALALLAAH FA’SYIILUN SYALUUHIYAA ASYLIIHUUTHO SYALKHUUTHO WAKHOSYA’ATIL ASHWAATU LIRROHMAANI FALAA TASMAU’ ILLAA HAMSYAN YAA THOETUULIN UHJUB ‘ANNII SYARROL JINNI WAL INSI BIHURMATI MAN YAQUULU LISYAIIN KUN FAYAKUUNU BISIRRI SIRRIKAL MUSHWANI WAL ‘ILMIKA MAKNUUNI WAMAAFII HUKMIKA ALMAHZUUNI ‘ANIL ‘UYUUNI SAKHIRLII QOLBA……….BINTI……… WAKULLA HAAJATII YAAMAN LAAYU’JIZUHU SYAIUN SAKHIRLII KULLA SYAIIN AQSAMTU ‘ALAIKUM BIMAA DA’ALLAAHU BIHII ‘ALAS SAMAAWAATI WAL AROODHIINA FAQAA LATAA ATAINAA THOO-I‘IINA WAINNAHU LAQOSAMUN LAUTA’LAMUUNA ‘ADZIIMUN SHOLALLAAHU ‘ALAA MUHAMMADIN WA ALAA ALIHI WASHOHBIHI WASSALAM
Artinya :
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dengan menyebut nama Allah yang menjalankan rasa kasih sayang. Jagalah diri Saya dari tiap tiap sesuatu yang mengikat. Ayat Qursy menjadi perisai diriku. Pedangku adalah pertolongan Allah. Aku jagakan diri kepada Yaasiin. Dan aku pasrahkan diri kepada Allah. Faksin Sahilin Aslihuto Salhuto. Dan suaraku penahluk rasa kasih sayang. Maka janganlah kau dengar kecuali dengan menggigit yaa Toitulin. Lindungilah aku dari kejahatan jin dan manusia. Dengan kemuliaan Dzat yang berkata kepada sesuatu jadilah maka terjadilah. Dan dengan kelembutan kelembutan Engkau yang bagaikan suara seruling. Dan dengan ilmu ilmu Engkau yang hebat. Dan kebijaksanaan Engkau yang susah untuk dilihat. Tahlukkan kepada Saya hatinya………binti…….Dan setiap tiap cita citaku Hai Dzat yang mengalahkan ( melemahkan ) sesuatu. Tahlukkanlah kepada Saya tiap tiap sesuatu. Saya bersumpah kepada kalian dengan sesuatu yang telah Saya minta kepada Allah apa yang ada dilangit dan apa yang ada di bumi. Maka Allah berkata berikanlah apa yang aku cita citakan. Sesungguhnya semua ini adalah sebagai sumpah supaya kamu mengerti Allah yang Maha Agung. Semoga melimpahkan sholawat dan salam kepada Muhammad dan kepada keluarganya dan kepada sahabatnya.
Kegunaannya :
Untuk pelet.
Cara mengamalkannya :
- Tidak usah dipuasai amalannya cukup diwirid saja selama 3 hari atau 7 hari. Dan bagi siapa yang akan dituju cukup dipanggil namanya.
- Selama mengamalkan pada tengah malam Anda shalat Taubat, shalat Hajat Khusus, dilanjutkan silsilah kepada :
اِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ اْلمُصْطَفَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اْلفَاتِحَةْ……..
- ILAA HADROTIN NABIYYIL MUSHTHOFAA MUHAMMAD SHOLALLAAHU ‘ALAIHI WASSALAM AL FATIHAH…….
خُصُوْصًا اِلىَ حَضَرَةِ الشَّيخْ عَبْدُ اْلقَادِرْ اَلْجَْيلاَنِى َرضِيَ اللهُ عَنْهُمُ اْلفَاتِحَةْ…….
- KHUSHU-SHON ILAA HADROTISY-SYAIKH ABDUL QODIR ZAELANI RODIYALLAAHU ANHUM AL FATIHAH………
ثُمَّ اِلىَ حَضْرَةِ الشَّيخْ حَبِيبْ اَحْمَدْ عَلْوِى اَلْفَاتِحَةْ…….
- TSUMMA ILAA HADROTISY-SYAIKH HABIB AHMAD ALWI AL FATIHAH…….
ثُمَّ اِلَى حَضْرَةِ مَنْ اَجَازَنِى وَمُجِيْزَتِى اَلْفَاتِحَةْ…….
- TSUMMA ILAA HADROTI MAN AJAAZANI WA MUJIZATI AL FATIHAH…….
dan membaca amalannya sebanyak 41 x.
- Selama mengamalkan setelah selesai shalat lima waktu amalannya di baca sebanyak 3 x saja secara istiqomah.

Ajian Hizib Magrobi


HIZIB MAGROBI VERSI CIREBON

”Hizb Maghrobi Cirebon (syeh magelung sakti)”

HANYA SEBAGAI TAMBAHAN KAWRUH DAN PENGETAHUAN. TIDAK  UNTUK DIIJAZAHKAN.

Tatalaku pengamalannya dimulai dari Pengijasahan serta Pengisian.

Tawassul/kirim alfatiha kpd sbb :
- Nabi Muhammad SAW & keluarga
- Khollafaur rasyidin: abu bakar, umar, utsan dan ali ra.
- Malaikat muqorobin qoribiun: jibril, izroil, isrofil, mikail
- Nabi khidir AS Balya bin malkan.
- Syeh abdul qodir jaelani
- Syeh buju tumpeng pamekasan madura
- Syeh Syarif hidayatullah Sunan GN Jati cirebon
- Pangeran cakrabuana mbah kuwu sangkan cirebon
- Syeh magelung sakti
- Man ajazzani

Doa pembuka/penutup
Bismillahirohmanirrohim

TK1: BALYAKHAN BALYAKHIN BARNABAL BARNABIL QUWWAH,
TK2: MALKHAN MALKHIN MAYAKHAL MAYAKHIL QUWWAH,
TK3: JABALAL JABALIL KAF KAF QUWWAH,

TAMBAHAN UNTUK HIZIB MAGROBI VERSI CIREBON

Oleh Haji Ahmad (wanl@hotmail.com)

TK 4. BARNAKHIL BARNAKHIL BARNULUHUM BARNULUHUM QUWWAH

Versi Cirebon ada 7 tingkatan. Ana cuma ada 4 saja. Silahah tambah kalau yang sudah punya….,.

TAMBAHAN UNTUK HIZIB MAGROBI VERSI CIREBON

Oleh: <gumilang.xxx@gmail.com>

@ ilahadroti nabiyil mustofa muhamadin saw.alfateha @ ilahadroti nabiyulloh khidir balya bin malkan.alfateha
@ ilahadroti sulthon auliya syeh abdul qodir jaelani waliyulloh.alfateha
@ ilahadroti syarif hidayatulloh sunan gunung jati cirebon.alfateha
@ ilahadroti umi…(nama ibu) wa abi…(nama bapak).alfateha
AMALAN UTAMA:
1. BALYAKHAN BALYAKHIN
BARNABAL BARNABIL QUWWAH. 1000kali
2. MALKHAN MALKHIN
MAYAKHAL MAYAKHIL QUWWAH. 1000kali
3. JABALAL JABALIL
KAF KAF QUWWAH. 1000kali
4. BARNAKHIL BARNAKHIL
BARNULUHUM BARNULUHUM QUWWAH. 1000kali

5. KUN BALYAKHAN

KUN BALYAKHIN

KUN QUWWATAH

KUN QUWAATIH. 1000kali

cara menggunakan:
tahan napas baca amalan 7x,terserah tingkat keberapa juga,hentakkan tangan kedepan sekuat tenaga.
WASSALAM

Ajian Hizib Matin


HIZIB MATIIN

ASSALAMUALAIKUM. Saya ingin berbagi ilmu yg saya miliki sebagai penambah wawasan dan pembendaharaan ilmu kita,, semata-mata menambah ridho alloh atas ilmu2 nyang penuh rahmatbagi sadulur2 semua dan keluarga besar KWA.
BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM.
A’UDZUBILLAHI MINASY SYAITHONIR ROJIM.LA YUHIBBULLAHUL JAHRO BISSU-I MINAL QOULI ILLA MAN ZHULIM.WA KANALLAHU SAMI’AN ‘ALIMA.(HAA-MIIM 7 X) HUMMAL AMRU WAJA-ANNASHRU FA’ALAINA LA YUNSHORUN.HAA MIIM AIIN SIIN QOOF HIMAYATUNA MIMMA NAKHOFU KAM MIN FIATIN QOLILATIN GHOLABAT FIATAN KATSIROTAN BI IDZNILLAH NAS-ALUKA BIHAQQI WAQUL JA-AL HAQQU WA ZAHAQOL BATHILU INNAL BATHILA KANA ZAHUQO.QOLA MUSA MA JI’TUM BIHISSIHRU.INNALLAHA SAYUBTHILUHU INNALLAHA LA YUSHLIHU ‘AMALAL MUFSIDIN (YA ALLAH 3 X) (YA QOHHAR 3 X) (YA JABBAR 3 X) INNAKA ‘ALA KULLI SYAY-IN QODIR.ALLAHUMMA INNA NAS-ALUKA WANASTAHFIZHUKA WANASTAUDI’UKA ADYANANA WA ABDANANA WA ANFUSANA WA AMWALANA WA AHLANA WA AULADANA WA KULLA SYAY-IN A’THOITANA.ALLAHUMMAJ’ALNA WA IYYAHUM FI KANAFIKA WA AMANIKA WA ‘IYADZIKA WA JIWARIKA MIN KULLI SYAITHONIM MARID WA JABBARIN ‘ANID,WA DZI ‘AININ WA DZI BAGHYIN WA DZI HASADIN WA DZI SIHRIN WAMIN SYARRI KULLI DZI SYARRIN INNAKA ‘ALA KULLI SYAY-IN QODIR.(ALLAHUMMA JAMMILNA BIL ‘AFIYATI WASSALAMAH 3X) ALLAHUMMAHFAZHNA WA IYYAHUM MIN SYARRI KULLI DZI SYARRIN WAMIN KULLI MAY YURIDUNI BISU-IN.ALLAHUMMA SADDA ‘ANHUM MASALIKAHUM WATHBA’ ‘ALA QULUBIHIM WA SAM’IHIM WA ABSHORIHIM WAKHFINI ‘ANHUM INNAKA TAF’ALU MA TASYA-U TURID.YA ALLAH ISTAJIB LANA BIHAQQISMIKAL KARIMIL ‘AZHIMI WABIHAQQI KALIMATILLAHIT TAMMATI WABIHAQQI SAYYIDINA MUHAMMADIN SHOLLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM WALA HAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAHIL ‘ALIYYIL ‘AZHIM.ALLAHUMMAHJUBNI MIN JAMI’I ASHNAFIL JINNI WA ANWA’IHA WA AJNASIHA BIKALIMATIT TAMMATIL MUBAROKATI WABISMIKAL ‘AZHIMIL A’ZHOMIL MUBAJJALIL MU’AZH-ZHOMIL MUKARROMI HIJABAN MANI’AN SAQFUHU MIDADU NURISMIKAL HAYYIL QOYYUMI HITHONUHU SALAMUN QOULAM MIRROBBIR ROHIM.DA-IROTUHU LAHU MU’AQQIBATUM MIM BAINI YADAIHI WA MIN KHOLFIHI YAHFAZHUNAHU MIN AMRILLAH.WALLAHU MIW WARO-IHIM MUHITHUM BAL HUWA QUR-ANUM MAJIDUN FI LAUHIM MAHFUZH.ALLAHUMMAHFAZHNI MIN FAUQI WAMIN TAHTI WAMIN AMAMI WAMIN KHOLFI WA ‘AN YAMINI WA ‘AN SYIMALI BIMA HAFIZHTA BIHIDZ DZIKRO INNAKA ‘ALA KULLI SYAY-IN QODIR.WABIL IJABATI JADIR.WASHOLLAHU ‘ALA SAYYIDINA MUHAMMADIN WA ‘ALA ALIHI WA SHOHBIHI WASALLAM.
Khasiat hizib ini untuk mengusir dan menaklukkan syetan atau jin yg masuk pada manusia.
Caranya : di bacakan pada orang yg kemasukan atau kesurupan itu atau di bacakan pada air yg bersih kemudian di minumkan dan di usapkan pada mukanya orang itu.insya allah,syetan dan jin itu akan menyingkir dan takluk.atau hizib ini untuk menjaga diri supaya tidak kena oleh teluh atau guna-guna dan sihir serta untuk menolak santet atau berbagai macam senjata musuh zhohir bathin.dan di jaga dari semua kejahatan makhluk,itu semua juga tidak akan mempan dan akan kembali pada dirinya sendiri.atau hizib ini di bacakan pada anak yg suka menangis karena kesandingan jin atau syetan,insya allah akan sembuh.dan untuk mengobati semua penyakit serta untuk menghasilkan semua urusan dunia akhirat.

Ajian Hizib Nasyri

HIZIB NASYRI

Ass wr wb..Salam hormat & salim ta’zim to para sesepuh.. Salam kenal & pesaudaraan to sedulurku semuanya.. Bismillaahirrahmaanirrahiim dengan ikhlas & mengharap ridha Allah SWT saya ijazahkan HIZIB NASYRI kepada para sedulur di KWA.
Bismillaahirrahmaanirrahiim
ALLAAHUMMA BISATHWATI JABARUUTI QAHRIKA WABISUR’ATIL IGHATSATI NASHRIKA WABIGHAYRATIKA LINTIHAAKI HURUUMATIKA WABIHIMAAYATIKA LIMANIHTAMAA BIAAYATIKA NAS-ALUKA YAA ALLAAH YAA SAMII’U YAA MUJIIBU YAA SARII’U YAA MUNTAQIMU YAA SADIIDALBATHSYI YAA JABAR YAA QAHAR YAA MAN LAAYU’JIZUHU QAHRUL JABAABIRATI WALAAYU’ZHAMU ‘ALAYHI HALAAKUL MUTAMIRRADATA MINALMULUUKI WAL-AKAASIRATA ANTAJ’ALA KAYDA MIN KAADANII FII NAHRIHI WAMAKRAMAN MAKARABII ‘AAIDAN ‘ALAYHI WAHUFRATAN MAN HAFARALII WAAQI’AN FIIHAA WA MAN NASHABALII SYABAKATAL HIDAA’IJ’ALHU YAA SAYYIDII MUSAAQAN ILAYHAA WAMUSHAADAN FIIHAA WA ASIIRAN LADAYHAA ALLAAHUMMA BIHAQQI KAF HA YA ‘AIN SHAD IKFINAA HUMMAL’IDAA
WALAQIHUMMURRADA WAJ’ALHUM LIKULLI HABIIBIN FIDAA WASALLITH ‘ALAYHIM ‘AAJILANNIQMATI FILYAWMI WALGHIDAA ALLAAHUMMA BADID SYAMLAHUM ALLAAHUMMA FARIQ JAM’AHUM ALLAAHUMMAQLIL ‘ADADAHUM ALLAAHUMMAJ’ALIDDAAIRATI ‘ALAYHIM ALLAAHUMMA AWSHILIL ‘ADZAABA ILAYHIM {‘alaa fulan bin fulan (jika ditujukan keseseorang ganti dengan nama orang yang dituju BIN bapaknya)}
ALLAAHUMMAKHRIJHUM ‘ANDAAIRATI WASLUBUHUM MADAADAL IMHAALI WAGHULLA AYDIIHIM WARBUTH ‘ALAA QULUUBUHUM WA LAA TUBALLIGHIHUMMUL AMALI {ALLAAHUMMA MAZIQHUM KULLA MUMAZZAQIN MAZAQTAHU MIN A’DAAIKA INTISHAARAN LIANBIYAAIKA WARASUULIKA WA AWLIYAAIKA (tahan nafas) (ALLAAHUMMANTASHIRLANANTISHAARAKA LIAHBAABIKA ‘ALAA A’DAAIKA 3x) (ALLAAHUMMA LAA TUMAKKINIL A’DAA-AFIINAA WA LAA TUSALLITHHUM ‘ALAYNAA BIDZUNUUBINAA 3x) (HAAA MIIM 7x) ISTAJALABTU MIN KULLI KHAYRIN YAKTII MIN HADZIHI JIHATIN SITTIN
WADAFA’TU KULLA SYIRRIN YAKTII MIN HADZIHI JIHATTIN SITTIN HUMMAL AMRUU HAA-ANNASHRU FA’ALAYNAA LAA YANSHARUUNA HA MIM ‘AIN SIN QOF HIMMAAYATUNAA MIMMAANAKHAFU ALLAAHUMMA QINAA SYARRAL ASWAK WA LAA TAJ’ALNAA MAHALA LILBALWAA ALLAAHUMMA A’THINAA AMAALARRAJAAI WAFAWQAL AMAALI (YAA HUWA 3x) YAA MAN BIFADHLIHII NAS-ALUKAL ‘AJALAL ‘AJALA ILAHIL IJAABATI YAA MAN AJAABA NUUHAA FII QAWMIHII YAA MAN NASHARA IBRAAHIIMA ‘ALAA A’DAAIHII YAA MAN RADDA YUUSUFA ‘ALAA YA’QUUBA YAA MAN KASAFA DHURRA AYYUUBA YAA MAN AJAABA DA’WATA ZAKARIYYAA YAA MAN QABALA TASBIIHA YUUNUSABNA MATTA NAS-ALUKA BIASRAARI HADZIHIDDA’WAATI ANTATAQABALA MAA BIHII DA’AWNAKA WA ANTA’THIINAA MAA SA-ALNAKA ANJIZLANAA WA ‘ADAKALLADZII WA ‘ADTAHUU LA’AADAKALMUKMINIINA LAA ILAAHAA ILLAA ANTA SUBHAANAKA INNII KUNTU MINAZHZHAALIMIINA INQATHA’AT AMAALUNAA WA ‘IZZATIKA ILLAA MINKA WAKHABA RAJAAUUNA WAHAQQIKA ILLA FIIKA IN ABTHAA-AT GHAARATALLAAHI JIDISSAYRA MUSRI’ATAN FII SHILLI UQDATINAA YAA GHAARATULLAAHI ‘ADATIL’AADUUNA WAJAARUU WARAJUUNALLAAHI MUJIIRAA.
Tatacara:
1. Puasa lillahita’ala selama 3/7 hari, namun sebelumnya mandi kembang terlebih dahulu dengan niatan membersihkan diri kita.
2. Selama puasa, setiap harinya hizib nasyri dibaca 313x. Membacanya bisa dicicil mulai dari ba’da shalat subuh, yang penting 1 hari 1 malam mencapai 313x.
3. Setelah selesai puasa, hizib nasyri dibaca minimal 3x ba’da shalat fardu atau paling tidak 1 hari 1x.
Khasiyat: orang yang mengamalkan hizib ini tidak akan kena racun, keselamatan, wibawa, tidak akan kena santet atau sejenisnya, bisa juga to membantu mengobati orang lain yang sedang sakit.
Waktu saya mo belajar ilmu hizib, sang guru berkata kepada saya “sebelum mengamalkan hizib2 lainnya alangkah lebih bagusnya mengamalkan hizib nasyri terlebih dahulu, karena hizib nasyri merupakan ibunya hizib atau pembuka dari ilmu2 hizib”,,,,wallahu ‘alam..
Jika terdapat kesalahan pada lafaz hizib tsb atau tatacaranya, mohon para sesepuh & sedulur berkenan membenarkannya… Wassalam.

Ajian Hizib Nawawi


HIZIB NAWAWI


Hizib ini diijasahkan oleh syekh Abdallah Al-Kadi

بِسْـمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ . بِسْـمِ اللهِ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ اَللهُ اَكْبَرُ ، أقُوْلُ عَلَى نَفْسِيْ وَعَلَى دِيْنِيْ وَعَلَى اَهْـلِيْ وَعَلَى اَوْلاَدِيْ وَعَلَى مَالِيْ وَعَلَى أَصْحَـابِيْ وَعَـلَى اَدْيَانِهِمْ وَعَلَى اَمْوَالِهِمْ اَلْفَ ِبِسْـمِ الله
اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ ، اَقُوْلُ عَلَى نَفْسِيْ وَعَلَى دِيْنِيْ وَعَلَى اَهْـلِيْ وعَلَى اَوْلاَدِيْ وَعَلَى مَالِيْ وَعَلَى أَصْحَـابِيْ وَعَـلَى اَدْيَانِهِمْ وَعَلَى اَمْوَالِهِمْ . اَلْفَ اَلْفِ ِ بِسْـمِ الله .
اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَقُوْلُ عَلَى نَفْسِيْ وَعَلَى دِيْنِيْ وَعَلَى اَهْـلِيْ وَعَلَى اَوْلاَدِيْ وَعَلَى مَالِيْ وَعَلَى أَصْحَـابِيْ وَعَـلَى اَدْيَانِهِمْ وَعَلَى اَمْوَالِهِمْ . اَلْفَ اَلْفِ لاَحَوْلَ وَلاَ قُـوَّةَ اِلاَّ بِـاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ بِسْـمِ اللهِ وَبِاللهِ، وَمِنَ اللهِ، وَاِلَى اللهِ، وَعَلَى اللهِ، وفِى اللهِ ، وَلاَحَوْلَ وَلاَ قُـوَّةَ اِلاَّ بِـاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ .
بِسْـمِ اللهِ عَلَى دِيْنِيْ وَعَلَى نَفْسِيْ وَعَلَى اَوْلاَدِيْ ، بِسْـمِ اللهِ عَلَى مَالِيْ وَعَلَى أَهْـلِيْ ، بِسْـمِ اللهِ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ اَعْطَانِيْهِ رَبِّيْ، بِسْـمِ اللهِ رَبِّ السَّمَوَتِ السَّبْعِ، وَرَبِّ اْلاَرَضِيْنَ السَّبْعِ، وَرَبِّ اْلعَرْشِ اْلعَظِيْمِبِسْـمِ اللهِ الَّذِيْ لاَيَضُـرُّ مَعَ اسْمِـهِ شيْءٌ فِى اْلاَرْضِ وَلا َفِى السَّمَآءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ ًبِسْـمِ اللهِ الَّذِيْ لاَيَضُـرُّ مَعَ اسْمِـهِ شيْءٌ فِى اْلاَرْضِ وَلا َفِى السَّمَآءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُبِسْـمِ اللهِ الَّذِيْ لاَيَضُـرُّ مَعَ اسْمِـهِ شيْءٌ فِى اْلاَرْضِ وَلا َفِى السَّمَآءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ
بِسْـمِ اللهِ خَيْرُ اْلاَسْمَآءِ، فِى اْلاَرْضِ وَفِى السَّمَآءِ
بِسْـمِ اللهِ اَفْتَتِحُ، وَبِهِ اَخْتَتِمُ، اَللهُ، الله،ُ اللهُ،اللهُ رَبِّيْ لاَ اُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا، اَللهُ، اللهُ، اللهُاللهُ رَبِّيْ لآاِلَـهَ اِلاَّ اَللهُاللهُ، أَعَزُّ وَاَجَلُّ وَاَكْبَرُ مِمَّا اَخَافُ وَاَحْذَرُ بِكَ للَّهُمَّ اَعُوْذُ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ وَمِنْ شَـِّر غَيْرِيْ وَمِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ رَبِّيْ وَذَرَأَوَبَرَأَ ،وَبِكَ اللَّهُمَّ اَحْـتَرِزُ مِنْهُمْ ، وَبِكَ اللَّهُمَّ اَعُوْذُ مِنْ شُرُوْرِهِم، ، وَبِكَ اللَّهُمَّ ادْرَأُ فِى نُحُوْرِهِمْ،ْوَاُقَدِّمُ بَيْنَ يَدَيَّ وَاَيْدِيْهِمْ. بسم الله الرحمن الرحيم قل هو الله أحد ، الله الصمد ، لم يلد ولم يولد ، ولم يكن له كفواً أحد.  بسم الله الرحمن الرحيم قل هو الله أحد ، الله الصمد ، لم يلد ولم يولد ، ولم يكن له كفواً أحد.  بسم الله الرحمن الرحيم قل هو الله أحد ، الله الصمد ، لم يلد ولم يولد ، ولم يكن له كفواً أحد. وَمِثْـلُ ذَلِكَ عَنْ يَمِيْنِيْ وَأَيْمَانِهِمْ، وَمِثْلُ ذَلِكَ عَنْ شِمَالِيْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ ، وَمِثْلُ ذَلِكَ اَمَامِيْ وَاَمَامَهُمْ ، وَمِثْلُ ذَلِكَ مِنْ خِلْفِيْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ ، وَمِثْلُ ذَلِكَ مِنْ فَوْقِيْ وَمِنْ فَوْقِهِمْ ، وَمِثْلُ ذَلِكَ مِنْ تَحْتِيْ وَمِنْ تَحْتِهِمْ وَمِثْلُ ذَلِكَ مَحِيْطٌ بِيْ وَبِهِمْ
اَللَّهُمَّ اِنِّيْ اَسْأَلُكَ لِيْ وَلَهُمْ مِنْ خَيْرِكَ بِخَيْرِكَ اَلَّذِيْ لاَ يَمْلِكُهُ غَيْرُكَ. اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ وَاِيَّاهُمْ فِى عِبَاَدِكَ، وَعِيَاذِكَ، وَجِوَارِكَ، وَاَمَنِكَ، وَحِزْبِكَ، وَحِرْزِكَ، وَكَنَفِكَ، مِنْ شَرِّ كُلِّ شَيْطَانٍ ، مِنْ شَرِّ كُلِّ شَيْطَانٍ وَسُلْطَانٍ وَإنْسٍ وَجَـآنٍّ، َوبَاغٍ وَحَاسِدٍ، وَسَبُعٍ وَحَيَةٍ وَعَقْرَبٍ. وَمِنْ شَرِّ كُلِّ دَآبَّةٍ اَنْتَ اَخِذُ بِنَاصِيَتَهِا اِنَّ رَبِّيْ عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ
حَسْبِيَ الرَّبُّ مِنَ الْمَرْبُوْبِيْنَ، حَسْبِيَ الخَالِقُ مِنَ اْلمَخْلُوْقِيْنَ، حَسْبِيَ الرَّازِقُ مِنَ اْلمَرْزُوْقِيْنَ، حَسْبِيَ السَّاتِرُ مِنَ اْلمَسْتُوْرِيْنَ، حَسْبِيَ النَّاصِـرُ مِنَ اْلمَنْصُوْرِيْنَ، حَسْبِيَ اْلقَاهِرُمِنَ اْلمَقْهُوْرِيْنَ، حَسْبِيَ الَّذِيْ هُوَ حَسْبِيْ، حَسْبِيْ مَنْ لَمْ يَزَلْ حَسْبِيْ، حَسْبِيَ الله ُوَنِعْمَ اْلوَكِيْلُ، حَسْبِيَ الله ُمِنْ جَمِيْعِ خَلْقِهِ. (اِنَّ وَلِيِّيَ اللهُ الَّذِيْ نَزَّلَ الْكِتَابَ وَهُوَ يَتَوَلَّى الصَّا لِحِيْنَ) (وَاِذَ اقَرَأْتَ اْلقُرْآنَ جَعَلْنَا بَيْنَكَ وَبَيْنَ الَّذِيْنَ لاَيُؤْمِنُوْنَ بِاْلأَخِرَةِ حَجِابًا مًسْتُوْرًا، وَجَعَلْنَا عَلَى قُلُوْبِهِمْ أَكِنَّةً اَنْ يَفْقَهُوْهُ وَفِى اَذَانِهِمْ وَقْرًا، وَاِذَا ذَكَرْتَ رَبْكَ فِى الْقُرْآنِ وَحْدَهُ وَلَّوْا عَلَى اَدْبَارِهِمْ نُفُوْرًا)فَاِنْ تَوَلَوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللهُ لآاِلَهَ اِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَرَبُّ اْلعَرْشِ اْلعَظِيْمِفَاِنْ تَوَلَوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللهُ لآاِلَهَ اِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَرَبُّ اْلعَرْشِ اْلعَظِيْمِفَاِنْ تَوَلَوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللهُ لآاِلَهَ اِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَرَبُّ اْلعَرْشِ اْلعَظِيْمِفَاِنْ تَوَلَوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللهُ لآاِلَهَ اِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَرَبُّ اْلعَرْشِ اْلعَظِيْمِفَاِنْ تَوَلَوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللهُ لآاِلَهَ اِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَرَبُّ اْلعَرْشِ اْلعَظِيْمِفَاِنْ تَوَلَوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللهُ لآاِلَهَ اِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَرَبُّ اْلعَرْشِ اْلعَظِيْمِفَاِنْ تَوَلَوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللهُ لآاِلَهَ اِلاَّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَرَبُّ اْلعَرْشِ اْلعَظِيْمِوَلاَحَوْلَ وَلاَ قُـوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِوَلاَحَوْلَ وَلاَ قُـوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ  وَلاَحَوْلَ وَلاَ قُـوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدنَا مُحَّمَدْ اِلنَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Kemudian ditiup ke kanan, ke kiri, ke depan dan ke belakang masing – masing 3x
خَبَأْتُ نَفْسِيْ فِى خَزَاِئنِ بِسْـمِ اللهِ ِ، اَقْفَالُهَا ثِقَتِى بِـاللهِ، مَفَاتِيْحُهَا لاَحَوْلَ وَلاَ قُـوَةَ إِلاَّ بِـاللهِ ، اُدَافِعُ بِكَ اللَّهُمَّ عَنْ نَفْسِيْ مَـا اُطِيْقُ وَمَا لاَ اُطِيْقُ ، لاَ طَاقَةَ لِمَخْلُوْقٍ مَعَ قُدْرَةِ الْخَالِقِ،  حَسْبِيَ اللهُ وَنِعْمَ اْلوَكِيْلُ وَلاَحَوْلَ وَلاَ قُـوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِوصلى الله على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم
حَسْبِيَ اللهُ وَنِعْمَ اْلوَكِيْلُ وَلاَحَوْلَ وَلاَ قُـوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِوصلى الله على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلمحَسْبِيَ اللهُ وَنِعْمَ اْلوَكِيْلُ وَلاَحَوْلَ وَلاَ قُـوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِوصلى الله على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Dengan nama Allah aku ucapkan ke atas diriku, ke atas agamaku, keluargaku, anak-anakku, hartaku, sahabat-sahabatku, agama mereka dan ke atas harta benda mereka seribu “la haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhim”
Dengan nama Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, aku ucapkan ke atas diriku, agamaku, ahli keluargaku, anak-anakku, harta-bendaku, sahabat-sahabatku, agama mereka dan ke atas harta benda mereka sejuta “la haula wala quwwata illa billahil’aliyyil ‘azhim”
Dengan nama Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, aku ucapkan ke atas diriku, ke atas agamaku, ahli keluargaku, anak-anakku, harta bendaku, sahabat-sahabatku, agama mereka dan ke atas harta benda mereka satu bilyun  “la haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhim”
Dengan nama Allah, aku berlindung dan memohon keberkatan, hanya dengan nama Allah, aku memohon pertolongan dan kemenangan, dan hanya dari Allah, aku memohon kurniaan, dan hanya kepada Allah, aku bernaung dan menyandar, dan hanya ke atas Allah, aku tenggelamkan diriku, jihadku, dan kesungguhanku, dan tiada daya (daripada mengelak maksiat) dan tiada upaya (daripada mengerjakan taat) melainkan dengan pertolongan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.
Bismillah, (aku ucapkan) ke atas agamaku, jiwa ragaku, anak-anakku, harta bendaku, ahli keluargaku, sahabat-sahabatku, dan atas segala sesuatu yang dikurniakan Tuhanku kepadaku.
Dengan nama Allah, Tuhan pengatur tujuh petala langit, Tuhan Pengatur tujuh petala bumi, dan Tuhan pengatur ‘Arasy yang Agung. Dengan nama Allah yang tidak memberi mudarat beserta namaNya barang sesuatu pun yang ada di bumi ini dan di langit, dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Bismillah adalah sebaik-baik nama di bumi dan di langit, dengan nama Allah, aku mulakan dan aku akhiri segala-galanya. Allah, Allah, Allah, Allah Raja Pengaturku, aku tidak sekutukan denganNya barang sesuatu pun. Allah, Allah, Allah, Allah Raja Pengaturku, tiada Tuhan sebenar melainkan Allah. Allah lebih perkasa, lebih Agung dan lebih Besar daripada apa yang aku khuatiri.
Dengan Engkau ya Allah, aku berlindung dari kejahatan segala sesuatu yang diadakan oleh Raja Pentadbirku, yang dijadikan dan yang diciptakannya. Dengan Engkau ya Allah, aku bentengkan diriku dari mereka, dengan Engkau ya Allah, aku tolak dan tundukkan mereka. (aku jadikan ayat-ayat berikut sebagai pemohon syafaat) dan aku dahulukan ia dihadapanku dan dihadapan mereka, yaitu : Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, katakanlah (wahai Muhammad s.a.w.) bahawasanya Allah itu Maha Esa. Allah itu Tempat Bergantung. Ia tidak beranak dan Ia pula tidak diperanakkan. Dan tiada siapa pun yang setara denganNya. (surah al-Ikhlas:1-4)
Dan seperti itu juga (aku jadikan Basmalah dan surah al-Ikhlas) disebelah kananku dan disebelah kanan mereka, dan seperti itu juga (aku jadikan Basmalah dan surah al-Ikhlas disebelah kiriku dan disebelah kiri mereka, dan seperti itu juga (aku jadikan Basmalah dan surah al-Ikhlas) dihadapanku dan dihadapan mereka, dan seperti itu juga (aku jadikan Basmalah dan surah al-Ikhlas) dibelakangku dan dibelakang mereka, dan seperti itu juga (aku jadikan Basmalah dan surah al-Ikhlas) diatasku dan diatas mereka, dan seperti itu juga (aku jadikan Basmalah dan surah al-Ikhlas) dibawahku dan dibawah mereka, dan seperti itu juga (aku jadikan Basmalah dan surah al-Ikhlas) meliputi diriku dan diri mereka.
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada Engkau bagi manfaat diriku dan bagi diri mereka dari kebaikanMu dengan (hak) kebaikanMu yang tidak dimiliki oleh sesiapa pun selain Engkau.
Ya Allah, jadikanlah aku dan mereka di dalam golongan hambaMu yang sebenar dan di dalam perlindunganMu, orang-orang yang Engkau pergatikan dan orang-orang yang berdamping dengan Engkau, di dalam keamaanMu dan bentengMu, dan di dalam golonganMu dan naunganMu, daripada setiap syaitan dan raja, manusia dan jin, orang jahat dan orang yang hasud, binatang buas, ular dan kala jengking, dan daripada setiap binatang yang hanya Engkaulah Pemegang ubun-ubunnya (Pengaturnya). Sesungguhnya Tuhanku itu di atas jalan yang lurus.
Cukuplah bagiku Tuhanku daripada orang-orang yang diaturnya, cukuplah bagiku Penciptaku daripada semua ciptaanNya, cukuplah bagiku Tuhanku Yang Maha Pemberi Rezeki daripada orang-orang yang dikurniakan rezeki, cukuplah bagiku Tuhanku yang Maha Penutup (Pelindung) daripada orang-orang yang dilindungi, cukuplah bagiku Tuhanku yang Maha Penolong daripada orang-orang yang ditolong, cukuplah bagiku Tuhanku yang Maha Gagah daripada orang-orang yang digagahi, cukuplah bagiku Tuhanku yang hanya Dialah yang menjadi kecukupanku, cukuplah bagiku Tuhanku yang sentiasa menjadi kecukupanku, cukuplah bagiku Allah, dan Dialah sebaik-baik wakil, dan cukuplah bagiku Allah daripada sekalian makhlukNya, sesungguhnya penolongku ialah Allah yang telah menurunkan Al-Qur’an, dan Dia pasti akan menolong orang-orang yang soleh.
{Dan apabila engkau membaca Al-Qur’an (wahai Muhammad s.a.w.), Kami jadikan dinding yang tidak dapat dilihat diantara kamu dan diantara orang-orang yang tidak beriman dengan hari akhirat. Dan Kami jadikan di atas hati mereka tutupan yang berlapis-lapis, juga sebagai penyumbat pada telinga mereka, yang menghalang telinga mereka dari memahami dan mendengar al-Qur’an, dan sebab itulah apabila engkau menyebut nama TuhanMu saja di dalam Al-Qur’an, mereka berpaling undur melarikan diri.} (Surah Al-Isra’: 45-46)
{Kemudian jiwa mereka berpaling ingkar, maka katakanlah (wahai Muhammad s.a.w.) : “Cukuplah bagiku Allah (sebagai Pemeliharaku), tiada Tuhan yang sebenar melainkan Dia. Hanya kepada Allah aku berserah diri, dan Dialah Raja Pengatur ‘Arasy yang Agung.} (Surah At-Taubah: 129)
Dan tiada daya (daripada mengelak maksiat) dan tiada upaya (mengerjakan taat) melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Dan semoga curahan solawat dan salam sentiasa ke atas penghulu kami, Muhammad s.a.w., ahli keluarganya dan para sahabatnya.

HIZIB NAWAWI



Pengantar: Hizib ini pernal di amalkan temen saya selama di jawa dan waktu itu dia pas berkunjung kerumah cewek di tutupin pintu,, lalu pas mau pulang(dalam) angkot temen saya membaca hizib nawawi ini dalam keadaan marah dan yang terjadi mobil angkot seketika itu jadi rusak. Selama seminggu angkot itu gak bisa digunakan,, bagi yg mau mengamalkan hizib nawawi koleksi saya silahkan tapi jangan dipakai untuk mendokan yang buruk kepada orang lain,, termasuk kepda yg menzolimi kita sebab tanpa didoakan jelek pun inya allah dia akan kena karmanya.


ALLAHUMMA SYAKKIR LANA WA MAYYIL LANA WAAHJIB LANA QULUBA IBADIKA AJMA’ INNA MINAL JINNI WAL INSYI WAAHJIB LANA KHOWATIROHUM MAHABBATI LADZI MATI QOIMATI ALAD DAWAMI,, BIDAWAMIL LAILI WAN NAHARI WA ANTA MUQOLLIBUL QULUBI WAL ABSORI YAA AZIIZU YAA GHOFFARU,, YAA JABBARU,, YAA MUGHNIIYU,,YAA SATTARU UNDZURNA NASHRON AZIZAN WAFTAH LANA FATTHAM MUBINNAW WAHZUL A’DAINA HIZLANAN KHABIRON FADDAMMIR LAHUM TADMIRON WALHAMDULILLAHIRROBBIL ALAMIN.

Ajian Hizib Pelebur Asma


HIZIB PELEBUR HIZIB ASMA AJIAN

Bismillahirrohmanirrohim, dengan semata-mata berharap keridhoan Allah SWT, saya mengijazahkan HIZIB PELEBUR yang memiliki riwayat dari Annas Bin Malik untuk para sedulur Kampus Wong Alus yang ingin memilikinya secara lengkap dan sempurna…..KUN FAYAKUN….

BISMILLAHIRROHMAA NIRROHIM

BISMILLAHIL LADZI LAAYADHURU MA’AS MIHI SYAIUN FIL ARDHI WALAFIS SAMAA’I WAHUWAS SAMI’UL ALIM BISMILLAHIF TATAHTU WA ‘ALALLAHI TAWAKALTU ALLAH ALLAH RABBI LAA USYRIKU BIHI AHADA AS ALUKA ALLAHUMMA BIKHOIRUKA MIN KHOIRUKAL LADZI LAA YU’THIHI AHADA GHOIRUKA AZZA JARUKA WAJALA STANAUKA WALAA ILAAHA GHOIRUKAJ ‘ALNII FI ‘IYA DZIKA MIN SYARRI KULLI SULTHONI WAMINASY SYAITHONIR ROJIM.

ALLAHUMMA INI AHTARISU BIKA MIN SYARRI JAMI’I KULLI DZI SYARRI KHOLAQOHU WA AHTARI ZU BIKA MINHUM WAUKADDIMU BAINA YADAYYA (SURAT AL IKHLAS) WAMIN KHALFIY(SURAT AL IKHLAS) WA AN YAMINI (SURAT AL IKHLAS) WA ANYASARIY(SURAT AL IKHLAS) WAMIN FAUKIY(SURAT AL IKHLAS) ALLAHUMMA SHOLLI ALA MUHAMMADDIN WA ALA ALI MUHAMMAD ALHAMDULILLAHIR ROBBIL ALAMIN.

Cara mengamalkannya: Dibaca 33 x habis sholat fardhu selama 7 hari berturut-turut. Setelah selesai 7 hari cukup dibaca 3x habis sholat. Doa ini banyak KAROMAH-nya. Salah satu yang khusus adalah untuk pagar diri dari serangan energi negatif (santet/tenung/teluh), dan menyerang musuh baik secara nyata –bisa dikombinasi dengan olah nafas/tenaga dalam atau tidak. Melontarkan dan melumpuhkan musuh dengan satu kali hentakan energi. Menyerang musuh jarak jauh/gaib, membentengi sebuah tempat agar aman dari gangguan jin dan melumpuhkan energi asma/hizib/ajian lawan.

PENGAMAL HIZIB INI DILARANG MELAKUKAN ZINA DAN PERBUATAN YANG DILARANG AGAMA. KARENA AMALAN BISA MEMBALIK MENGENAI PEMILIKNYA. MAMPU MENGENDALIKAN EMOSI SEBAIK-BAIKNYA DAN TIDAK GAMPANG MARAH.

PANTANGAN LAIN: PENGAMAL HIZIB INI DILARANG MELIHAT ATRAKSI PERTUNJUKAN YANG MEMPERTONTONKAN ILMU-ILMU KEBAL SEPERTI DEBUS/ TARI KERIS DLL KARENA BISA DIPASTIKAN ILMU KEBAL MEREKA LANGSUNG TIDAK BERFUNGSI/ MACET.

Ada pengalaman nyata yang menarik: seorang sahabat saya sebut saja E adalah seorang yang juga memiliki amalan hizib ini. Suatu ketika E marah kepada A. Saat E berada dalam kondisi emosional kemudian melemparkan sebuah topi kain yang ringan dan ternyata mengenai tubuh A. Yang terjadi cukup fatal, bagian tubuh A yang kena lemparan topi ini langsung gosong terbakar. Cara menyembuhkan orang yang terkena serangan hizib ini adalah dengan melafadzkan hizib ini juga disertai niat agar energi hizib yang dilontarkan bisa ditarik kembali.

Ajian Hizib Saefi Masyariki


HIZIB SAEFI MASYARIKI WAL MAGROBI

Ini adalah kiriman via sms dari sedulur kita 08121631xxx yang didapat dari Tuan Guru di Lombok. Doa ini multifungsi dan salah satu fungsinya adalah untuk penaklukan. Bagi keluarga Kampus Wong Alus yang ingin mengamalkan dipersilahkan…

YA AKHDUUDINA JABALAL JABALIL BALYAKHAN BALYAKHIN BARNABAL BARNABIL BARNULUHUM, QOSYIN BARQOSYIN BARQOMUSYIN AJBAROSYIN AZLAMUSYIN HAYUSYIN HAWSYIN HUSAJIN AHUJIN (AHIN 3 X) UHAILIN (3x) RO’INUU BARQUBADRIN KATA ABUDAN BI QUDROTI KARKASYIN KAROSYIN AMSHOYASYAKARIN BI JAUZUL JAHAR NUURIN ARSYILLAH AMSHONIHIN NAHRONIYYAH KAF HA YA AIN SHOD KIFAYATUNA HAA MIIM AIN SIN QOF HIMAYATUNA ILA (NUN 3x) BI QUDROTI JAWFATAKHTI YASYAAHAYIN BI QUDROTI KHUDURON BI LAALAULA WALAA QUWWATA ILLA BILLAHIL ALIYYIL ADZIM.

Ajian Saefi Angin


HIZIB SINI YAMAN (SAEFI ANGIN)

Bismillahirohmanirrohim.
Asalamu’alaikum wr.wb. Salam pamuji untk Ki wong alus ,sesepuh2 serta, wrga Kwa yg sy hormati. mohon ijin untuk saya sedikit membeber tentang hzib sini yamannya. Sy tulis ini khususny untk warga kwa yg prnah sms/tlpn sy tp blm smpat sy bls saking bnyaknya atau ada keperluan trtentu..sy minta maaf yg sbesar besarnya. Untk itu sy menulisny d blog ini dan brikut lafal hzb sini yamannya :
BISMILAHIROHMANIRROHIM
SUBHANALLOHIL ABADIL ABAD SUBHANALLOHIL FARDISSHOMAD SUBHANALLOHIL WAHIDIL AHAD SUBHANALLOHI MINA RO’ISSAMAWATI BIGHOIRI ‘AMAD SUBHANALLOHI MAN BASATHOL ARDLINA ‘ALAL MA-I NUJAMMAD SUBHANALLOHI MAN KHOLAQOL KHOLAIQO WA AHTHOYAHUMUL ‘ADAD SUBHANALLOHI MAN QOSAMAL ARZAAQIYA WALAM YAN7A AHAD SUBHANALLOHI LAM YATAKHID SHOHIBATAN WAWALADA SUBHANALLOHI MALLAM YALID WALAM YULAD WALAM YAKULLAHU KUFUAN AHAD.
BISMILLAHIROHMANIRROHIM
‘AZAMTU ‘ALAIKUM YA ASH-HABAS SIHRI WALWASWASI WA AQSAMTU BIKA YA ALLOHU WABIHAQQI KHIDLRIN WAILYASIN WABIHAQQI KAHIJIN MAHIJIN KAHKAHIJIN (JIJUJIN 2x) WABIHAQQI KAHIJIN MAHIJIN AZRIN ANJASIN WABIHAQQI AADAMA WANUHIN WA’TASHOMTU BIKA MIN SYARI ALJININ WALINSI WAL AHROMINA WAS SYAYATHINA WALJUNUDI WALSIBA’I WAMIN KULLIL ATATI WAL ‘AHATI WA’TASHOMTU BIKA MIN KULLI BAKAIN WABIHAQQI DANIYALIN WABIHAQQI (IJIN 3X) DARISIN NURISIN WABIHAQQI AHIYAN SYAROHIYYAN ADUNIN ASHBAUTIN WABIHAQQI ‘ISHMATIKA YA ALLOH (IHFADLNI 3X) WABIHAQQI MUSA WA ‘ISYA WABIHAQQI DAWUDA WAZAKARIYYA WABIHAQQI ISMA’ILA WAYAHYA WABIHAQQI IDRIS WA TSITSIN WABIHAQQI MUHAMMADIN SOLLAHU ‘ALAIHI WASALAM WA’ALA JAMII’AN ANBIYA-I WALMURRALINA TAWAKKALTU ‘ALAL HAYYILLADZI LABIDAYATULAHU WA’TASHOMTU BIKA MIN SYARRIL JINNI WALINSI BIQIROATID DU’A-IS SYAIFI WASTAJIBNI DU’A-I NA YA GHIYYATSYAL MUSTAGHITSINA AGHISYNI YA MAN LAISA KAMITSLIHI SYAI-UN WAHUWAS SAMI’UN BASHIR HASBUNALLOHU WANI’MAN NASHIR GHUFRONAKA ROBBANA WAILAIKAL MASHIR WASOLALLOHU ‘ALA KHOIRI KHOLQIHI MUHAMMADIN WA ALIHI WA ASHABIHI AJMA’IN AAMIN.
Untk skrng mhn mf sekali lgi sy hy dpt menulis lafadny sj tdk dngn ijzhnya. Wsalam.

AJian Hizib Sakran


HIZIB SAKRAN

Assalamu’alaikum wr wb….salam ta’dhim saya haturkan kepada ki wongalus, semua sesepuh dan penisepuh di  Kampus Wongalus, salam sayang penuh cinta untuk semua santrinya dimanapun kalian berada.
Doa dzikir ini diamalkan khusus malam dan hari jum’at serta setelah sholat subuh insya Allah kita akan dilindungi dari marabahaya lahir bathin, diluaskan rezekinya.
 Tawasul kepada: Rasulullah, Nabi Sulaiman, Nabi khidir, Khulafaurrasidin Abu Bakar – Umar – Ustman – Ali, Malaikat Muqorobin jibril – mikail – Isroil – Isrofil, syekh abdul qodir al jailani, syekh abil hasan asy-syadziliy, syekh ahmad ali al bunni, habib ali bin abubakar as sakran, habib alwi Al-haddad, sunan kalijogo, sunan bonang, sunan gunung jati, org tua kita, Man ajazani..
Apabila ingin memagari rumah atau pekarangan dilanjutkan dengan do’a Hizib Sakran :
Demikian amalan ini saya sampaikan apabila sarana pemagaran pakai telur angsa ini tidak berkenan dari sesepuh pinisepuh dan santrinya bertentangan pendapat ini sirik mohon jangan digunakan, sebelumnya dan sesudahnya saya mohon maaf lahir bathin.
Wasalam

Ajian Hizib Sunan Qudus


HIZIB SUNAN QUDUS

Salam takjim buat wong alus dan pinisepuh dan sadulur semua, saya sebelumnya minta ma’af kalo ada salah yang tidak sengaja melalui tulisan saya ini.dengan mengharap ridho dan ampunan dari Alloh saya mengijazahkan keilmuan saya kepada wong alus, para sepuh dan sadulur semua semoga bermampaat dan barokah.ilmu ini hizib ja’far shodik/sunan qudus.tata lakunya puasa 3 hari mutih/bilaruhin dimulai hari selasa dan malam terakhir tidak boleh tidur dan boleh makan,minum dan merokok.kasiatnya buat keselametan mutlak( kebal sajam,senjata api) tolak santet.pembungkem mulut musuh,tolak pitnah dan buat pager diri dan rumah.cara menggunakannya baca hizib ini 3x sambil tahan napas.
Inilah hizib sunan qudus…

BISMILLAHIR ROHMANIR ROHIM ROBBI NAJJINNI MINAL QOUMIZH ZHOLIMINA WAMA ROMAITA IZH ROMAITA WALA KINALLOHA ROMAA WALIYUBLIYAL MU’MININA MINHU BALA’AN KHOSANAN SHUMMUM BUKMUN UMYUN LAYAFQOHUUN.SHUMMUM BUKMUN UMYUN LA YATAKALLAMUN.SHUMMUM BUKMUN UMYUN LAYATAJAKKARUN 7x….YAA ALLOH YAA ALLOH YAA ALLOH YA ROSULULLOH BIBAROKATI SYEKH JA’FAR SHODIQ WA BIBAROKATI LAA ILAAHA ILLALLOH MUHAMMAD ROSULULLOH SHOLLALLOHU ‘ALAIHI WA SALLAM 1x.


TAWASUL HIZIB JA’FAR SHODIQ….1 nabi muhamad.2.nabi sulaeman.3 nabi dawud.4 nabi khidir.5 empat malaikat.6 empat sahabat .7 syekh abdul qodir jaelani,syekh abil hasan asy syazili.syekh muhyidin ibni arobi.8 para wali songo .9 abuya armin banten,abuya asnawi labuan.abuya ma’sum ciwaringin.(mama abdillah,mama muhyidin.mama madsoheh pamuragan cirebon.  .abah nuh.mama haji ahmad suja’i.10 orang tua.11 man ajazani.12 diri sendiri@@@
ILMU INTI LADUNI .
tata lakunya puasa sunah 40 hari.amalan dibaca tiap sholat fardhu sama sholat hajat malam.inilah Amalannya”…ROBBI LAA TAZARNII PARDAN WA ANTA KHOIRUL WARITSIN 11x ( tahan napas )…YAA WAHHABU 361x…SUBHANAL WAHHABIL QUDDUSI LAA ILAAHA ILLA HUWA FA’ALU LIMA YURID 1000x…untuk hizib ja’far shodiq dan inti laduni silahkan kirim data nama.ortu.alamat dan foto sadulur ke email saya jaelanifernando@yahoo.co.id untuk doa penyelarasnya
ILMU LEMBU SEKILAN VERSI AL HIKMAH..
tawasulan .1 nabi muhammad .2 nabi sulaeman.3 nabi khidir.4 syekh abdul qodir jaelani.5 abuya asnawi labuan.6 abuya ma’sum ciwaringin.7 abuya armin banten.8 ortu..AMALANNYA.”1 alfatehah 313x..2 ayat kursyi 313x..3 surat at taubah ayat 228-229 dibaca 313x.( untuk surat at taubahnya buka alqur an masing2).

Ajian Hizib Syifi


HIZIB SYIFI

ALLAHUMMA AKHLIK A’ADAA ANAA WA A’ADA ALMUSLIMIINA WASYATTIT SAMLAHUM. WAFARRIQ JAM’AHUM WAQALLIB TADBII RAHUM WABADDIL AHWAALAHUM WAHARRIB BUN YAA NAHUM WAQASSIR A’AMAARAHUM WAQATHTHI’A ARZAA QAHUM WAZULZILAA AQ DAA MAHUM WAQARRIB AZAALAHUM. YA JABAR3X YAA QOHAR 3X YB HAYYU YAA QAYYUM3X
kegunaanya
1.buat pagar diri
2.bisa untuk pengobatan sgala penyakit
3.pengasihan n penglarisan
4.kebal
5.tarik pusaka atw gaman
6.trawangan
7.pukulan mematikan
8.dll

Ajian Hizib Yamani

HIZIB YAMANI

Ass.wr.wb
Saya ikhlas ijazahkan hizb ini buat sedulur…ane dpt izah dr guru ane bp koswara semoga barokah dunia akhirat..
Hizib Yamani
Untuk Mengobati Segala Macam Penyakit
Bismillaahir rahmaanir rahiim
-Ilaa Hadhratin Nabiyyil Musthafaa Muhammadin Shallallahu ‘Alaihi Wasallama Al-Faatihah
-Wa-Ilaa Hadhratisy Syaikh Abdul Qadir Jailani Al-Faatihah
-Wa-Ilaa Hadhrati Shaahibi Hizbil Yamani Al-Faatihah
Ya Allah ya Rasulullah Aku Meminta Karomahnya Hizib Yamani
‘Azamtu ‘Alaikum Yaa Ashhaabas Sihri Wal-Waswaasi Wa’tashamtu Bikaa Yaa Allahu 3x.
Bihaqqil Hadhiri Wailyaasa Wabihaqqi Kaahiijin Kaahai Kahjin Mahjuujin Marmahjuujin Matjuu-In Wabihaqqi Aijin Jajrin Wabihaqqi Haamuu-In Haajin Ajiirin Injaasin Mahmaajuu-In Wanuuhin.Wa’tashamtu Bika Min Syarril Jinni Wal Insi Wahamazaatisy-Syayaathiini Wa-Atbaa’ihim
Wa-A’uudzubika Min Kulli Balaa-In Wabihaqqi Daanii Aali Wabihaqqi Ayujin 3x
Darasin 3x Wanawaarasin 3x Wabihaqqi Ahyan Saraahiyan Aduunaiyan Ashbaa-Ut Wabihaaqi Azhamatikal Jaliilati
Ya Allahu 3x
Ihfazhnii Min Jamii’il Balaa-i Wal-Aafaati Bihaqqi ‘Iisaa Wamuusaa Wabihaqqi Idriisa Wasyiitsa Wabihaqqi Sayyidinaa Muhammadin Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
Ya Man Laa Bidaayata Walaa Nihaayata. Wa’tashamtu Bika Min Syarril Jinni Wal-Insi Bisirri Qiraa-Atis Saiki Fastajib Du’aa-Ji Yaa Ghiyaatsul Mustghitsiin.
Aghitsnii 3x
Yaa Man Laisa Kamitslihii Syai-Un Wahuwas Samii’ul Aliim. Wayaa Ni’mal Maulaa Wayaa Ni’man Nashiir. Birahmatika Yaa Arhamar Raahimiin. Washallallaahu ‘Alaa Sayyidinaa Muhammadin Wa’alaa Aalihii Washahbihii Wasallam. Wal-Hamdu Lllaahi Rabbil ‘Aalamiin.
Untuk hizib yamani cara puasanya 7 hari amalannya dibaca 313x tiap sholat malam dan dibaca tiap sholat fardu 41x.dan didawam tiap sholat magrib dan subuh dibaca 3x.

Ajian Hizib Tauhid


HIZIB TAUHID

ASTAGHFIRULLAAHAL ‘AZHIIM > 3x
A’UUDZU BILLAAHI MINASYSYAITHAANIRROJIIM > 3x
Tawasul kepada: Nabi Muhammad Rasulullah SWA, Khulafaurrasidin Abu Bakar – Umar – Usman – Ali r.a, Malaikat Muqorrobin, Syekh Abil Hasan As-Syadziliy r.a, Syekh Abdur Qodir Jailani Al-Baghdadiy r.a, Syekh Ahmad Ali Al-Bunni r.a, Sunan Kalijogo, Man Ajazani
BISSMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIM
LAA ILAAHA ILLALLAHU HAWALAINA HISARUN
MUHAMMADURASULULLAHI QUFULAN WA MISMARAN
LAA ILAAHA ILLALLAAHU MUHAMMADARASULULLAH
LAA ILAAHA ILLALLAAHU MUHAMMADARASULULLAH
QAULAN WA FI’LAN IN BATSTA ROBBIKA LA SYADID
WALLAAHU MIWWAROIHIMMUHID, BAL HUWA QUR AANUMMAJIIDUN FII LAUHIM MAHFUD
SUMMUM BU’MUN UMYUN FAHUM LAA YARJI’UN
SUMMUM BU’MUN UMYUN FAHUM LAA YA’KILUUN
SUMMUM BU’MUN UMYUN FAHUM LAA YATAKALLAMUN
SUMMUM BU’MUN UMYUN FAHUM LAA YUBSIRUN
SHALALLAHU ‘ALA KHOIRI KHOLQIHI MUHAMMADIN WA’ALA AALIHI WA ASKHAABIHI ‘AJMAIIN BIRAHMATIKA YAA ARHAMAR RAHIMIIN > 21x (dibaca habis sholat fardhu)
Ditutup dengan do’a dibawah ini :
ALLAHUMMA ROBBANNA WA ROBBA KULLI SYAI-IN, ANA SYAHIIDUN ANNAKARROBBU WAHDAK LAA SYARIIKALAK
ALLAHUMMA ROBBANNA WA ROBBA KULLI SYAI-IN, ANA SYAHIIDUN ANNA MUHAMMADAN ‘ABDUKA WA ROSUULUK.
ALLAHUMMA ROBBANNA WA ROBBA KULLI SYAI-IN, ANA SYAHIIDUN ANNAL ‘IBAADA KULLAHUM UHWAH.
ALLAHUMMA ROBBANA WA ROBBA KULLI SYAI-IN, IJ’ALNII MUHLISHON WA AHLII FII KULLI SYAA’ATIN MINADDUN-YAA WAL AAKHIRAH. YAA DZALJALAALI WAL IKRAAM. ISMA’ WAS-TAJIB, ALLAHU AKBARUL AKBAR NURUSSAMAWATIWAL ARDHI, ALLAHU AKBARU AKBAR HASBIYAALLAHU WANI’MAL WAKIL, ALLAHU AKBARU AKBAR
Artinya:
Ya Allah ya Tuhan kami, Tuhan segenap sesuatu. Aku adalah saksi bahwa Engkau satu-satunya Tuhan, tidak ada sekutu bagi Engkau.
Ya Allah ya Tuhan kami, Tuhan segenap sesuatu, aku adalah saksi bahwa Muhammad sejatinya adalah hamba dan rasul-Mu.
Ya Allah ya Tuhan kami, Tuhan segenap sesuatu, aku adalah saksi bahwa seluruh hamba adalah bersaudara.
Ya Allah ya Tuhan kami, Tuhan segenap sesuatu, jadikanlah aku dan keluargaku sebagai orang-orang yang ikhlas terhadap-Mu, dalam setiap saat di dunia dan di akhirat. Duh, Dzat Yang Agung dan Mulia, dengarkanlah do’aku dan perkenankanlah. Allah Maha Besar dan yang paling terbesar, cahaya langit dan bumi. Allah Maha Besar dan yang paling besar, Allah pencukupku dan sebaik-baiknya pelindung. Allah Maha Besar dan yang paling besar.
Do’a tersebut tambahan dari saya pribadi, Allah akan melimpahi anda taufik dalam do’a tersebut kalau anda mampu menyusupkan persaksian nabi terhadap dirinya sendiri bagi risalah antara mengesakan Allah dan mengakui bahwa hamba itu saudara.
Sebelum dan sesudahnya saya mohon maaf lahir bathin apabila ada kesalahan penuliasan teks dalam hizib maupun do’a tersebut diatas mohon diralat.

Nabi Ibrahim Bin Nabi Adham


IBRAHIM IBN ADHAM

TANYA:
KI WONGALUS SAYA SUDAH MENGAMALKAN ASMAK, TAPI APAKAH ASMAK ITU SUDAH MENYATU DALAM DIRI SAYA DAN ADA POWERNYA?
JAWAB: PERTANYAAN INI SEDERHANA, TAPI MOHON MAAF SAYA TIDAK BISA MENJAWABNYA SECARA SEDERHANA. NAH, ARTIKEL INI INSYA ALLAH BISA MENJAWAB BANYAK PERTANYAAN SERUPA BAGAIMANA CARA AGAR SEBUAH ILMU (ASMAK, HIZIB, ILMU-ILMU HIKMAH –YANG HAKIKATNYA SEMUA ITU ADALAH DOA KEPADA ALLAH SWT — MEMILIKI KEKUATAN, POWER, DAYA, KAROMAH, TUAH DAN BISA MENYATU DALAM DIRI KITA.
Untuk menjawabnya ijinkan saya memaparkan sebuah kisah sejarah —menurut Mursyid saya, memaparkah kisah sejarah kaum sufi meskipun berulang kali sangat bagus karena ada energi baru yang bisa diambil— sebagaimana yang dituliskan oleh sufi Farududdin Attar dalam bukunya TAZKIRAT-UL AULIYA dan dalam buku MASNAWI karya sufi Jalaluddin Rumi. Yaitu seorang sosok  paling menonjol dari awal pertapa Sufi yaitu IBRAHIM IBN ADHAM (إبراهيم بن أدهم) yang hidup pada 718 - 782 Masehi. Insya allah anda nanti akan mampu menjawab pertanyaan anda di atas…
kwa ibrahimKisah ini bermula ketika Ibrahim ibn Adham menjadi raja di Balkh,  wilayah yang masuk dalam kerajaan Khurasan, menggantikan ayahnya yang baru wafat. Sebagaimana umumnya kehidupan para raja, Ibrahim bin Adham juga bergelimang kemewahan. Hidup dalam istana megah berhias permata, emas, dan perak. Setiap kali keluar istana ia selalu di kawal 80 orang pengawal. 40 orang berada di depan dan 40 orang berada di belakang, semua lengkap dengan pedang yang terbuat dari baja yang berlapis emas.
Suatu malam, ia tidur di pembaringan kerajaan. Pada tengah malam, atap kamar tidurnya berguncang dasyat seolah olah ada seseorang yang berjalan di atasnya.”Siapa itu?” teriaknya. Dijawab, “Seorang teman. Aku kehilangan seekor unta, dan aku kini tengah mencarinya di atap ini.””Dasar bodoh, engkau mencari unta di atap?” pekik Ibrahim.”Orang jahil (bodoh),” tukas suara itu, “apakah engkau mencari Tuhan di dalam pakaian sutra dan di atas tempat tidur emas?”.
Kata kata ini menyentak hati Ibrahim dan membuatnya ketakutan. Api serasa berkobar di dalam dirinya, dan ia pun tidak dapat kembali tidur. Ketika pagi tiba, Ibrahim kembali ke mimbar dan duduk di singgasananya; berpikir, bingung, dan waspada. Para menteri kerajaan berdiri di tempat mereka masing-masing; budak budaknya berdiri berjajar berhimpitan. Semua warga istana hadir. Tiba tiba, seorang lelaki dengan raut wajah yang sangat buruk memasuki ruangan, sangat buruk untuk dilihat sehingga tak ada seorang pun dari para pejabat dan pelayan kerajaan yang berani menanyakan namanya; lidah lidah mereka tertahan di tenggorokan. Lelaki ini mendekat dengan khidmat ke singgasana.
“Apa maumu” tanya Ibrahim.
“Aku baru saja tiba di penginapan ini,” ujar lelaki itu.
“Ini bukan penginapan. Ini istanaku. Kau gila,” teriak Ibrahim.
“Siapa yang memiliki istana ini sebelummu?” tanya lelaki itu.
“Ayahku,”jawab brahim.”
Dan sebelumnya?”
“Kakekku?”
“Dan sebelumnya?”
“Buyutku.”
“Dan sebelumnya?”
“Ayah dari buyutku.”
“Ke mana mereka semua pergi?” tanya lelaki itu.
“Mereka telah tiada. Mereka telah meninggal dunia,” jawab Ibrahim.
“LaIu, apa lagi namanya tempat ini kalau bukan penginapan, di mana seseorang masuk dan yang lainnya pergi?”
Setelah berkata begitu, lelaki asing itu pun menghilang. Ia adalah Nabi Khidhr as. Api berkobar semakin dahsyat di dalam jiwa Ibrahim, dan seketika kesedihan menatap dalam hatinya. Kedua kejadian itu, di malam dan siang hari, sama sama misterius dan tidak dapat dijelaskan oleh akal.
Akhirnya Ibrahim berkata, “Pasang pelana kudaku. Aku akan pergi berburu. Aku tidak tahu apa yang telah kualami hari ini. Ya Tuhan, bagaimana ini akan berakhir?”Pelana kudanya dipasang, dan ia pun pergi berburu. Sejurus kemudian, ia memacu kudanya melintasi padang pasir; sepertinya ia tidak tahu apa yang sedang ia lakukan. Dalam keadaan bingung, ia terpisah dari para Pengawalnya. Di tengah perjalanan, tiba tiba ia mendengar sebuah suara, “Bangunlah, sebelum engkau tidak mampu bangun!”Ia berpura pura tidak mendengarnya dan terus memacu kudanya.
Untuk kedua kalinya suara itu terdengar lagi, tapi ia tidak menghiraukannya. Kali yang ketiga, ia mendengar suara yang sama, ia pun pergi menjauh. Kemudian, suara itu kembali terdengar untuk keempat kalinya, “Bangunlah, sebelum engkau tak mampu bangun!”Kali ini ia kehilangan kendali dirinva. Tiba tiba ia melihat seekor rusa muncul, dan Ibrahim pun Membidiknya. Rusa itu berbicara pada Ibrahim, “Aku diutus untuk mencarimu. Engkau tak dapat menangkapku. Untuk inikah engkau diciptakan, ataukah ini yang diperintahkan kepadamu?””Ah, apa yang, kualami ini?” tukas Ibrahim. Ibrahim pun memalingkan wajahnya dari rusa itu. Kemudian ia mendengar kata kata yang sama keluar dari bagian depan pelana kudanya. Rasa takut dan ngeri menguasai dirinya.
Kemudian pesan Ilahi itu menjadi lebih jelas, karena Allah Yang Maha kuasa berkehendak untuk menyempurnakan komunikasi itu. Untuk ketiga kalinya, suara yang sama keluar dari kerah bajunya. Pesan ilahiah itu pun sempurna, dan surga terbuka baginya. Kini keimanan merebak di dalam diri Ibrahim. Ibrahim turundari kudanya; pakaian dan kudanya basah terkena tetes air matanya.
MENGENAKAN JUBAH ‘KEMISKINAN’ HAKIKATNYA MEMULAI MENINGGALKAN KE-AKUAN DAN MENGHINDARI KESOMBONGAN KARENA KESOMBONGAN DAN RIYA (NARSISME) ADALAH HIJAB/TIRAI RUHANI…

Ibrahim pun bertobat dengan sebenar benarnya dan tulus. Ia melangkah ke tepi jalan, kemudian ia melihat seorang gembala yang mengenakan pakaian dari penutup kepala yang terbuat dari bulu hewan, menggembalakan domba dombanya. Ibrahim melihat lebih dekat, dan menyadarinya bahwa gembala itu adalah budaknya. Ibrahim memberikan jubahnya yang bersulam emas dan mahkotanya yang bertahtakan permata kepada gembala itu, juga sekalian dengan domba dombanya. Sedangkan Ibrahim mengambil pakaian dan penutup kepala gembala itu, dan itu ia pakai sendiri. Semua malaikat berdiri memandang Ibrahim.”Betapa agungnya kerajaan yang kini dimiliki Ibnu Adham,” ujar mereka. “Ia telah membuang pakaian dekil duniawi, dan kini mengenakan jubah agung kemiskinan.”
Setiap hari, Ibrahim pergi bekerja mencari nafkah hingga malam hari. Semua pendapatannya ia belanjakan untuk keperluan para sahabatnya. Tetapi, saat ia selesai mendirikan salat malam (Maghrib dan Isya), membeli sesuatu, dan kembali kepada para sahabatnya, malam telah lama berlalu.
Suatu malam, para sahabat sufi-nya berkata, “Ibrahim, selalu datang telat. Ayo, kita makan roti dan pergi tidur. Itu akan menjadi isyarat bagi Ibrahim agar ia kembali lebih awal di kemudian hari. Agar ia tidak lagi membiarkan kita menunggu begitu lama.”Mereka pun melakukan hal itu. Ketika lbrahim kembali, ia melihat para sahabatnya tertidur. Ia mengira mereka belum makan apa-apa dan tidur dalam keadaan lapar. Ibrahim pun segera menyalakan api. Ia membawa sedikit tepung, maka ia membuat adonan untuk dibuat makanan agar para sahabatnya punya sesuatu untuk dimakan ketika mereka bangun, sehingga mereka sanggup untuk berpuasa di siang harinya. Para sahabat Ibrahim bangun dan melihatnya dengan jenggotnya di atas tanah, sedang meniup api; air matanya bercucuran, dan ia dikelilingi oleh asap.”Apa yang sedang engkau lakukan?” mereka bertanya.”Aku melihat kalian tertidur,” Ibrahim menjawab. “Aku berkata dalam hati, mungkin kalian tidak memiliki apa-apa untuk dimakan dan tidur dalam keadaan lapar. Maka aku pun membuatkan sesuatu untuk kalian makan setelah kalian bangun.”
“Lihatlah bagaimana dia berpikir tentang kita, dan bagaimana kita berpikir tentang dia,” ujar mereka.
Berbulan bulan mengembara, sambil berkhalwat Ibrahim pun mulai memberikan pegajaran-pengajaran melalui hikmah yang ditemukannya selama dalam perjalanan. Suat ketika dia tiba di sebuah kampung bernama Bandar Nishafur. Di sana pun mencari gua untuk dijadikan tempat  menyendiri, berdzikir dan memperbanyak lbadah. Hingga keshalihan, kezuhudan dan kesufiannya semakin dikenal banyak orang. Banyak di antara mereka yang mendatangi dan menawarkan bantuan kepadanya, tetapi Ibrahim selalu menolak.
MENJADI PENJAGA KEBUN HAKIKATNYA MELEBURKAN DIRI KEPADA KEHENDAK ILAHI. BELAJAR UNTUK TIDAK MEMPERTURUTKAN KEINGINAN KITA, BELAJAR MENGENDALIKAN EGO DAN BELAJAR UNTUK MENTAATI KEINGINAN ALLAH KEPADA KITA.
Beberapa tahun kemudian, ia meninggalkan Bandar Nishafur, dan dalam perjalanan selanjutnya menuju Makkah, hampir di setiap kota yang ia singgahi terdapat kisah menarik tentang dirinya yang dapat menjadi renungan bagi kita, terutama keikhlasan dan ketawadhuannya.
Pernah satu ketika, di suatu kampung Ibrahim kehabisan bekal. Untungnya, ia bertemu dengan seorang kaya yang membutuhkan penjaga untuk kebun delimanya yang sangat luas. Ibrahim pun diterima sebagai penjaga kebun, tanpa disadari oleh orang tersebut kalau lelaki yang dipekerjakannya adalah Ibrahim bin Adham, ahli ibadah yang sudah lama ia kenal namanya. Ibrahim menjalankan tugasnya dengan baik tanpa mengurangi kuantitas ibadahnya.
Satu hari, pemilik kebun minta dipetikkan buah delima. Ibrahim melakukannya, tapi pemilik kebun malah memarahinya karena delima yang diberikannya rasanya asam.
“Apa kamu tidak bisa membedakan buah delima yang manis dan asam,” tegumya.
“Aku belum pernah merasakannya, Tuan,” jawab Ibrahim.
Pemilik kebun menuduh Ibrahim berdusta. Ibrahim lantas shalat di kebun itu, tapi pemilik kebun menuduhnya berbuat riya dengan shalatnya.
“Aku belum pernah melihat orang yang lebih riya dibanding kamu.”
“Betul tuanku, ini baru dosaku yang terlihat. Yang tidak, jauh lebih banyak lagi,” jawabnya. Dia pun dipecat, lalu pergi.
Di perjalanan, ia menjumpai seorang pria sedang sekarat karena kelaparan. Buah delima tadi pun diberikannya. Sementara itu, tuannya terus mencarinya karena belum membayar upahnya. Ketika bertemu, Ibrahim meminta agar gajinya dipotong karena delima yang ia berikan kepada orang sekarat tadi. “Apa engkau tidak mencuri selain itu?” tanya pemilik kebun. “Demi Allah, jika orang itu tidak sekarat, aku akan mengembalikan buah delimamu,” tegas Ibrahim.
Setahun kemudian, pemilik kebun mendapat pekerja baru. Dia kembali meminta dipetikkan buah delima. Tukang baru itu memberinya yang paling manis. Pemilik kebun bercerita bahwa ia pernah memiliki tukang kebun yang paling dusta karena mengaku tak pernah mencicipi delima, memberi buah delima kepada orang yang kelaparan, minta dipotong upahnya untuk buah delima yang ia berikan kepada orang kelaparan itu. “Betapa dustanya dia,” kata pemilik kebun.
Tukang kebun yang baru lantas berujar, “Demi Allah, wahai majikanku. Akulah orang yang kelaparan itu. Dan tukang kebun yang engkau ceritakan itu dulunya seorang raja yang lantas meninggalkan istananya karena zuhud.” Pemilik kebun pun menyesali tindakannya, “Celaka, aku telah menyia-nyiakan seseorang yang memiliki nama besar dan kekayaan ilmu yang belum pernah aku temui sebelumnya.”
MENYEMBUNYIKAN KESHOLEHAN, PENYANGKALAN DIRI AGAR TUHAN TIDAK CEMBURU KEPADA KITA, DAN HAKIKATNYA KITA PERLU TERUS MENERUS MENEMPA DIRI…

Syahdan, perjalanan Ibrahim Ibnu Adham sudah hampir masuk ke wilayah Kota Makkah. Ternyata berita kedatangannya sudah didengar oleh para pemimpin dan ulama Mekkah, dan mereka bersama sama menunggu. Sayangnya, tak seorang pun yang mengenali wajah Ibrahim sebelumnya.
Saat itu para penjaga kota Mekkah diutus untuk menunggu kedatangan sang sufi Ibrahim Ibn Adham. Hari yang ditunggu-tunggu datanglah. Ibrahim datang berjalan kaki menggunakan pakaian pengemis yang sangat kotor dengan wajah yang susah dikenali. Bertanyalah penjaga kota Mekkah kepada pengemis tersebut. “Apakah kamu mengenal Ibrahim bin Adham, ahli ibadah yang terkenal itu?”
Pengemis yang tak lain Ibrahim Ibn Adham pun menjawab: “Untuk apa kamu menanyakan si ahli bidah itu?”
Mendapat jawaban yang tidak sopan seperti itu, Penjaga kota mekkah marah bukan main karena merasa ada seseorang yang menginjak harga diri seorang ulama besar rajanya kaum sufi. Penjaga tersebut memukuli Ibrahim berulangkali dan menyeretnya menghadap pemimpin Makkah.
Saat diinterogasi, jawaban yang keluar dari mulutnya tetap sama, “Untuk apa kalian menanyakan si ahli bid’ah itu?” Ibrahim pun masuk ruang penyiksaan dan disiksa karena dia dianggap menghina seorang ulama agung.
Apakah Ibrahim sedih? Ternyata tidak sama sekali. Dalam hatinya ia Ibrahim bersyukur diperlakukan demikian, ia berkata kepada dirinya sendiri, “Wahai Ibrahim, dulu waktu berkuasa kamu memperlakukan orang seperti ini. Sekarang, rasakanlah olehmu tangan-tangan penguasa ini.”
Banyak momentum spiritual didapatkan Ibrahim ibn Adham ketika dirinya direndahkan orang, dipukuli, disiksa sehingga dia bisa mengetahui kekeliruan dan inilah saatnya untuk memperbaiki diri. Kesendiriannya membawanya kepada rasa bersalah dan memohon ampun kepada Allah SWTm menebus segala kesalahan dan kelalaian. Fakta yang buruk mengajarkan keikhlasan, kezuhudan, dan ketawadhuannya yang tak ternilai harganya.
MENYADARKAN ORANG LAIN, TERUSLAH ISTIQOMAH DI JALAN KEYAKINAN, SEBARKAN KEBAIKAN SECARA SEMBUNYI-SEMBUNYI DAN TUTUP SEGERA CELAH-CELAH DOSA DALAM DIRIMU…
Dan pada suatu hari, Ibrahim bin Adham didatangi seorang lelaki yang gemar melakukan maksiat. Lelaki tersebut bernama Jahdar bin Rabiah. Ia meminta nasehat kepada dirinya agar ia dapat menghentikan perbuatan maksiatnya. Ia berkata, “Ya Aba Ishak, aku ini seorang yang suka melakukan perbuatan maksiat. Tolong berikan aku cara yang ampuh untuk menghentikannya.”
Setelah merenung sejenak, Ibrahim berkata, “Jika kamu mampu melaksanakan lima syarat yang kuajukan, maka aku tidak keberatan kau berbuat dosa.”
Mendengar jawaban laki-laki tersebut gembira dan dengan penuh rasa ingin tahu yang besar dia bertanya, “Apa saja syarat-syarat itu, ya Aba Ishak (Ibrahim ibn Adham)?”
“Syarat pertama, jika kau melaksanakan perbuatan maksiat, janganlah kau memakan rizki Allah”, ujarnya.
Lelaki itu mengernyitkan dahinya lalu berkata, “lalu aku makan dari mana? Bukankah segala sesuatu yang berada di bumi ini adalah rizki Allah?”
“Benar”, jawab ibrahim tegas. “Bila kau telah mengetahuinya, masih pantaskah kau memmakan rizki-Nya sementara kau terus melakukan maksiat dan melanggar perintah-perintah-Nya?”
“Baiklah…”, jawab lelaki itu tampak menyerah, “Kemudian apa syarat yang kedua?”
“Kalau kau bermaksiat kepada Allah, janganlah kau tinggal di bumi-Nya”, kata Ibrahim lebih tegas lagi.
Syarat kedua ini membuat jahdar lebih kaget lagi. “Apa? Syarat ini lebih hebat lagi. Lalu aku harus tinggal di mana? Bukankah bumi dengan segala isinya ini milik Allah?”
“Benar. Karena itu pikirkahlah baik-baik. Apakah kau masih pantas memakan rizki-Nya dan tinggal di bumi-Nya sementara kau terus berbuat maksiat?”, tanya Ibrahim.
“Kau benar Aba Ishak”, ucap Jahdar kemudian. “Lalu apa syarat yang ketiga?”, tanyanya dengan penasaran.
“Kalau kau masih juga bermaksiat kepada Allah, tetapi masih ingin memakan rizki-Nya dan tinggal di bumi-Nya, maka carilah tempat yang terembunyi agar tidak terlihat oleh-Nya.”
Syarat ini membuat lelaki itu terkesima. “Ya Aba Ishak, nasehat macam apakah semua ini? Mana mungin Allah tidak melihat kita?”
“Bagus! Kalau kau yakin Allah melihat kita, tetapi kau masih terus memakan rizkNya, tinggal di buminya, dan terus melakukan maksiat kepada-Nya. Pantaskah kau melakukan semua itu?”, tanya Ibrahim kepada lelaki yang masih tampak membisu itu. Semua ucapan itu membuat Jahdar bin Rabiah tidak berkutik dan membenarkannya.
“Baiklah, ya Aba Ishak, lalu katakan sekarang apa syarat yang keempat?”
“Jika malaikatul maut hendak mencabut nyawamu, katakanlah kepadanya bahwa engkau belum mau mati sebelum bertobat dan melakukan amal shaleh.”
Jahdar termenung. Tampaknya ia mulai menyadari semua perbuatan yang dilakukan selama ini. Ia kemudian berkata, “Tidak mungkin…. Tidak mugnkin semua itu kulakukan”.
“Ya Abdallah (hamba Allah), bila kau tidak sanggup mengundurkan hari kematianmu, lalu dengan cara apa kau dapat menghindari murka Allah?”
Tanpa banyak komentar lagi, ia bertanya syarat yang kelima, yang merupakan syarat terakhir. Ibrahim bin Adham untuk kesekian kalinya memberi nasehat kepada lelaki itu.
“Yang terakhir, bila malaikat Zabaniyah hendak menggiringmu ke neraka di hari kiamat, janganlah kau bersedia ikut dengannya dan menjauhlah!”
Lelaki yang ada di hadapan Ibrahim bin Adham itu tampaknya tidak sanggup lagi mendengar nasehatnya. Ia menangis penuh penyesalan. Dengan wajah penuh sesal, ia berkata, “cukup…cukup ya Aba Ishak! Jangan kau teruskan lagi. Aku tidak sanggup lagi mendengarnya. Aku berjanji, mulai saat ini aku akan beristighfar dan bertaubat nasuha kepada Allah”.
Lelaki itu memang menepati janjinya. Sejak pertemuannya dengan Ibrahim bin Adham, ia benar-benar berubah. Ia mulai menjalankan ibadah dan semua perintah-perintah Allah dengan baik dan khusyuk.
AGAR ILMUMU ADA POWERNYA, AGAR DOAMU DIKABULKAN ALLAH, AGAR KATA-KATAMU BERKAROMAH, INI SYARATNYA…
Suatu ketika Ibrahim bin Adham, melewati pasar yang ramai. Selang beberapa saat beliau pun dikerumuni banyak orang yang ingin minta nasehat. Salah seorang di antara mereka bertanya, “Wahai Guru! Allah telah berjanji dalam kitab-Nya bahwa Dia akan mengabulkan doa hamba-Nya. Kami telah berdoa setiap hari, siang dan malam, tapi mengapa sampai saat ini doa kami tidak dikabulkan?”
Ibrahim bin Adham diam sejenak lalu berkata, “Saudara sekalian. Ada 10 hal yang menyebabkan doa kalian tidak dijawab oleh Allah.
1.    Pertama, kalian mengenal Allah, namun tidak menunaikan hak-hak-Nya.
2.    Kedua, kalian membaca Al-Quran, tapi kalian tidak mau mengamalkan isinya.
3.    Ketiga, kalian mengakui bahwa iblis adalah musuh yang sangat nyata, namun dengan suka hati kalian mengikuti jejak dan perintahnya.
4.    Keempat, kalian mengaku mencintai Rasulullah, tetapi kalian suka meninggalkan ajaran dan sunnahnya.
5.    Kelima, kalian sangat menginginkan surga, tapi kalian tak pernah melakukan amalan ahli surga.
6.    Keenam, kalian takut dimasukkan ke dalam neraka, namun kalian dengan senangnya sibuk dengan perbuatan ahli neraka.
7.    Ketujuh, kalian mengaku bahwa kematian pasti datang, namun tidak pernah mempersiapkan bekal untuk menghadapinya.
8.    Kedelapan, kalian sibuk mencari aib orang lain dan melupakan cacat dan kekurangan kalian sendiri.
9.    Kesembilan, kalian setiap hari memakan rezeki Allah, tapi kalian lupa mensyukuri nikmat-Nya.
10.    Kesepuluh, kalian sering mengantar jenazah ke kubur, tapi tidak pernah menyadari bahwa kalian akan mengalami hal yang serupa.”
Setelah mendengar nasehat itu, orang-orang itu menangis.
Dalam kesempatan lain Ibrahim kelihatan murung lalu menangis, padahal tidak terjadi apa-apa. Seseorang bertanya kepadanya kenapa ia menangis. Ibrahim menjawab, “Saya melihat kubur yang akan saya tempati kelak sangat mengerikan, sedangkan saya belum mendapatkan penangkalnya. Saya melihat perjalanan di akhirat yang begitu jauh, sementara saya belum punya bekal apa-apa. Serta saya melihat Allah mengadili semua makhluk di Padang Mahsyar, sementara saya belum mempunyai alasan yang kuat untuk mempertanggungjawabkan segala amal perbuatan saya selama hidup di dunia.”
MENJAGA KEYAKINAN SECARA TEGUH TIDAK TERGOYAHKAN, TERUS MEWASPADAI JEBAKAN SETAN YANG ADA DALAM DIRI…

Pernah suatu hari beliau  ditanya, “kenapa kamu keluar dari istana menjadi fakir miskin dan bekumpul dengan manusia miskin lainnya?”. Ibrahim Bin Adham tidak langsung menjawab, beliau diam sejenak lalu menjawab, “saya ingin memegang agamaku erat-erat dan menaruhnya di antara dadaku, saya lari membawa agamaku dari satu negara ke negara yang lain, siapapun yang melihat pasti ia mengira bahwa saya seorang pengembala atau orang gila, semuanya saya lakukan hanya untuk menjaga agamaku dari gangguan setan yang terkutuk. Saya ingin membawa imanku menuju keselamatan hingga  menemui ajal”.
Ibrahim ibn Adham memilih hidup sederhana dan mencari nafkah melalui kerja kasar yang halal hingga beliau meninggal. Ibrahim Bin Adham  pernah berpesan seseorang tidak akan bisa sampai kederajat “sholeh”  kecuali mampu menahan enam cobaan:
1. Hendaklah kamu menutup pintu gerbang kenikmatan dan membuka pintu gerbang kesulitan.
2. Hendaklah kamu menutup pintu gerbang kemasyhuran dan membuka pintu gerbang kehinaan
3. Hendaklah kamu menutup pintu gerbang hidup santai dan membuka pintu gerbang kerja keras
4. Hendaklah kamu menutup pintu gerbang tidur dan membuka pintu gerbang jaga tengah malam
5. Hendaklah kamu menutup pintu gerbang kekayaan dan membuka pintu gerbang kemiskinan
6. Hendaklah kamu menutup pintu gerbang cita-cita dan membuka pintu gerbang kesiapan menghadapi mati.
Syaqiiq al-Balkhi adalah teman Ibrahim bin Adham yang juga dikenal ahli ibadah, zuhud dan tinggi tawakalnya kepada Allah. Hingga pernah sampai pada tataran enggan untuk bekerja. Penasaran dengan keadaan temannya, Ibrahim bin Adham bertanya, “Apa sebenamya yang menyebabkan Anda bisa seperti ini?” Syaqiiq menjawab, “Ketika saya sedang dalam perjalanan di padang yang tandus, saya melihat seekor burung yang patah kedua sayapnya.
Lalu saya berkata dalam hati, aku ingin tahu, dari mana burung itu mendapatkan rizki. Maka aku duduk memperhatikannya dari jarak yang dekat. Tiba-tiba datanglah seekor burung yang membawa makanan di paruhnya. Burung itu mendekatkan makanan ke paruh burung yang patah kedua sayapnya untuk menyuapinya. Maka saya berkata dalam hati, “Dzat yang mengilhami burung sehat untuk menyantuni burung yang patah kedua sayapnya di tempat yang sepi ini pastilah berkuasa untuk memberiku rejeki di manapun aku berada.”
Maka sejak itu, aku putuskan untuk berhenti bekerja dan aku menyibukkan diriku dengan ibadah kepada Allah. Mendengar penuturan Syaqiiq tersebut Ibrahim berkata, “Wahai Syaqiiq, mengapa kamu serupakan dirimu dengan burung yang cacat itu? Mengapa Anda tidak berusaha menjadi burung sehat yang memberi makan burung yang sakit itu? Bukankah itu lebih utama? Bukankah Nabi bersabda, “Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah?”
Sudah selayaknya bagi seorang mukmin memilih derajat yang paling tinggi dalam segala urusannya, sehingga dia bisa mencapai derajat orang yang berbakti? Syaqiiq tersentak dengan pernyataan Ibrahim dan ia menyadari kekeliruannya dalam mengambil pelajaran. Serta merta diraihnya tangan Ibrahim dan dia cium tangan itu sambil berkata, “Sungguh. Anda adalah ustadzku, wahai Abu Ishaq (Ibrahim ibn Adham).”
KESIMPULAN: BERJUANG SAMPAI TITIK DARAH TERAKHIR DAN MENUNGGU RAHMAT ALLAH SWT…

Seorang raja kaya dengan istananya yang megah gemilang. Kemegahannya saat itu belum ada yang menandinginya. Meskipun hidup bergelimang harta dan kekuasaan tidak membuat hati beliau lalai. Bahkan beliau terkenal sebagai orang yang taat beribadah dan sangat penyantun terhadap sesama terlebih kepada orang-orang miskin di negerinya. Setiap Jum’at dikumpulkan para fakir miskin di depan istananya dan ditaburkannya uang dirham ke halaman istana. Ia juga gemar memberi hadiah bagi orang-orang yang dianggap berjasa serta memberi zakat dan shadaqah jariyah pada hari-hari tertentu. Ibrahim bin Adham, dikenal orang tak pernah duduk dengan menumpangkan kakinya. Seorang muridnya pernah bertanya, “Wahai Guru, mengapa kau tak pernah duduk dengan bertumpang kaki?” “Aku pernah melakukan itu satu kali,” jawab Ibrahim, “Tapi kemudian aku dengar sebuah suara dari langit: Hai Anak Adham, apakah seorang hamba duduk seperti itu di hadapan tuannya?” Aku segera duduk tegak dan memohon ampun.”…
Itulah sopan santun manusia di hadapan Tuhannya. Menjaga benar hatinya agar tiada apapun dihatinya selain ALLAH. Laa Ilaha Ilallah Muhammadar Rasulullah. Tiada tuhan selain Allah. Tiada aku/ego/diri lagi di dalam hati kecuali disana ada ALLAH yang bersemayam satu-satunya. Semoga kita bisa mengambil hikmah dari perjalanan hidup sang sufi agung Ibrahim ibn Adham ini. Al Fatihah kukirim buatmu, wahai sang guru aulia dan ijinkanlah aku yang penuh dosa ini membersihkan debu di kakimu dan angkatlah aku menjadi muridmu ….

Tatacara Melakukan Dzikir KH Abdullah Hamid Pasuruan


DZIKIR KH ABDUL HAMID PASURUAN

kh abdul hamid kwaSuatu ketika ada seseorang meminta nomer togel ke Kyai Hamid. Oleh Kyai Hamid diberi dengan syarat jika dapat togel maka uangnya harus dibawa kehadapan Kyai Hamid. Maka orang tersebut benar-benar memasang nomer pemberian Kyai Hamid dan menang. Saran ditaati uang dibawa kehadapan Kyai Hamid. Oleh kyai uang tersebut dimasukan ke dalam bejana dan disuruh melihat apa isinya. Terlihat isinya darah dan belatung. Kyai Hamid berkata “tegakah saudara memberi makan anak istri saudara dengan darah dan belatung?” Orang tersebut menangis dan bertobat.
Setiap pergi ke manapun Kyai Hamid selalu didatangi oleh umat, yang berduyun duyun meminta doa padanya. Bahkan ketika naik haji ke mekkah pun banyak orang tak dikenal dari berbagai bangsa yang datang dan berebut mencium tangannya. darimana orang tau tentang derajat Kyai Hamid? Mengapa orang selalu datang memuliakannya? Konon inilah keistimewaan beliau, beliau derajatnya ditinggikan oleh Allah SWT.
Pada suatu saat orde baru ingin mengajak Kyai Hamid masuk partai pemerintah. Kyai Hamid menyambut ajakan itu dengan ramah dan menjamu tamunya dari kalangan birokrat. Ketika surat persetujuan masuk partai pemerintah itu disodorkan bersama pulpennya, Kyai Hamid menerimanya dan menandatanganinya. Anehnya pulpen tak bisa keluar tinta, diganti polpen lain tetap tak mau keluar tinta. Akhirnya Kyai Hamid berkata: “Bukan saya yang gak mau tanda tangan, tapi bolpointnya gak mau”. Itulah Kyai Hamid dia menolak dengan cara yang halus dan tetap menghormati siapa saja yang bertamu kerumahnya.
Inilah beberapa dari banyak karomah Kyai Hamid. Kyai Hamid adalah realita nyata tentang munculnya seorang hamba Allah yang mempunyai kekuatan ma’rifat billah yang mumpuni dan kekuatan musyahadah atas nur tajalli dengan maqam wilayah yang amat tinggi. Dan kekuatan tersebut tentu tidak mungkin beliau dapatkan dengan serta merta tanpa melalui tahapan-tahapan amaliyah dan maqamat tarekat yang beliau jalani dan beliau istiqamahkan. Setidaknya -dari sirah Kyai Hamid yang dapat kita baca-, kualitas amaliyah dan maqamat itulah yang selalu beliau pancarkan dalam setiap gerak langkah beliau. Kewara’an, kezuhudan, ketawadlu’an, kesabaran, keistiqamahan, dan riyadlah.
Dan yang jelas, kekuatan ma’rifat dan wilayah tersebut hingga saat ini telah menjadi hamparan hikmah yang maha luas dan menebarkan harum pada sanubari tiap orang yang mengenalnya. Hingga siapapun tak akan pernah kehabisan untuk mengais suri tauladan atas keagungan akhlaknya dan menempa keberkahan yang telah beliau sebarkan dalam setiap relung hati dan palung hidup kita.
Sebelum menjadi kyai, semasa beliau mondok di Termas, Abdul Hamid (nama asli Kyai Hamid) banyak melakukan suluk tarekat secara sirri. Seperti sering pergi ke gunung dekat pondok Termas untuk melakukan khalwat dan dzikir. Tapi kalau ada orang datang, ia pura-pura mantheg (mengetapel) agar orang tidak tahu bahwa dia sedang berkhalwat. Amalan wirid juga sering beliau baca disela-sela aktifitasnya sebagai seorang santri. Bahkan, ketika sering diajak begadang untuk mencari jangkrik, Kyai Hamid segera membaca wirid ketika teman-temannya tidak melihatnya.
Lambat laun, aktifitas suluk Kyai Hamid dengan dzikir sirri (qalbi) dan membaca awrad semakin intens dilakukan di kamar Pondok. Bahkan diceritakan, semakin hari, Kyai Hamid semakin jarang keluar dari kamar untuk melakukan dzikir dan wirid tarekat tersebut. Sampai-sampai, kawan-kawannya menggodanya dengan mengunci pintu kamar dari luar.
Beliau bersikap hormat pada siapapun. Dari yang miskin sampai yang kaya, dari yang jelata sampai yang berpangkat, semua dilayaninya, semua dihargainya. Misalnya, bila sedang menghadapi banyak tamu, beliau memberikan perhatian pada mereka semua. Mereka ditanyai satu per satu sehingga tak ada yang merasa disepelekan. “Yang paling berkesan dari Kiai Hamid adalah akhlaknya: penghargaannya pada orang, pada ilmu, pada orang alim, pada ulama. Juga tindak tanduknya,” kata Mantan Menteri Agama, Prof. Dr. Mukti Ali, yang pernah menjadi junior sekaligus anak didiknya di Pesantren Tremas.
Beliau sangat menghormat pada ulama dan habaib. Di depan mereka, sikap beliau layaknya sikap seorang santri kepada kiainya. Bila mereka bertandang ke rumahnya, beliau sibuk melayani. Misalnya, ketika Sayid Muhammad ibn Alwi Al-Maliki, seorang ulama kondang Mekah (yang baru saja wafat), bertamu, beliau sendiri yang mengambilkan suguhan, lalu mengajaknya bercakap sambil memijatinya. Padahal tamunya itu lebih muda usia.
Sikap tawadhu’ itulah, antara lain, rahasia “keberhasilan” beliau. Karena sikap ini beliau bisa diterima oleh berbagai kalangan, dari orang biasa sampai tokoh. Para kiai tidak merasa tersaingi, bahkan menaruh hormat ketika melihat sikap tawadhu’ beliau yang tulus, yang tidak dibuat-buat. Derajat beliau pun meningkat, baik di mata Allah maupun di mata manusia. Ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW., “Barangsiapa bersikap tawadhu’, Allah akan mengangkatnya.”
Beliau sangat penyabar, sementara pembawaan beliau halus sekali. Sebenarnya, di balik kehalusan itu tersimpan sikap keras dan temperamental. Hanya berkat riyadhah (latihan) yang panjang, beliau berhasil meredam sifat cepat marah itu dan menggantinya dengan sifat sabar luar biasa. Riyadhah telah memberi beliau kekuatan nan hebat untuk mengendalikan amarah.
Beliau, misalnya, dapat menahan amarah ketika disorongkan oleh seorang santri hingga hampir terjatuh. Padahal, santri itu telah melanggar aturan pondok, yaitu tidak tidur hingga lewat pukul 9 malam. Waktu itu hari sudah larut malam. Beliau disorongkan karena dikira seorang santri. “Sudah malam, ayo tidur, jangan sampai ketinggalan salat subuh berjamaah,” kata beliau dengan suara halus sekali.
Beliau juga tidak marah mendapati buah-buahan di kebun beliau habis dicuri para santri dan ayam-ayam ternak beliau ludes dipotong mereka. “Pokoknya, barang-barang di sini kalau ada yang mengambil (makan), berarti bukan rezeki kita,” kata beliau.
Pada saat-saat awal beliau memimpin Pondok Salafiyah, seorang tetangga sering melempari rumah beliau. Ketika tetangga itu punya hajat, beliau menyuruh seorang santri membawa beras dan daging ke rumah orang tersebut. Tentu saja orang itu kaget, dan sejak itu kapok, tidak mau mengulangi perbuatan usilnya tadi. Beliau juga tidak marah ketika seorang yang hasud mencuri daun pintu yang sudah dipasang pada bangunan baru di pondok.
Melalui riyadhah dan mujahadah (memerangi hawa nafsu) yang panjang, beliau telah berhasil membersihkan hati beliau dari berbagai penyakit. Tidak hanya penyakit takabur dan amarah, tapi juga penyakit lainnya. Beliau sudah berhasil menghalau rasa iri dan dengki. Beliau sering mengarahkan orang untuk bertanya kepada kiai lain mengenai masalah tertentu. “Sampeyan tanya saja kepada Kiai Ghofur, beliau ahlinya,” kata beliau kepada seorang yang bertanya masalah fiqih. Beliau pernah marah kepada rombongan tamu yang telah jauh-jauh datang ke tempat beliau, dan mengabaikan kiai di kampung mereka. Beliau tak segan “memberikan” sejumlah santrinya kepada KH. Abdur Rahman, yang tinggal di sebelah rumahnya, dan kepada Ustaz Sholeh, keponakannya yang mengasuh Pondok Pesantren Hidayatus Salafiyah.
Menghilangkan rasa takabur memang sangat sulit. Terutama bagi orang yang memiliki kelebihan ilmu dan pengaruh. Ada yang tak kalah sulitnya untuk dihapus, yaitu kebiasaan menggunjing orang lain. Bahkan para kiai yang memiliki derajat tinggi pun umumnya tak lepas dari penyakit ini. Apakah menggunjing kiai saingannya atau orang lain. Kiai Hamid, menurut pengakuan banyak pihak, tak pernah melakukan hal ini. Kalau ada orang yang hendak bergunjing di depan beliau, beliau menyingkir. Sampai KH. Ali Ma’shum berkata, “Wali itu ya Kiai Hamid itulah. Beliau tidak mau menggunjing (ngrasani) orang lain.”
Kiai Hamid, seperti para wali lainnya, adalah tiang penyangga masyarakatnya. Tidak hanya di Pasuruan tapi juga di tempat-tempat lain. Beliau adalah sokoguru moralitas masyarakatnya. Beliau adalah cermin (untuk melihat borok-borok diri), beliau adalah teladan, beliau adalah panutan. Beliau dipuja, di mana-mana dirubung orang, ke mana-mana dikejar orang (walaupun beliau sendiri tidak suka, bahkan marah kalau ada yang mengkultuskan beliau).
Tanggal 9 rabiul awal 1403 H beliau berpulang ke rahmatulloh. Umat menangis, gerak kehidupan di Pasuruan seakan terhenti. Ratusan ribu orang membanjiri  Pasuruan, memenuhi relung Masjid Agung Al Anwar dan alun alun serta memadati gang dan ruas jalan. Beliau dimakamkan di belakang masjid agung Pasuruan. Ribuan umat menziarahinya setiap waktu mengenang jasa dan cinta beliau kepada umat.
Seperti kebanyakan para kiai, Kiai Hamid banyak memberi ijazah wirid kepada siapa saja. Biasanya ijazah diberikan secaara langsung tapi juga pernah memberi ijazah melalui orang lain. Diantara ijazah beliau adalah:
1. Membaca SURAT AL-FATIHAH 100 kali tiap hari. Menurutnya, orang yang membaca ini bakal mendapatkan keajaiban-keajaiban yang tak terduga. Bacaan ini bisa dicicil setelah sholat Shubuh 30 kali, selepas shalat Dhuhur 25 kali, setelah Ashar 20 kali, setelah Maghrib 15 kali dan setelah Isya’ 10 kali.
2. Membaca HASBUNALLAH WA NI’MAL WAKIL sebanyak 450 kali sehari semalam.
3. Membaca sholawat 1000 kali. Tetapi yang sering diamalkan Kiai Hamid adalah shalawat Nariyah dan Munjiyat.
4. Membaca kitab DALA’ILUL KHAIRAT. Kitab yang berisi kumpulan shalawat.
5.  Wirid rutin AL-WIRD AL-LATHIF dan RATIB AL-HADDAD. Dua wirid yang diajarkan oleh Kyai Hamid dan diwariskan hingga sekarang kepada para santri dan keluarganya.
Terakhir, berikut Syiir doa beliau yang pernah dimuat di KWA
بسم الله الرّحمن الرّحيم

يَا رَبَّنا اعْتَرَفْنا * بِأَنَّنَا اقْتَرَفْنَا
Wahai Tuhan kami! kami mengakui telah berbuat dosa

وَاَنَّنَا اَسْرَفْنَا * عَلَى لَظَى اَشْرَفْنَا
Sungguh kami telah melampaui batas dan kami hampir masuk neraka ladho

فَتُبْ عَلَيْنَا تَوْبَةْ * تَغْسِلْ لِكُلِّ حَوْبَةْ
Maka berilah kami taubat, sucikanlah kami dari segala dosa

وَاسْتُرْ لَنَا الْعَوْرَاتِ * وَاَمِنِ الرَّوْعَاتِ
Tutuplah segala keburukan kami, amankanlah dari segala ketakutan

وَاغْفِرْ لِوَالِدِيْنَا * رَبِّ وَمَوْلُوْدِيْنَا
Wahai Tuhan ampunilah orang tua kami dan anak-anak kami

وَالْاَلِ وَالْاِخْوَانِ * وَسَائِرِالْخِلَّانِ
Ampunilah keluarga, teman-teman dan semua saudara

وَكُلِّ ذِيْ مَحَبَّةَ * أَوْ جِيْرَةٍ أَوْ صُحْبَحْ
Ampunilah kekasih, tetangga dan semua sahabat

وَالْمُسْلِمِيْنَ اَجْمَعْ * اَمِيْنَ رَبِّ اِسْمَعْ
serta semua muslim, Wahai Tuhan semoga Kau dengar kau kabulkan

فَضْلًا وَجُوْدًا مَّنَّا * لَا بِاكْتِسَابٍ مِنَّا
Dengan anugrah, kemurahan, dan kemuliaanMu, bukanlah sebab usaha kami

بِاالْمُصْطَفَى الرَّسُوْلِ * نَحْظَى بِكُلِّ سُوْلِ
Dengan wasilah Rasul Terpilih, kami peroleh segala permintaan

صَلَّى وَسَلَّمْ رَبِّ * عَلَيْهِ عَدَّ الْحَبِّ
Semoga Allah memberi rahmat dan keselamatan kepada Rasul sebanyak bijian (sebanyak-banyaknya).

وَاَلِهِ وَالصَّحْبِ * عَدَدَ طَشِّ السُّحْبِ
Kepada dan keluarganya sebanyak rintikan hujan yang turun

وَالْحَمْدُ لِلْاِلَهِ * فِيْ الْبَدْءِ وَالتَّنَاهِى
Segala puji bagi Allah dari permulaan dan penghabisan

@@@
WALLAHU A’LAM BISHAWAB.

Kesaktian Ibu Alfateha


IBU ALFATEHA

bismillahhirrahmannirrahim,…..asyhaduanlaillah haillallah wasyhaduanna muhammadarrasullallah,memohon syafaat penghuluku nabi besar MUHAMMAD bin ABDULLAH rasullallah,aku tularkan kaji serat tubuh (IBU ALFATEHA) kepada kawan kawan sebangsa dan setanah air,dengan nawaitu dapat mengambil syarat dan manfaat dari energy dentuman alfateha yang mengandung berbagai aplikasi nyata dari rahim 7 lapis bumi,7 lapis langit yang dengan memahami sedikit kaji nya ini dapat di daya gunakan untuk berbagai solusi permasalahan hidup,tentu lah dan sangat pasti bahwa tetap jadikan kerja keras,usaha dan berpikir sebagai panglima dari mendapatkan solusi permasalahan hidup tersebut.ini hanya sebagai bentuk lain dari media tawakaltu dan sengaja saya tularkan ini agar terhindar dari rasa paraduga ( bida’ah lah,syiriklah,salah lah,tidak sepaham dengan agamis lah serta berbagai macam hal)sehingga terkadang membuat si pencari solusi menjadi semakin bingung,tumbang,linglung dan endingnya semakin terjerembab dalam permasalahan tampa terlihat mana ujung mana pangkal,harapan saya dengan kaji ini sesorang lebih nyaman mengamalkannya,lebih lega dalam ritualnya sehingga lebih menciptakan rasa menyelesaikan masalah tampa masalah.hehe.he.he..kayak slogan penggadaian..sebab alfateha sudah selalu kita baca seperti membaca koran,saking akrabnya dan sudah jelas kajinya bahwa ia di anjurkan oleh agama serta telah terlegalisir tiada satupun yang salah dalam kalimat alfateha tersebut,maka sesiapa yang mengatakan bahwa seorang mengamalkan kaji alfateha salah maka pastilah di ragukan ia beragama islam atau tidak,…

dengan memohon kesedian kawan kawan lain juga saya meminta maaf jika penggalan kaji alfateha saya ini dangkal mata airnya,itu di sebabkan qodo saya yang masih jauh kepahamannya dari kaji kawan kawan makrifat yang lain,karena di asia ini saya yakini teramat banyak kawan kawan yang memiliki dan memahami makrifat dari ibu alfateha jauh lebih dalam,jauh lebih berpaham dan jauh lebih tinggi dari saya,tiada lain maksud saya hanya sedikit berbagi untuk dapat berkecimpung menjadi bagian dari makrifat rasa BAHWA KITA SATU BANGSA SENASIB SEPENANGGUNGAN,mencoba memberikan sedikit media agar kesusahan kawan kawan lain dapat menemukan ujung dari permasalahan yang tengah di hadapi…amin.

versi dari kaji ini adalah tergolong kaji makrifat di mana ia mengkaji terlebih dahulu apa alfateha itu,bagaimana ia terjadi daan apa fenomena fenomena saat ia terjadi dan di mana ayat by ayat dari alfateha ini bersembunyi/berada,ia di sebut ibu karena memang darinya lah segala tuah,segala energy,segala tenaga mistis,segala kejadian bermula ( keyakinan saya dalam islam)bahkan bergerak kemana kita pada hari ini,berpikir apa kita ini,kenapa sipat sipat kita terbentuk itu juga sesungguhnya ada ikut campur dari serat alfateha.

namun walaupun begitu islami nya kaji ini menurut sepengalaman saya energy nya juga dapat di gunakan oleh kawan kawan non muslin bagi yang mau mencoba menggunakan nya saja,bagi yang anti ya di harapkan mencari media lain yang lebih di yakini,toh mencoba tidak ada salahnya.

sebelum saya buka kajinya ijinkan saya menceritakan dahulu dari mana saya mendapatkan pemahaman ini,agar jelas dan tidak terpeleset dalam menggunakan sert mengkaji tehnik dari sya ini,sekaligus jelas sanad serta riyadhohnya kelak jika kawan kawan mengamalkan nya.

saya mendapatkan kaji ini bermula di kampung dulu,saya memang di lahirkan sebuah desa jauh di pedalaman hutan sebuah kabupaten di riau,dengan culture yang sangat wajib taat pada petuah petuah/pitutur pitutur dari sesepuh sesepuh desa,saya biasa mengaji ( dari juz ama sampai khatam alquran) pada seorang guru mengaji bernama datuk MONTI ( monti adalah panggilan seorang penghulu kampung yang di yakini keturunan wali islam di sumatra,kebetulan beliau cucu kandungnya syech burhanudin wali 13 pulau sumatra).

dan sudah kebiasaan adat di kampung saya bersama anak anak muda yang lain,jika ia telah khatam alquran maka sang guru mengaji akan memberikan sebuah ayat alquran yang di pituahkan berguna untuk bertemu dengan nabi KHIDIR,sebab menurut keyakinan desa saya saat itu yang bisa dan syah mengatakan seorang itu khatam mengaji alquran adalah NABI KHIDIR,sedangkan guru hanya berkewajiban mengajar kan tajwid,salah benar nya dalam mengaji,kebetulan khatam alquran itu menurut adat saya sangatlah agung,hanya orang orang yang berniat lurus dan bertekad baja yang dapat melakukannya,sehingga timbul satu sapaan pada seseorang yang khatam alquran itu panggillan datuk walaupun ia berumur masih belasan tahun,nah seperti abang abang saya terdahulu,saat saya sudah khatam alquran saya juga mendapat amanah amalan bertemu nabi khidir tersebut beserta syarat dan pantang larangnya,dengan tekad lurus saya memulai melakukan tata cara seperti yang guru mengaji saya hanturkan,kebetulan kampung saya dekat dengan sungai yang memang salah satu syaratnya saya harus mengaji dan membaca amalan tersebut di tepi sungai ( guru saya juga memberikan ciri ciri pasti fisik nabi khaidir)singkat muqadimah,pada malam ke 3 saya bertemu dengan orang seperti yang guru mengaji saya katakan beserta ciri ciri fisiknya,( mungkin karena umur masih belia dan hati masih bersih tinggalpun di desa sehingga saya di ijinkan gusti ALLAH bertemu,itu pun saya memohon maaf kepada kawan kawan lain bahwa yang saya tulis di sini adalah versi pengalaman saya,benar atau tidaknya saya serahkan pada tuhan seru sekalian alam saja,jadi ingat saya tidak meng claim itu nabi khaidir asli seperti yang pernah kawan kawan lain temui..!!!).

lalu saya di suruh oleh beliau membaca 3 surat di alquran dengan khusuk dan benar seperti apa yang guru mengaji saya ajarkan,saya ikuti perintah beliau tampa rasa gemetar sedikitpun,ini di sebabkan karena sosok ini sudah menjadi icon/pamor bagi desa saya,ALHAMDULILLAH..setelah saya selesai mengaji tadi beliau tersenyum,menyalami saya dan berkata dengan jelas bahwa saya telah KHATAM,dan selama hidup sampai skratul maut jangan di lupakan membaca 3 surat tadi,saya sujud syukur dan segera ingin beranjak pulang menemui guru mengaji saya,tiba tiba beliau menahan tangan saya dan berkata dengan lembut,tunggu sejenak anaknda…aku akan berikan satu kaji yang penuh manfaat untuk engkau gunakan dan bawa dalam hidup mu ini, (beliau berbahasa melayu seperti bahasa kampung saya,tidak berbahasa ibrani,yunani,roma,arab atau bahasa lainnya).singkat cerita subuh itulah beliau membuka kan sedikit kaji ibu alfateha ini yang sebentar lagi akan saya tulis tentu dengan bahasa yang mudah kita mengerti saja………..
ALFATEHA dalam serat makrifat terjadi jauh seebelum malaikat,adam dan hawaa serta alam zahir ini di ciptakan,alfateha adalah kalimat lengkap serta awal dari ucapan makhluk semula awal kepada tuhannya sebagai rasa menghamba/mengakui bhwa ia hamba dan tuhan itu yang di hamba/ia yang menyembah dan tuhan yang di sembah,yaitu NUR yang bernama MUHAMMAD,ALFATEHA adalah reflexi mitologi dari ke absahan pengakuan makhluk paling awal saat ia mengakui bahwa yang makhluk itu ia (nur muhammad) dan yang bukn makhluk itu TUHAN ( ALLAH…sebelum bernama ALLAH tuhan bernama xxxx),nah setelah alfateha itu tercetus kalimatnya oleh nur muhammad namun masih belum teratur,masih zigzag karena mahkluk awal tadi masih terkejut dengan kejadiannya,setelah qalam qlamullah mulai menjadi seperti malaikat,ruh dan nabi adam maka mulailah alfateha ini menjadi penggerak utama dari bio modeling kejadian kejadian makhluk lain tadi,alfateha mulai terpikirkan oleh makhluk makhluk tersebut sebagai rangkaian ruh kalimat yang harus di rangkai,nah pada saat inilah alfateha mulai menjadi cikal bakal,sebab musabab dari bermulanya sipat sipat serta kejadian makhluk ALLAH tersebut,dengan maksud yang lebih standar adalah:
“SAAT ALFATEHA ITU DI SUSUN BERDASARKAN SUSUNAN RUH YANG INDAH BAIK DAN TEPAT DI SAAT ITU PULA MENJADILAH BEBERAPA BENTUK DARI ALAM SEMESTA INI,MAKSUD SAYA SAAT AYAT PERTAMA ALFATEHA DI BENTUK DENGAN DI SUSUPI RUH NYA MAKA TERBENTUKLAH SUSUNAN GEOMETRIS LANGIT PERTAMA DAN SUSUNAN BIO COLLECTIV SUSUNAN ZAHIR OTAK NABI ADAM DENGAN LENGKAP,PINTER BERAKAL DAN SEMPURNA.DENGAN BEGITU MAKA OTAK NABI ADAM tentu juga semua manusia adalah sedulur,selahir dengan ayat alfateha yang pertama,NAH JIKA KALIMAT AYAT INI TERGANGGU ATAU TIDAK TERBACA OLEH MANUSIA MAKA AKAN SANGAT BERPENGARUH KEPADA OTAK MANUSIA TERSEBUT.(ini kunci ilmu ibu alfateha tersebut)
“KAJI YANG KEDUA: ALFATEHA ITU SETELAH LENGKAP TERSUSUN DI ALAM MALAKUT IA DI SUMPAH BAHWA ENERGY NYA AKAN MENYELAMATKAN SIAPA SAJA YANG MEMBACANYA DENGAN PENUH LENGKAP DAN ISTIQOMAH,NAH JIKA ADA SEORANG ANAK CUCU NABI ADAM MEMBACA ALFATEHA LALU IA BELUM SEMPAT MELENGKAPI AYATNYA KARENA TERGANGGU OLEH PERKARA LAIN MAKA AKAN TERGANGGULAH SELURUH ROTASI PERPUTARAN MUKA BUMI INI,MAKA ALAM SEMESTA AKAN KACAU BALAU,MEMORI SELURUH MAKHLUK AKAN TERGANGGU.MAKA OLEH ITU SESIAPA YANG MEMBACA ALFATEHA MAKA IA AKAN DI SELAMATKAN DARI SEGALA KEJAHATAN SAMPAI IA SELESAI MEMBACA LENGKAP PENUH AYAT ALFATEHA TERSEBUT OLEH KHODAMUS SERTA ALAM SEKITARNYA.
“KAJI YANG KE TIGA”: SESUNGGUHNYA SESIAPA YANG SALAH SEDIKIT SAJA BUNYI TAJWID MEMBACA ALFATEHA MAKA SUSUNGGUHNYA IA TELAH MENGUNDANG 9 ANAK CUCU SYEITHON UNTUK HADIR DAN BEKERJA UNTUKNYA,SEBAB DI DALAM ALFATEHA ITU ADA NAMA 9 ANAK SYEITHON JIKA KITA TERSALAH BUNYI MEMBACANYA,SEPERTI ” IYYA KANAQ BUDHU WA IYYA KANASTAIN” JIKA TERSEBUT KANASSTAIM,MAKA TAIM ITU ADALAH ANAK SYEITHON DARI GOLONGAN JIN THAHIT.

CONTOH YANG KEDUA ADA PADA KALIMAT “IYYA KANAQ BUDHU” JIKA TERSEBUT BUNYI “IYA KANAQ BUHDU” IYYA MENJADI,IYA” MAKA ARTINYA BUKAN LAGI PADA ‘KEPADA MU YA ALLAH KAMI MENYEMBAH tetapi MENJADI KEPADA MU YA MATAHARI KAMI MENYEMBAH” ( dahulu jaman jaman lagi maraknya dukun santet,saya pernah bertemu seorang ahli santet yang ia menggunakan santet nya hanya dengan membaca alfateha tetapi alfateha nya di salah salahkan bunyinya,agar yang berbunyi memanggil nama anak anak syeithon)
“KAJI YNG KE EMPAT: 7 ayat alfateha itu sesungguhnya berada dan berbentuk dalam serat bagian tubuh manusia,ia menjadi qursani dan hamiyyah(besi semula jadi dan api tubuh manusia) ayat tersebut berada terpencar pencar di dalam 7 bagian tubuh manusia,jika ke 7 kalimat alfateha ini yang berada pada 7 bagian tubuh manusia tersebut dapat di connect kan maka ia akan menghasilkan dentuman energy nyata yang sngat besar,sesungguhnya TENAGA DALAM YANG MAMPU MEMENTALKAN BENDA MATI,TAMPA EMOSI,ORANG YANG MAMPU MENGELUARKAN SERANGAN API DARI TUBUHNYA,MAMPU MELAYANG DI UDARA ATAU BERLARI SECEPAT ANGIN,ATAU MENGGUNAKAN ILMU GAYUNG JANTUNG (ilmu gayung adalah ilmu pukulan jarak jauh yang mampu membuat lawan putus jantungnya seperti di gunting) itu semua adalah bentuk nyata dari qursani dan hamiyyah tubuh yang ter focus oleh 7 ayat alfateha yang telah connect/terhubung tadi….sayangnya sangat banyak orang kita muslim sekarang yang ke 7 ayat alfateha di batang tubuhnya ini masih berpencar/terputus putus satu dengan yang lainnya sehingga tidak dapat merasakan manfaat khasiat dari alfateha yang ia baca atau amalkan,saya terkejut saat 1 tahun lalu datang ke salah satu biara saholin temple di inggris miliknya Mr wong karena hendak mendalami THAI CHI COMBAT DAN CHI KUNG salah satu peserta di situ anak muda dari brebes jawa tengah mampu menghantam dan melontarkan meja besi jarak jauh tampa menyentuh tampa menggunakan olah pernapasan tenaga dalam,lalu ia sudi membeberkan sedikit rahasianya bahwa ia mengkaji dan belajar menggabungkan/meng connectkan 7 ayat dalam alfateha tersebut di tubuhnya dan stelah connect energy bio atom itu lah yang ia picu untuk di hantamkan ke benda mati tampa olah napas apapun (bertambah keimanan saya pada alfateha).
baiklah berikutnya akan saya ijzahkan tehnik serta tata cara menggabungkan ke 7 ayat alfateha yang terpencar pencar dalam batang tubuh kita tadi beserta tata cara menggunakan induk alfteha ini,tentu dengan struktur yang telah sya dapat dari fenomena saya khatam tadi
AYAT YANG PERTAMA TERSIMPAN PADA SERAT TUBUH TENGKORAK KEPALA MANUSIA,jika ayat ini di control dan di daya gunakan seperti di preteli dan di utak atik oleh orang lain maka akan ber efect mengganggu system syaraf serta mempengaruhi sipat serta kebiasaan organ bagian tubuh yang di jaga oleh tengkorak kepala tersebut,namun jika bio energy nya mampu di connect kan pada ayat tubuh yang lain maka reaksi sangat postive dapat si pengamal raih.
AYAT YANG KEDUA ALFATEHA TERSIMPAN PADA SERAT TUBUH BAGIAN JANTUNG jika ayat ini tidak tersambung/di utak atik atau di baca zigzag maka akan sangat berpengaruh pada seluruh reaksi jantung dan jiwa,orang yang tadi sangat bahagia bisa tiba tiba menangis merauang raung tampa sebab,jiwa yang sakit jika mampu di connectkan dengan ayat ini dengan 7 ayat lainnya maka akan mampu memproduksi energy ketenangan luar biasa nyata pada jiwa nya,dan jika ayat ini di utak atik maka organ jantung nya bisa terlepas dari untaian,ini jualah yang di lakukan oleh praktisi ilmu gayung bathin atau gayung api (membuat jantung lawan terputus).
AYAT YANG KETIGA tersimpan dalam serat tubuh bagian bahu sampai telapak tangan sebelah kanan
AYAT YANG KE EMPAT tersimpan di serat tubuh bagian bahu sampai telapak tangan kiri
AYAT ALFATEHA YANG KE LIMA tersimpan pada serat tubuh bagian kaki kanan
AYAT ALFATEHA YANG KE ENAM tersimpan pada serat tubuh bagian kaki kiri…dan
AYAT ALFATEHA YANG KE TUJUH tersimpan pada serat tubuh bagian zakar/kelamin ( jika ayat ke 7 ini mampu di connect kan dengan ayat yang lain sangat ampuh dan efective untuk media solusi bagi yang sudah berkelurga namun belum mendapatkan keturunan).
ketujuh ayat surat alfateha ini jika ia mampu mengalirkan energy dengan connecitas yang stabil maka seluruh inti sari serat ruh serta energy dari alfateha itu sangat berpungsi nyata untuk berbagai keperluan,ia menjdi tonggak tunggal dari media penyelesaian masalah dalam hidup ini.namun jika ia di putus maka terputus jualah sebab sebab dari kejadian yang bersamaan dengannnya tadi sehingga bagian tubuh yang tersimpan serat tersebut akan goncang dan tidak dapat lagi di pungsikan sesuai dengan kehendak si pemilik tubuh,ia akan bergerak dan bertindak di luar control tampa di sadari oleh si pemilik tubuh…
BERIKUT TATA CARA MENG CONNECT KAN KE TUJUH AYAT ALFATEHA YANG TERSIMPAN BERPENCAR DI BATANG TUBUH MANUSIA (menurut ijazah yang saya dapat bahwa jika ke tujuh ayat ini belum mampu connect/tergabung/menyambung satu dengan lainnya maka energy dari ibu alfateha ini sangat sulit untuk di aplikasikan pada berbagai keperluan zahir maupun bathin:
-ambillah air hujan/tampunglah air hujan biasa dengan menggunakan wadah dari plastic,air hujan yang saya maksud adalah air hujan yang pertama sekali hujan setelah minimal 3 hari tidak hujan,tampungnya jangan terkena bahan lain dalam artian air hujan yang jatuh tersebut jangan di tampung dari tetesan daun,pohon atau atap rumah,tampunglah air tersebut dengan tidak terkena bahan lain ( seperti membuat air battre/AKI ).
setelah di dapat air hujan murni dari zat lain tersebut,pada jam 11 malam (boleh hari apa saja) ambillah wudhuk lalu sholatlh 2 rakaat bagi yang tidak sholat silahkan langsung duduk berzikir saja,nah setelah selesai sholat letakkan air hujan tersebut dalam piring yang juga terbuat dari plastic,lalu lakukan zikir tehnik seperti ini:
DENGAN DI DAHULUI BISMILLAH DAN SYAHADAT BACALAH SURAT AL-FATH ayat terakhir sebnyak 7x lalu di lanjutkan ayat alfateha yang pertama sebanyak 1x dengan posisi tangan memegang tengkorak kepala maksud saya kedua telapak tangan tempelkan ke pada kedua telinga seperti saat kita azhan.(lihat surat AL-FATH ayat terakhir tersebut akan terdapat semua huruf dari ALIF sampai YA berada pada satu ayat tersebut,ini ayat yang sangat lengkap karena semua huruf alquran berada lengkap pada satu ayatnya).
LANJUTKAN DENGAN AYAT YANG KEDUA SAMPAI AYAT KE TUJUH SURAT ALFATEHA TERSEBUT DENGAN TEHNIK YANG SAMA SEPERTI DI ATAS,DENGAN POSISI DUDUK SEPERTI INI:
PADA AYAT KEDUA POSISI KEDUA TANGAN MEMEGANG/MENDEKAP JANTUNG
PADA AYAT KE TIGA POSISI TANGAN KANADAN MELINTANG MENEMPEL PADA PERUT DAN TANGAN KIRI LURUS BIASA SAJA
PADA AYAT KE EMPAT POSISI TANGAN KIRI MENDEKAP MELINTANG DI PERUT DAN TANGAN KANAN LURUS BIASA SAJA
PADA AYAT KE LIMA KAKI KANAN MELINTANG BERSILA DAN KAKI KIRI LURUS MEMBUJUR
PADA AYAT KE ENAM KAKI KIRI YANG MELINTANG BERSILA DAN KAKI KANAN LURUS MEMBUJUR
PADA AYAT KE TUJUH SAMPAI AMIN BAGIAN SELANGKANGAN/KELAMIN KENCANGKAN DENGAN MENAHAN NAPAS,ingat saya katakn kencangkan bukan tegangkan..ntr malah terkena pasal pidana pencabulan lagi,hehehe..jadi saat membaca tehnik yang saya tulis tersebut tahanlah napas bukan oleh napas.
setelah itu selesai hembuskan napas tujuh kali pada air hujan dalam piring plastic tadi,lalu simpan dulu air hujan tersebut,lakukan tehnik connecsitas tersebut selama 7 malam berturut turut dengan tehnik yang sama dan jam yang sama pula.nah saat nanti selesai tujuh malam maka gunakanlah air hujan tersebut untuk mandi pada sore hari (campur dengan air mandi biasa) sebelum mandi bacalah alfateha tujuh kali dengan membaca ber HARKAT,ada 7 harkat dalam alfateha tersebut jangan di baca seperti membaca koran.nah setelah itu selesai si pengamal ibu alfateha ini sudah dapat menggunakan energy inti sari dari ruh alfateha ini seperti contoh berikut:
TATA CARA MAKRIFAT PENGGUNAAN YANG PERTAMA:
bacalah bismillahhirrahmnnirrahim
syahadat 1x
alfateha sampai pada kalimat iyya kanaq budhu waiyya kanastain…! stop smpai pada kalimat ini lalu
sambung dengan niat (tidak akan tersambung alfateha ini sebelum si (nama terget) datang kepada ku membayar hutangnya)
NB: jangan di sambung alfateha yang tadi kita baca sebelum si penghutang datang membayar hutangnya (namun jika dalam sholat alfateha yang dibaca wajib harus penuh sampai amin,intinya alfateha yang telah kita niatkan untuk menghantam si penghutang tadi saja yang tidak akan kita sambung sebelum niat nya terkabul.
TATA CARA YANG KEDUA:
tata cara ini kalau merujuk pada bahasa sesepuh kwa di namakan BOSSTER keilmuan seperti contoh saya selalu melakukan tehnik seperti ini:
bismillahhirrahmannirrahim
syahadat 1x
alfateha dari awal sampai iyya kanaq budhu waiyya kanastain lalu saya sambung dengan kalimat” besi lah bebismillah,bismillah karena aku,aku karena ALLAH..dst,lalu baru saya tes tembak si orang yang tadi saya isikan sumpah serapah besi” setelah nyata tidak luka tubuhnya oleh pelor barulah saya sambung kembali alfateha tersebut,mulai dari baca awal sampai amin,dan ucapkan syukur pada gusti ALLAH bahwa doanya telah terkhabul.
TATA CARA KE TIGA:
` bismillahhirrahmannirrahim
syahadat 1x
alfateha dari awal sampai iyya kanaq budhu waiyya kanastain lalu tambah niat(tidak akan saya sambung alfateha ini sebelum saya selamat aman sampai di rumah kembali) dan berangkat lah keluar rumah untuk mencari rezeki di bumi ALLAH yang luas ini,selama alfateha itu belum tersambung tidak akan ada satu makhluk pun yang mampu mencelakai/menipu si pengamal,karena jika alfateha tidak tersambung di baca oleh anak cucu adam maka terputuslah sebab akibat,qodo dan qadar dari rotasi alam semesta ini,ayo mana lebih penting menyelamat kan qodo alam semesta dari pada satu niat dan kesempatan dari mahkluk lain yang berniat jahat.biasanya sepengalaman saya tidak ada satupun manusia yang mampu menahan gempuran penjaga alfateha ini,jika ia di baca setengah dengan niat karena sebab si (target belum membayar hutangnya atau yang lainnya)ingat sangatlah penting bagi penjaga khodamus surat alfateha menyelamatkan si pembaca alfateha yang baru setengah tadi alfateha terbaca utuh sehingga kekuatan ruh alfateha dan rotasi alam semesta dapat berlangsung seperti yang telah di qadar kan.
-untuk penggunaan lain silahkan tambahkan saja niat sesuai dengan kondisi masalah yang tengah kawan kawan hadapi,medianya boleh ilmu sendiri,boleh juga ranting kayu di jalanan jika ingin selamat dari serangan orang demo,senjata lawan juga mampu di tumpulkan dengan tehnik ibu alfateha ini,tenaga lawan pun yang menyerang dengan bringas juga akan tawar,lumpuh lemah jika di gunakan penawar dengan tehnik seperti di atas.
-sepengalaman saya menggunakan makrifat ibu alfateha ini hampir semua kegiatan zahir dan bathin serta economi yang mampu energy nya mediasi,tinggal kawan kawan saja memahami inti makrifatnya dan menggunakannya dengan sungguh sungguh.
SANGAT PENTING: setelah terkhabul niat serta ilmu nya dengan menggunakan tehnik ibu alfateha ini maka ingatlah jangan lewat dari 7 jam laftehanya harus segera di sambung karena jika terlewat akan sangat berisiko sangat tinggi bagi organ tubuh si pengamal..!!!!
NB: ada ratusan lagi kaji makrifat dari penggunaan serta pemahaman dari alfateha ini yang saya tidak dapat tuliskan di blog tercinta ini karena teramat panjangnya kaji sehingga tentu di luar batas standarisasi penulisan blogger,selain itu sesepuh yang lain juga sangat saya yakini dapat menularkan kaji makrifat alfateha yang jauh lebih tinggi dari yang saya tulis ini.
TATA CARA CONNECTION KE 7 AYAT ALFATEHA YANG TERPENCAR PENCAR TERSEBUT:
cara yang kedua ini dapat di lakukan langsung dengan bersalaman dengan NABI KHAIDIR atau saya,dengan cara ini jika saya yang menyalami?tehnik bersalaman maka kemungkinan akan saya ketahui bahwa ke tujuh ayat itu sudah terhubung satu sama lain atau belum karena biasanya jika sudah terhubung reaksi nya sangat nyata berupa sengatan listrik yang lumayan besar terasa mengalir di tangan saat bersalaman,listrik yang mengalir sangat nyata dan bukan karna sugesti atau aliran rasa rasa dan kira kira saja,selain itu biasanya alat alat electronik akan mati/off sendiri dalam beberapa menit setelah selesai akan hidup lagi(bukan rusak alat alatnya tetapi off sebentar saja) ini terjadi bukanlah karena khodam ataupun jin dari ayat tersebut tetapi radar konsleting frekwensi dari terhubungnya serat sari pati dari ruh ayat ayat alfateha tadi dalam tubuh manusia ( baca jg buku air electric penemuan prof TESLA saingannya thomas alva edison) bahkan cara seperti ini termasuk cara seperti di atas meng connect kan sendiri akan sngat efective membangunkan diri yang sebenar dirinya ( biasanya saat ke 7 ayat alfateha itu terhubung dalam serat organ tubuh manusia maka secara outomatic diri yang sebenar dirinya akan bangun sehingga ia akan merasakan satu fenomena kehidupan berpikir yang jauh lebih sehat,matang tenang dan dapat mengendalikan ke arah mana tujuan hidupnya harus ia tempuh.
namun cara yang kedua ini sangat lah sulit untuk di lakukan selain kita sama sama memiliki kerja dan kewajiban masing masing,yang mengikat kita akan waktu bertemu tentu juga bertemu nabi khaidir tadi memerlukan pikiran yang bersih,saya pun bertemu beliau kemungkinan besar hanya karena waktu itu saya masih muda belia dan tinggal di kampung,jaman sekarang kita kita yang sudah hidup di kota dan di penuhi oleh kontaminasi moderen terkadang membuat hati kita sdh di susupi tipu daya dan iri dengki,kemunkinan ini lah yang membuat kita rawan gagal bertemu beliau.
nah saya RAJA RYZAL KELAYANG.Ms.F.MH,dengan sadar sesadar sadarnya,rela ikhlas telah mengijazahkan apa yang saya tau kepada kawan kawan sebangsa dan setanah air,sehingga jika esok hari kawan kawan saya menurunkan kaji ini kepada anak cucu atau yang lainnya maka SYAH karna lillahi ta”ala mendapatkan kaji ini dari berguru kepada manusia yaitu saya,bukan di dapat dari buku buku mujarobat tepi jalan atau dari curi curi copy paste di internet.SYAH KHABUL MAGHBUL BARAKATI LILLAHI TA’ALA..amin.
SALAM DARI SAYA KITA BERSUMPAH SATU BANGSA YAITU BANGSA INDONESIA,BERBAHASA SATU BAHASA INDONESIA DAN BERSUKU SATU SUKU RAYA INDONESIA….ASSALLAMMUALAIKUM.